Di tengah maraknya adaptasi video game ke layar lebar, Battlefield kini ikut bersiap menyapa penonton dalam versi film. Kemunculan proyek ini terasa sejalan dengan tren adaptasi game yang belakangan kian berkembang pesat dan semakin dilirik industri hiburan.
Menyadur laporan The Hollywood Reporter pada Minggu (26/4/2026), proyek film Battlefield bakal ditulis sekaligus disutradarai oleh Christopher McQuarrie. Michael B. Jordan disebut akan terlibat sebagai produser, dengan kemungkinan juga ikut membintangi film tersebut.
Sejauh ini, proyek tersebut masih belum memiliki studio resmi yang menaungi. Namun, Christopher McQuarrie bersama timnya dilaporkan telah mulai menawarkan proyek ini ke sejumlah studio besar, termasuk Apple dan Sony dengan agenda pertemuan lanjutan yang masih akan berlangsung.
Sebagai salah satu franchise first-person shooter populer, Battlefield punya identitas yang cukup berbeda dibanding game sejenis.
Dikembangkan oleh DICE dan dipublikasikan oleh Electronic Arts, seri ini menyuguhkan skala pertempuran besar yang menitikberatkan kerja sama tim serta penggunaan berbagai kendaraan tempur di medan perang terbuka.
Sejak pertama kali dirilis melalui Battlefield 1942 pada 2002, franchise ini terus berkembang dan telah mencatatkan penjualan puluhan juta kopi di seluruh dunia.
Berbeda dari game shooter yang mengandalkan kampanye cerita, Battlefield justru lebih identik dengan mode multipemain daring, di mana pemain bertarung dalam peta luas dengan melibatkan infanteri, tank, hingga pesawat tempur.
Salah satu ciri khasnya adalah sistem permainan berbasis skuad, yang mendorong pemain untuk bekerja sama dalam menjalankan peran tertentu di medan perang.
Setiap pemain biasanya memilih kelas dengan fungsi berbeda. Mulai dari Assault yang fokus pada pertempuran umum, Engineer yang menangani kendaraan, hingga Recon yang mengandalkan kemampuan pengintaian jarak jauh.
Mode utama dalam seri ini bernama Conquest, di mana dua tim saling berebut titik kendali hingga salah satu kehabisan sumber daya. Selain itu, Battlefield juga dikenal lewat penggunaan mesin grafis Frostbite yang memungkinkan lingkungan dalam game hancur secara dinamis.
Perjalanan Battlefield menuju layar lebar sebenarnya sudah beberapa kali dicoba, namun selalu kandas di tengah jalan.
Salah satu upayanya terjadi pada 2012, ketika Fox sempat mengembangkan serial aksi-komedi yang diadaptasi dari Battlefield: Bad Company (2008). Proyek tersebut bahkan sudah memiliki tim penulis dan produser, tetapi akhirnya tak pernah benar-benar terealisasi.
Empat tahun berselang, giliran Paramount TV yang mengambil alih hak adaptasi untuk menggarap versi serialnya. Namun, rencana tersebut juga bernasib serupa dan tidak pernah sampai ke tahap produksi.
Kegagalan demi kegagalan inilah yang kemudian membawa Battlefield ke pengembangan versi film yang kini ditangani Christopher McQuarrie bersama Michael B. Jordan.
Baca Juga
-
Perdana Tayang, Film Michael Raup 39,5 Juta Dolar di Box Office Domestik
-
Syuting Serial Virgin River Season 8 Resmi Dimulai, Ini Bocoran Ceritanya
-
Ada Mckenna Grace, Netflix Bagikan First Look Serial Scooby-Doo: Origins
-
Dibintangi Andrew Garfield, Film The Uprising Siap Tayang September 2026
-
Tayang 6 Mei, Prime Video Rilis Trailer Terbaru Serial Citadel Season 2
Artikel Terkait
-
Bongkar Dualisme Film Para Perasuk
-
Perdana Tayang, Film Michael Raup 39,5 Juta Dolar di Box Office Domestik
-
Merah Bara Biru Beku, Kupas Bahasa Warna dalam Film Kupilih Jalur Langit
-
Ulasan Film Kupilih Jalur Langit: Kisah Nyata Viral yang Menguras Air Mata
-
Trailer Baru Sound! Euphonium, The Final Movie Part 2 Ungkap Jadwal Rilis
Entertainment
-
Perdana Tayang, Film Michael Raup 39,5 Juta Dolar di Box Office Domestik
-
Manga Princess Knight Dapat Adaptasi Anime Baru Setelah 27 Tahun di Netflix
-
Sinopsis We Are Worse at Love than Pandas, Drama yang Dibintangi Ikuta Toma
-
Setelah 5 Tahun Hiatus, Manga GANGSTA. Lanjutkan Serialisasi Mulai 3 Juli
-
Syuting Serial Virgin River Season 8 Resmi Dimulai, Ini Bocoran Ceritanya