Rumah tangga Ari Wibowo dan Inge Anugrah yang telah dibina selama 17 tahun kini berada di ujung tanduk perceraian. Hal-hal yang menjadi urusan rumah tangga mereka pun terbongkar ke publik karena perceraian ini.
Salah satunya mengenai perjanjian pranikah pisah harta. Inge Anugrah sebelum menikah telah menanda tangani perjanjian pranikah pisah harta yang diajukan oleh Ari Wibowo.
Awalnya Inge tidak mempermasalahkan adanya pemisahan harta selama menikah. Namun, ia baru menyadari bahwa perjanjian pisah harta merugikannya setelah proses cerai terjadi.
Pasalnya, Inge tidak bisa menuntut harta gono gini setelah berpisah. Semua harta yang dimiliki selama pernikahan menjadi hak Ari Wibowo.
Sebab, Ari Wibowo yang berpenghasilan sedangkan Inge Anugrah sebagai ibu rumah tangga dianggap tidak berkontribusi akan harta tersebut. Inge pun harus angkat kaki dari rumah yang mereka tempati bersama setelah nanti resmi bercerai.
Sherly ibunda Inge Anugrah memberikan tanggapan terkait putrinya yang tidak mendapat seperpun harta gono gini selama 17 tahun menikah. Ia enggan memaksakan Inge memperoleh harta gono gini tetapi meminta kesadaran Ari Wibowo soal masalah ini.
BACA JUGA: Nikita Mirzani Bongkar Kedekatan Sebenarnya Lolly dengan Antonio Dedola Selama Tinggal Serumah
"Habis gimana? Maksa juga percuma itu kesadaran dari Arinya ajalah," kata Sherly dilansir dari kanal YouTube OFFICIAL NIT NOT, Minggu (11/6/2023).
Alasannya bersikap demikian lantaran sejak awal Inge Anugrah menikah dengan Ari Wibowo sudah tahu soal perjanjian pisah harta itu.
"Saya tahu kalau Inge itu nggak dapat apa-apa dari Ari," tuturnya.
Terlepas masalah perceraian maupun harta gono gini, Sherly mengungkap bahwa hubungannya dengan sang menantu baik-baik saja. Menurutnya, hanya Inge dan Ari yang mempunyai masalah.
Maka dari itu, sampai sekarang ia masih menjalin komunikasi dengan Ari Wibowo.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Fenomena Kerja "Serabutan" di Era Modern: Cari Fleksibilitas atau Terpaksa?
-
Bukan Sekadar Visual, Ini Alasan Drama Korea Jadi Terapi 'Healing' Paling Favorit
-
Di Balik Ilusi Media Sosial dan Ekspektasi: Belajar Hadir dan Menerima Jalur Hidup yang Tak Linear
-
Ketika Perjuangan Terasa Disederhanakan dalam Kalimat "Enak, ya, Jadi Kamu"
Artikel Terkait
Entertainment
-
5 Rekomendasi Drama China Tayang Agustus 2026: Dari Romansa Modern hingga Costume Drama
-
Rilis PV Perdana, Millennium Family Diadaptasi Jadi Anime
-
Ariana Grande Umumkan akan Hiatus usai Tur Konser Eternal Sunshine Rampung
-
Berlatar London Abad ke-19, Film ke-46 Doraemon Tayang Musim Semi 2027
-
9 Karakter Anime dengan Kisah Masa Lalu Paling Kelam, Ada Akaza hingga Guts
Terkini
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Fenomena Kerja "Serabutan" di Era Modern: Cari Fleksibilitas atau Terpaksa?
-
Bukan Sekadar Visual, Ini Alasan Drama Korea Jadi Terapi 'Healing' Paling Favorit
-
Di Balik Ilusi Media Sosial dan Ekspektasi: Belajar Hadir dan Menerima Jalur Hidup yang Tak Linear
-
Ketika Perjuangan Terasa Disederhanakan dalam Kalimat "Enak, ya, Jadi Kamu"