Boy group ATEEZ baru-baru ini sukses menyelesaikan rangkaian tur dunia mereka bertajuk 'The Fellowship' yang diadakan dari bulan Januari 2022 hingga Maret 2023, dengan jumlah penonton mencapai 43.000 dari seluruh dunia.
Mengutip dari Allkpop pada Kamis (23/3/2023), usai kembali ke Korea Selatan, setelah menyelesaikan konser di 7 kota di Eropa, ATEEZ mengadakan konferensi pers bersama sejumlah media.
Dalam kesempatan tersebut, para member membagikan pikiran mereka setelah sukses menyelesaikan konser tur dunia mereka.
Hongjoong menyampaikan, "Aku dapat membayangkan arah dan tujuan ATEEZ setelah ini. Tentang masa depan kami dan lagu apa yang ingin kami dengarkan kepada para penggemar. Ini adalah tur yang menyenangkan, dan aku dapat mempelajari keinginan para penggemar kami."
San menyampaikan, "Karena kami bisa berkomunikasi secara langsung dengan para penggemar, kami menemukan apa yang disukai penggemar kami. Aku merasa ini adalah sebuah kolaborasi yang nyata antara artis dan penggemar."
Selanjutnya para member mendapat pertanyaan seputar kegiatan apa yang mereka lakukan di tengah-tengah kesibukan tur dunia.
Seonghwa menjawab, "Aku pergi ke tempat fitnes di hotel untuk berolahraga. Aku juga suka berjalan-jalan di kota yang kami kunjungi. Kadang kami bertemu dengan penggemar tanpa sengaja. Hal ini membuat moodku lebih baik, dan semakin termotivasi."
Wooyoung menambahkan, "Mingi dan aku akan menghubungkan YouTube ke TV dan kami menonton video yang menjelaskan tentang sejarah dari negara yang kami kunjungi, tepat sebelum tidur. Hari berikutnya kami mendiskusikan tentang hal yang kami pelajari."
Dalam wawancara ini, ATEEZ juga mendapat pertanyaan mengenai grup mereka yang masih kurang atau tidak memiliki lagu hits atau lagu populer di kalangan publik.
Menanggapi pertanyaan tersebut Hongjoong menyampaikan, "Ini adalah salah satu hal yang selalu kami pikirkan. Meskipun begitu, aku berpikir akan sulit untuk ATEEZ melakukan transformasi radikal hanya untuk menciptakan 'lagu hits', yang dapat memuaskan publik 100%."
Ia melanjutkan, "Kami ingin menjaga konsep yang dimiliki ATEEZ, sembari melakukan musik yang akan menarik simpati dari penggemar di seluruh dunia."
San menambahkan, "Mencoba memuaskan keinginan publik adalah dilema buat kami. Karena kami menciptakan musik ATEEZ. Aku pikir jika kami tetap maju ke depan dalam jalan yang sudah kami tempuh saat ini, suatu hari, orang-orang mungkin akan mulai menaruh perhatian kepada kami."
Terakhir, ATEEZ menyampaikan bahwa mereka akan bekerja lebih keras lagi tahun ini, dan terus menunjukkan kepada dunia musik dan penampilan seperti apa yang membentuk ATEEZ.
Sementara itu, ATEEZ akan mengadakan konser penutupan bertajuk 'The Fellowship: Break The Wall - Anchor in Seoul' selama 2 hari pada tanggal 28-29 April 2023, di Jamsil Indoor Stadium.
Baca Juga
-
Hey, Somebody oleh Xiaojun WayV: Lagu Debut Solo Penuh Pesan Penyemangat
-
Rilis You're Under Arrest! ILLIT Tolak Keras Terlena oleh Harapan Palsu
-
Melankolis! RIIZE Ungkap Kegalauan dan Kerinduan Mendalam di Lagu Insomnia
-
Emosional! BabyMonster Doakan Kebahagiaan sang Mantan di Lagu Baru, Deserve
-
Tampil Swag Abis! ATEEZ Pamer Ambisi dan Pencapaian di Lagu Terbaru, Drip
Artikel Terkait
-
Kembali Akting, Choi Bomin Dikonfirmasi Bintangi Drama Adaptasi Webtoon Ini
-
Siap-Siap! K-Drama Lovers akan Dikejutkan Duet Maut Song Hye Kyo dan Han So Hee dalam The Prince of Confession
-
Lee Do Hyun Biarkan Ibunya Bicara dengan Penulis Drama The Glory, Ada Apa?
-
3 Pemeran The Penthouse Ini Akan Reuni di Drama Korea Thriller Terbaru
-
Kisah Mualaf Lee Woon-jae, Rekan Senegara Shin Tae-yong Pahlawan Korea Selatan di Piala Dunia 2002
Entertainment
-
Bosan Slasher? Ini 9 Film Folk Horror yang Cocok Ditonton saat Halloween
-
King's Proposal Diadaptasi Anime TV, Rie Takahashi Isi Suara Karakter Utama
-
Sinopsis Eugenia, Drama Misteri Jepang Terbaru Kishii Yukino dan Kiryu Mai
-
Hey, Somebody oleh Xiaojun WayV: Lagu Debut Solo Penuh Pesan Penyemangat
-
Jenna Ortega Beber Rencana Hiatus Usai Perilisan Serial Wednesday 3
Terkini
-
Insidious: Out of the Further, Petualangan Baru Melintasi Dua Dimensi
-
Sandiwara Mangrove Massal: Selamatkan Alam atau Cuma Formalitas Pejabat?
-
Internet Mati, Hidup Tiba-Tiba Lumpuh: Mengapa Aplikasi Kita Ringkih?
-
Beautiful Pain: Kisah Nyata Perjuangan Perempuan Bangkit dari Luka KDRT
-
Literasi Digital Indonesia: Jago Scroll, Gampang Terkecoh