Thriller psikologis merupakan sub-genre dalam film yang memadukan unsur thriller dan aspek psikologis pemerannya, film dengan genre ini biasanya mempunyai karakter ambigu dan plot yang rumit. Hal tersebut menambah rasa penasaran yang lebih dan kerap membuat penonton terkejut dengan twist yang tidak diduga. Berikut rekomendasi tiga film bergenre thriller psikologis dengan plot yang kompleks.
1. Searching (2018)
Searching merupakan film layar lebar pertama yang berformat screenlife atau seluruhnya menggunakan layar komputer, film ini mengisahkan tentang seorang ayah bernama David Kim (John Cho) mencari anaknya yang hilang. Ia menggunakan teknologi untuk menelusuri jejak sang anak dan membongkar kebenaran di baliknya.
Ia bekerja sama dengan seorang detektif (Debra Messing) untuk menyelidiki kehidupan digital anaknya dan mendapati bahwa ada banyak hal tidak diketahuinya mengenai sang anak. Film ini mendalami tema hubungan orang tua dan anaknya serta teknologi yang berperan untuk membentuk kehidupan seseorang.
2. Black Bear (2020)
Black Bear mengisahkan tentang sosok sutradara yang psikologisnya mengidap krisis kreativitas. Sama halnya seniman, penulis, sutradara, dan musisi pun cukup berpeluang mengalami krisis kreativitas. Allison (Aubrey Plaza) yang lagi mencoba menemukan ide cerita, pergi mengasingkan diri ke suatu kabin di pedalaman.
BACA JUGA: Daftar Tujuh Petapa yang Disebut Tensen dalam Anime 'Hells Paradise: Jigokuraku'
Ia disambut oleh pasangan suami istri, Blair (Sarah Gadon) dan Gabe (Christopher Abbott) yang menjadi pemilik kabin tersebut. Keadaan mulai memanas saat Gabe memperlihatkan perhatiannya pada Allison sehingga menimbulkan keributan dengan sang istri.
Film ini mempunyai narasi non-linear dan adegan berbeda yang diulang dengan sudut pandang berbeda juga, hal tersebut bakal mengaburkan batas antara imajinasi dan realitas.
3. Black Swan (2010)
Elemen yang berpengaruh di Black Swan yaitu narasi thriller yang diperankan oleh sejumlah aktris cantik dan sinematografi yang estetik, memang film yang disutradarai Darren Aronofsky tidak pernah membuat kecewa. Aspek psikologis yang ditampilkan pada film ini yaitu obsesi di dunia hiburan yang dipenuhi persaingan.
Lingkungan toksik dapat menimbulkan isu mental untuk siapa pun yang terjerumus di dalamnya. Nina (Natalie Portman) yang menjadi protagonis pada film ini bukan cuma terjerat di lingkungan toksik dalam akademi balet tempat dirinya bekerja, melainkan di rumahnya juga.
Walaupun tidak mendapat kekerasan dalam rumahnya, tapi ibunya sangat membatasi dan mengasingkannya dari dunia luar. Itulah 3 film bergenre thriller psikologis dengan plot yang kompleks, sederet film tersebut menghadirkan pengalaman sinematik yang unik dan berbeda.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
3 Film dan Drama Korea yang Diperankan Jeon Do-Yeon, Ada Kill Boksoon
-
3 Rekomendasi Anime yang Berlatar pada Abad ke-20, Kisahkan tentang Sejarah
-
3 Rekomendasi Anime Bertema Mafia, Salah Satunya Spy x Family
-
3 Rekomendasi Anime Gore Tayang di Netflix, Mana yang Paling Sadis?
-
3 Rekomendasi Film Bertema Bom Atom, Gambarkan Dampak Buruk Perang Nuklir
Artikel Terkait
Entertainment
-
Status Kim Soo Hyun Terbukti Bersih, Mengapa Netizen Masih Ogah Percaya?
-
Dua Suami, Satu Misi: Chaos Aksi Komedi dalam Film 'Husbands in Action'
-
Bukan Drama Fantasi Biasa, Reborn Rookie Soroti Intrik Keluarga Konglomerat
-
Menyorot Ikatan Ibu dan Anak di Tengah Dunia Mafia dalam Film The Guardian
-
TANK CHAIR Siap Tayang 2026, Anime Sci-Fi Penuh Aksi Brutal Umumkan Cast Utama
Terkini
-
Kerumunan Terakhir: Mengapa Novel Okky Madasari Ini Ramalan Paling Akurat Tentang Media Sosial Kita?
-
Ulasan Novel Periculo: Citra Sempurna, Pengkhianatan, dan Misteri Kematian
-
Stop 'Check Out' Spontan! Ini Alasan Kenapa Payday Kamu Justru Bikin Rumah Berantakan
-
Ketika Sastra Menjadi Kritik Sosial: Membaca Cak Nun Lewat Dosa Mencabut Kutukan Tarian Rembulan
-
Boyfriend Material Vibes, 5 Ide Pose Mirror Selfie Ala Dokyeom SEVENTEEN!