Punya baju yang sudah jarang dipakai tapi masih tersimpan rapi di lemari? Rasanya sayang dibuang, tapi kalau dipakai lagi juga sudah bosan atau modelnya tidak lagi kekinian.
Akhirnya, pakaian tersebut akan menumpuk di lemari, bahkan ada juga yang berubah fungsi menjadi kain lap. Situasi seperti ini mungkin sering kamu alami, apalagi di era seperti ini, di mana tren fashion terus berganti dan selera berpakaian terus berubah.
Padahal, baju-baju lama itu sebenarnya bisa dimodifikasi kembali sehingga bisa dipakai kembali dan kamu pun tidak perlu sering beli baju. Ada cara untuk membuatnya kembali berguna, yaknu melalui upcycling clothes.
Apa Itu Upcycling Clothes?
Melansir dari laman Efaar, upcycling adalah tindakan mengubah pakaian lama, usang, atau tidak terpakai menjadi barang-barang yang bergaya, fungsional, dan unik.
Tidak seperti daur ulang yang menguraikan material, upcycling meningkatkan dan menata ulang material tersebut, mengurangi limbah dengan menggunakan kreativitas.
Sederhananya, dengan upcycling clothes pakaian lama tidak langsung dibuang, tapi diolah kembali agar bisa digunakan dengan cara berbeda. Pakaian yang sudah tidak sesuai selera, kekecilan, atau yang kita sudah bosan masih bisa dimanfaatkan.
Akan tetapi, upcycling tidak selalu membutuhkan pakaian yang sudah rusak, baju yang masih bagus tetapi sudah jarang dipakai juga bisa menjadi bahan untuk di-upcycle.
Cara Melakukan Upcycling Clothes
Bagaimana cara melakukan upcycling clothes pada baju-baju yang kita miliki? Berikut ulasannya.
1. Mengubah Model Pakaian
Kalau kamu sudah bosan dengan model baju tertentu atau menurutmu model tersebut sudah tidak kekinian lagi, coba ubah dengan memotong atau menjahit ulang baju lama itu menjadi model yang lebih trendy.
2. Menambahkan Hiasan
Ingat, upcycling tidak selalu membongkar pakaian tersebut dan mengubah modelnya, kamu juga bisa memperbarui pakaianmu dengan menambahkan patch, bordir, renda, pita, atau kancing agar tampilannya jadi lebih fresh.
3. Menggabungkan Beberapa Pakaian
Kadang-kadang sebuah pakaian akan terlihat membosankan, tapi dengan mengombinasikannya dengan item lain, kamu bisa menciptakan style baru.
Misalnya, kamu punya atasa blouse yang kamu beli 5 tahun lalu, coba kombinasikan dengan celana yang baru kamu beli agar tampilannya tetap terlihat masa kini.
Dengan sedikit padu padan seperti ini, bisa jadi trik hemat karena kamu cukup beli celana saja untuk sebuah style baru.
4. Mengubah Pakaian Menjadi Barang Lain
Kalau ada bagian pakaian yang warna dan bahannya masih bagus, tapi rusak dan tidak bisa diperbaiki, coba ubah pakaian kamu jadi barang lain. Misalnya, kaus menjadi tote bag atau jeans menjadi pouch agar bisa kembali dimanfaatkan.
5. Memanfaatkan Bagian Pakaian
Upcycling clothes juga bisa dengan menggunakan kembali bagian dari pakaian, seperti kantong, kancing, resleting, atau potongan kain yang masih bagus. Daripada dibuang, lebih baik disimpan untuk bisa dipakai di baju yang lain.
Alasan Mencoba Upcycling Clothes
Meskipun kelihatannya agak ribet, upcycling clothes punya banyak manfaat untuk kehidupan sehari-hari, di antaranya:
1. Mengurangi kebiasaan membuang pakaian, daripada dibuang, pakaian lama itu masih bisa digunakan entah dengan bentuk yang sama atau berbeda.
2. Dengan upcycling clothes, kamu bisa menghemat pengeluaran untuk urusan perkainan. Jadi, tidak selalu harus membeli pakaian baru ketika mulai bosan dengan koleksi yang ada.
3. Kalau lemari pakaianmu sudah terasa penuh dan berantakan, teknik ini bisa membantumu untuk merapikannya sehingga pakaian yang jarang digunakan bisa kelusr dari lemari, lalu diubah menjadi sesuatu yang lebih berguna.
Nah, itu tadi ulasan tentang upcycling clothes, cara, dan alasan kenapa kita perlu melakukannya. Teknik ini bukan sekadar kegiatan mengubah baju lama menjadi sesuatu yang baru, melainkan mengajak kita untuk melihat kembali bahwa barang lama pun masih punya nilai.
Jadi, lain kali ketika menemukan baju lama yang sudah bertahun-tahun tidak dipakai, kamu tidak perlu langsung mengubahnya jadi kain lap, tapi bisa jadi style atau barang lain yang lebih keren.
Baca Juga
-
Optimis! Fabio Quartararo Yakin Honda Bisa Bangkit di Era MotoGP 2027
-
VR46 Rilis Buku Baru, Marc Marquez Ngaku Baru Mau Baca Kalau Sudah Pensiun
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
Artikel Terkait
-
Apakah Mesin Cuci Inverter Tetap Hemat Listrik jika Digunakan Mencuci Baju Setiap Hari?
-
Ini Cara Benar Membersihkan Baju yang Terkena Abu Vulkanik, Fatal Jika Salah Langkah!
-
5 Mix and Match Outfit Kasual ala Lee Jun Young, Bikin Gaya Makin Stylish
-
5 Inspirasi Daily Outfit Bergaya Kasual ala Jang Gyuri, Mudah Ditiru!
-
4 OOTD Modern Casual-Chic ala Jang Gyu Ri, Buat Gaya Makin On Point!
Lifestyle
-
5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
-
Oppo Find X10 Siap Debut 22 September: Flagship dengan Kamera 200 MP dan Baterai Jumbo 8.000 mAh
-
Tren Aplikasi Ringkasan Buku: Solusi Hemat Waktu atau Ancaman Daya Kritis?
-
Anti Lengket! 5 Lip Matte Ringan yang Nggak Menggumpal dan Bebas Pecah
-
Cegah Pori Tersumbat! 4 Cleanser Tea Tree Korea untuk Wajah Bebas Bruntusan
Terkini
-
Review Film Resident Evil: Sebuah Adaptasi Terbaik dari Waralaba Gim Horor
-
Menembus Kesunyian dan Ketidakadilan dalam The Silence of Bones
-
Perjalanan ke Pantai Sidomuncul 2: Menikmati Laut, Menguatkan Kebersamaan
-
BPS vs Bank Dunia: Mengapa Angka Kemiskinan Indonesia Bisa Berbeda Jauh?
-
Belajar Menerima Cinta Lewat Lagu Ketika Cinta Bertasbih Melly Goeslaw