Kerap bergonta-ganti pasangan karena daya tarik yang dimilikinya mungkin inilah yang menjadikan Vicky Prasetyo masih terus eksis di dunia hiburan dengan julukan Sang Gladiator.
Namun, apa yang ditabur itulah yang akan dituainya karena tingkah dan perilaku sang ayah nyatanya membuat sang anak mendapat bully-an dari teman-teman sekolahnya. Hal ini terjadi pada salah satu anak Vicky Prasetyo yang telah menginjak usia 17 tahun bernama Cinta Prasetyo.
Vicky selaku ayah pun mengetahui bagaimana teman-teman sekolah Cinta kerap menyinggung kelakuan dirinya yang suka gonta-ganti pasangan.
"Kayak banyak hal lah (contohnya), 'Papanya tuh gonta-ganti pasangan gitu, mama kamu yang mana sih sebenarnya'," kata Vicky Prasetyo mengutip dari tayangan Insert, pada Minggu (23/7/2023).
"Karena perilaku aku yang seperti apa dan bagaimana ya sebelum-sebelumnya gitu jadi ada korban. Jadi dia kayak insecure banget, orang yang menutup diri," tandas mantan suami Angel Lelga itu.
Bahkan Vicky membeberkan jika Cinta sempat mengurung diri di kamar karena tak tahan menerima bully-an dari teman-teman di sekolahnya.
Vicky sendiri tak menampik. Ia mengaku telah khilaf atas tingkah lakunya semasa dulu yang berdampak pada anaknya. Namun apa yang terjadi dan membuat sang buah hati berubah menjadi sensitif, tentu hal ini merupakan penyesalan terbesar bagi seorang ayah.
"Sempet di fase yang udah gak mau interaksi, dia agak sensitif, hatinya luka," kata Vicky Prasetyo.
"Kalau bercanda pun yang agak sensitif itu dia nangis, mudah banget air matanya keluar. Dengan hal seperti itu jadi kayak pembelajaran pastinya buat aku," lanjutnya.
Dalam fase ini, Vicky Prasetyo nampaknya perlu berkaca kembali dan mengubah segala penyesalan menjadi suatu pelajaran baginya.
"Aku minta maaf pastinya kalau aku jadi sesuatu yang mungkin bisa menghukum kamu secara moril, jadi kena hukum sanksi sosial," bunyi ungkapan hati Vicky untuk sang anak.
Alih-alih menyalahkan sang ayah atas perlakuan buruk yang diterimanya di sekolah, Cinta justru mengambil sikap dewasa dengan mencoba tegar. Ia bahkan berterima kasih pada sang ayah atas kerja keras yang selama ini dilakukan demi menghidupi dirinya dan keluarga.
"Tapi dianya yang tegar, gak nunjukin sedih, 'Nggak kok Dad aku gak papa. Aku justru bangga kok sama Daddy. Daddy terus aja bekerja, Daddy udah jihad untuk aku, untuk keluarga, mencari rezeki buat aku'," papar Vicky Prasetyo.
Demikian artikel terkait anak Vicky Prasetyo yang menjadi korban bullying imbas dari kelakuan sang ayah di masa lalu. Bagaimana tanggapanmu?
Baca Juga
-
Sony Buka Suara, Produksi Sekuel KPop Demon Hunters Terancam Mundur?
-
Helldivers Diangkat Jadi Film Layar Lebar, Jason Momoa Masuk Jajaran Pemain
-
Proyek Biopik Frank Sinatra Masih Mandek, Leonardo DiCaprio Angkat Bicara
-
Serial Spider-Noir Siap Tayang 27 Mei 2026, Nicolas Cage Jadi Bintang Utama
-
Digarap Sam Raimi, Film Send Help Raih Rating 93% di Rotten Tomatoes
Artikel Terkait
-
Gajinya Rp 4,8 Miliar Sebulan, 5 Potret Rumah Vicky Prasetyo Jauh dari Kemewahan
-
Jokowi Puji Vicky Prasetyo Pintar: Jangan Main-main, Nanti Dia Bisa Jadi DPR RI
-
Bukan Cuma Publik, Presiden Jokowi Pun Terpesona dengan Vicky Prasetyo
-
Dikenal Punya Karakter Konyol, Presiden Jokowi Malah Prediksi Vicky Prasetyo Lolos jadi Anggota Dewan
-
Profil Vicky Prasetyo, Artis Penuh Kontroversi yang Dipuji Presiden Jokowi Bisa Jadi Wakil Rakyat
Entertainment
-
BLACKPINK Bawa Pesan Keberanian dan Persatuan di Comeback Lagu Terbaru, Go
-
Dandelion, Manga Debut Kreator Gintama, Resmi Dapat Adaptasi Anime Netflix
-
Sah! Tiffany SNSD dan Byun Yo Han Resmi Jadi Pasangan Suami Istri
-
Satu Universe Dua Judul: Lee Jong Suk dan Lee Jun Hyuk Siap Bikin Pusing Silsilah TK Group
-
Paramount Tawar Tinggi, Netflix Pilih Mundur dari Akuisisi Warner Bros
Terkini
-
Range Rover Autobiography Rp8,5 M Jadi Mobil Dinas Gubernur Kaltim
-
Rezeki Nomplok di Depan Mata, 3 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan Besar di 2026
-
4 OOTD Layering Ala Bae In Hyuk, Minimalis tapi Tetap Fashionable
-
Hukuman Pelaku atau Perbaikan Sistem? Menolak Narasi "Oknum" yang Berulang
-
Antara Idealisme dan Uang: Realita Pembajakan Buku dalam Selamat Tinggal