Baru-baru ini, di Korea sedang marak penggemar K-Pop melakukan aksi demo dengan mengirimkan truk protes atau protest truck kepada para perusahaan agensi hiburan.
Aksi demo tersebut biasanya dilakukan karena mereka keberatan dengan kebijakan perusahaan atau agensi yang menaungi idola mereka.
Dalam bulan Mei kemarin, penggemar K-Pop di Korea mengirimkan setidaknya tiga kelompok protest truck yang membawa pesan protes kepada agensi hiburan.
Salah satunya adalah aksi demo yang dilakukan oleh penggemar ENHYPEN yang menuntut agar agensi Belift Lab menghilangkan penari wanita dalam koreografi lagu terbaru ENHYPEN yang berjudul 'Bite Me'.
Mereka tidak setuju adanya penari wanita karena dianggap bisa merusak citra ENHYPEN yang memiliki anggota yang masih di bawah umur.
Tak lama setelah itu, beberapa EXO-L (penggemar EXO) juga melakukan aksi serupa. Mereka mengirimkan truk ke depan gedung SM Entertainment dengan spanduk yang menuntut agar Chen dan Chanyeol dikeluarkan dari grup karena terganggu dengan kontroversi masa lalu mereka.
Baru-baru ini, sebuah protest truck juga digunakan oleh penggemar girl group EVERGLOW kepada Yuehua Entertainment untuk menyatakan ketidakpuasan mereka terkait penundaan comeback EVERGLOW.
Aksi demo dengan menggunakan media protest truck di depan kantor atau gedung agensi artis telah menjadi cara yang populer untuk menuntut keadilan bagi para idol.
BACA JUGA: Dibully Ketiak Tidak Mulus, Yura Yunita Justru Tunjukkan Semua Kekurangannya
Dulu, ketika penggemar merasa tidak puas dengan kebijakan perusahaan, mereka biasanya membuat hashtag tertentu agar trending di media sosial. Namun, tindakan tersebut dianggap tidak terlalu efektif.
Akibatnya, protest truck menjadi populer dalam beberapa tahun terakhir. Pendekatan tersebut mengacu pada fakta bahwa banyak agensi yang mengabaikan pendapat dan umpan balik dari penggemar dalam waktu yang lama.
Menurut salah seorang karyawan yang menyaksikan kejadian tersebut, protest truck yang berputar-putar di sekitar gedung perusahaan berdampak kepada mereka dalam berbagai hal.
"Bagian terburuknya adalah ketika atasan akan mulai bertanya apa yang sedang terjadi. Jika CEO atau orang lain mengetahuinya, itu akan menjadi sangat serius," tutur karyawan tersebut seperti dikutip dari KBIZoom (1/6/2023).
Protest truck dianggap sebagai metode yang menimbulkan ancaman signifikan bagi agensi hiburan K-Pop. Agensi biasanya sangat peduli dengan citra mereka, sehingga ketika publik melihat adanya protest truck di depan gedung agensi, maka hal itu dapat menyebabkan kerugian bagi perusahaan.
Selain itu, penggunaan protest truck dinilai lebih aman dan nyaman bagi para penggemar, dibandingkan dengan melakukan protes secara langsung.
Jika melakukan demo dengan langsung turun ke jalanan, dikhawatirkan mereka hanya membuang-buang waktu. Belum lagi mereka harus berhadapan dengan polisi atau kondisi cuaca yang buruk. Oleh karena itu, mengirimkan protest truck dianggap lebih efektif untuk menyampaikan pendapat para penggemar.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ulasan Let Me Be Your Knight: Mengurai Burnout dan Sisi Rapuh Idol K-Pop
-
Sering Dianggap Remeh, Segini Mahalnya Biaya Menjadi Perempuan Setiap Bulan
-
Beban Ganda Perempuan Indonesia: Tubuh Diatur, Rahim Dipajaki
-
Ulasan Designated Survivor 60 Days: Sanggupkah Orang Jujur Lawan Oligarki?
-
Di Balik Tren Stop the Wedding: Bukan Takut Nikah, Tapi Makin Sadar Risiko
Artikel Terkait
Entertainment
-
Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime
-
Sinopsis Kokkai, Drama Jepang Dibintangi Takahashi Fumiya dan Tanaka Min
-
Jangan Lewatkan! ENHYPEN Rilis Jadwal Teaser Single The Sin: Parallel World
-
5 Film Baru Sambut Akhir Pekan Ini, Ada Laut Bercerita hingga The Intern
-
Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang
Terkini
-
Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO
-
Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik
-
Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual
-
Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?
-
5 Exfoliating Toner Lokal yang Affordable dan Ramah untuk Kulit Sensitif