Taylor Swift, penyanyi berkebangsaan Amerika yang selalu menorehkan prestasi di semua musiknya. Kali ini Taylor Swift berhasil memenangkan penghargaan Grammy Awards 2023 untuk video ‘All Too Well’.
Ini menjadi kemenangan ke-12 Grammy-nya secara total dan menjadi penghargaan kedua untuk kategori ‘Best Music Video’. Taylor Swift berhasil menyabet kemenangan atas Sutradara Pemenang Penghargaan setelah membawa pulang tropi Best Music Video untuk "All Too Well: The Short Film."
BACA JUGA: Boy William Video Call dengan Bilqis Anak Ayu Ting Ting, Wajah Keduanya Disebut Mirip
Kemenangannya atas video self-director ini mengalahkan "Easy on Me" dari Adele, "Yet to Come" dari BTS, "Woman" dari Doja Cat, "As It Was" dari Harry Style, dan "The Heart Part 5" dari Kendrick Lamar.
Penghargaan tersebut menjadi kemenangan Grammy ke-12 Taylor Swift secara total dan yang kedua untuk Video Musik Terbaik. Dia terakhir membawa pulang penghargaan dalam kategori tersebut pada tahun 2018, ketika dia dan Lamar memenangkan piala untuk video "Bad Blood" mereka.
"All Too Well" sendiri ini dirilis pada 2012 pada album Red, di mana single ini pun direkam ulang sebagai bagian dari proyek besarnya untuk mendapatkan kembali rekaman masternya.
All Too Well dalam versi 10 menit ini menjadi lagu yang kembali melengkapi album Red (Taylor's Version) kali ini yang menampilkan lirik lebih menggigit tentang hubungan yang menginspirasinya.
Ditambah lagi dengan video yang semakin membuat para penonton terpanah dengan akting dan alur cerita yang disampaikan melalui video dan liriknya.
BACA JUGA: Lesti Kejora Dituding Buka Aurat, Berikut 4 Potret Gaya Jilbabnya yang Ramai Dicibir Netizen
"Secara emosional, saya mengalami apa yang digambarkan film pendek itu, dan saya pikir waktu adalah aset yang luar biasa untuk digunakan ketika kita memiliki kisah-kisah yang sulit untuk diceritakan," kata Taylor Swift dikutip dari Rollingstone (6/2/2023).
“Bagus jika sebuah cerita sulit untuk diceritakan, itu berarti itu sangat kuat secara emosional, tetapi tidak mungkin untuk menceritakannya dengan perspektif dan kebenaran jika Anda kadang-kadang ada di dalamnya.” imbuhnya.
"Saya pikir ada saat ketika Anda berusia 19 atau 20 tahun di mana hati Anda sangat rentan untuk patah, hancur, dan perasaan diri Anda keluar begitu cepat, dan itu adalah usia formatif," tambahnya. "Aku juga ingin menceritakan kisah itu, tentang semacam masa remaja yang mengapur hingga dewasa yang memar ini."
Jadi, lagu All Too Well ini menjadi salah satu lagu yang menggambarkan lagu yang mengisahkan masa remaja dengan pahit manisnya dunia percintaan. Sekali lagi, selamat untuk Taylor Swift dan para Swifties di dunia!
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Taylor Swift Umumkan 'Patient Zero' Rilis 25 September: Era Baru Dimulai?
-
Esensi Teror Berdarah di Balik Manisnya Es Krim dalam Film Ice Cream Man
-
Esensi The End of Oak Street: Teror Dinosaurus yang Memburu Satu Keluarga
-
Awas Tersesat! Film Horor 'Urang Bunian' Siap Bawa Penonton Masuk ke Dimensi Lain
-
Raphinha Mesin Gol Baru FC Barcelona: 12 Gol dan Jadi Top Scorer La Liga
Artikel Terkait
Entertainment
-
Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang
-
Sinopsis Between Steps: Cinta di Tengah Dunia Robotika, Tayang 5 Oktober
-
Sinopsis Matching: True Love, Film Thriller Jepang Dibintangi Tao Tsuchiya
-
Sinopsis The Love of Hypnosis, Dracin Terbaru Liu Yifei dan Jing Bo Ran
-
&Team Terjebak dalam Pertarungan Hasrat dan Naluri di Lagu Baru, Good Boy
Terkini
-
Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang
-
Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai
-
Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi
-
Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh
-
4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak