NCTzen (fans NCT) di Indonesia, persiapkan diri kalian untuk bertemu secara langsung dengan para member NCT Dream di Jakarta.
NCT Dream dijadwalkan mengadakan acara bertajuk 'NCT DREAM 'ISTJ' FACE TO FACE ALBUM SIGN EVENT in JAKARTA' dalam waktu dekat ini.
Pihak Dyandra Global mengumumkan melalui akun Instagram mereka pada Senin (24/7/2023), mengenai detail pelaksanaan event album sign bersama NCT Dream di Jakarta.
Berdasarkan postingan terbaru dari pihak penyelenggara, event album sign bersama NCT Dream akan diadakan pada tanggal 22 September 2023 mendatang.
Berikut detail mengenai tata cara untuk bergabung dalam 'NCT DREAM 'ISTJ' FACE TO FACE ALBUM SIGN EVENT in JAKARTA'.
1. Periode pendaftaran event akan dibuka mulai tanggal 26 Juli 2023 pukul 10.00 WIB hingga tanggal 8 Agsutus 2023, pukul 23.59 WIB.
2. Pemenang akan ditentukan melalui sistem raffle dari nomor kode pembelian.
3. Pemenang akan diumumkan pada tanggal 28 Agustus 2023.
4. Pembeli berkesempatan mengikuti acara 'NCT DREAM 'ISTJ' FACE TO FACE ALBUM SIGN EVENT in JAKARTA' dengan melakukan pembelian album melalui website www.dyandraglobalstore.com selama periode penjualan.
Informasi Umum
1. Album dari pemenang raffle akan ditandatangani oleh 7 member NCT Dream.
2. Setiap pembelian album akan mendapatkan 1 eksklusif photo card secara acak.
3. Setiap pembelian satu album akan mendapatkan satu nomor kode pembelian. Jika membeli lebih dari satu album maka akan mendapatkan nomor kode pembelian sesuai jumlah album yang dibeli.
4. Sistem pembelian album adalah pre-order. Informasi mengenai jadwal pengiriman album yang sudah dibeli akan diberitahukan lebih lanjut berdasarkan jasa pengiriman dari negara asal.
5. Harga album tidak termasuk biaya pengiriman, administrasi, asuransi dan pajak yang timbul untuk pengiriman keluar Indonesia.
Sementara itu, untuk syarat dan ketentuan lebih lanjut sebagai berikut.
1. Pembeli harus mengisi informasi data dengan benar (nama, tanggal lahir, email, informasi kontak, dan lainnya).
2. Kesalahan dalam memasukan data dapat mengakibatkan pemenang tidak sah dan pihak penyelenggara tidak bertanggung jawab atas kesalahan pengisian data.
3. Pembeli yang bukan kewarganegaraan Indonesia harus melengkapi data diri sesuai dengan data paspor.
4. Setiap transaksi pembelian album yang telah berhasil tidak dapat dibatalkan.
5. Pemenang tidak dapat dipindahtangankan atau diperjualbelikan.
6. Periode penjualan dari NCT Dream The 3rd Album 'ISTJ' untuk event 'NCT DREAM 'ISTJ' FACE TO FACE ALBUM SIGN in JAKARTA' akan secara otomatis ditutup ketika stok penjualan telah habis terjual.
Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi website dyandraglobalstore.com.
Baca Juga
-
Resmi Debut Solo, Evan Ungkap Dedikasi dan Janji Setia di Lagu Ride or Die
-
Kejar Karier Akting, Jeongyeon TWICE Diisukan Tinggalkan JYP Entertainment
-
Bawa Nostalgia Musim Panas, NCT Wish Rilis Single Jepang 'Boy Meets Girl'
-
Hearts2Hearts Rayakan Manisnya Kebersamaan di Lagu Comeback, Lemon Tang
-
ATEEZ Raih Grand Prize, Intip Daftar Pemenang Seoul Music Awards ke-35
Artikel Terkait
-
3 Agenda Timnas Indonesia yang akan Dilewatkan Ferarri usai Putuskan Ikut Pendidikan Polisi
-
Comeback Agustus, Jeon Somi Bagikan Teaser Baru untuk Mini Album Game Plan
-
Sambangi Kejagung, Menkominfo Baru Pastikan Proyek BTS Jalan Terus
-
4 Tips Hidup Hemat di Jakarta yang Wajib Diketahui Anak Rantau
-
Muhammad Ferrari Bikin Shin Tae-yong Harus Putar Otak, Ini Sebabnya
Entertainment
-
Sinopsis Avatar: The Last Airbender 2, Upaya Aang Cs hingga ke Ba Sing Se
-
First Look Film Werwulf, Aaron Taylor-Johnson Jadi Manusia Serigala
-
Melawan AI, Naoki Urasawa Rilis Manga Baru Bertema Eksistensi Manusia!
-
Jadwal Rilis Film Ray Gunn Terungkap, Scarlett Johansson Jadi Pengisi Suara
-
Anime Dr. STONE Resmi Tamat, Akhiri Petualangan Senku Selama 7 Tahun
Terkini
-
Teriak Demokrasi, tapi yang Beda Pendapat Dicap Buzzer: Sehat?
-
Punya Kulit Kering & Berjerawat? 4 Moisturizer Ini Aman Tanpa Bikin Pori Tersumbat
-
Bintang yang Mustahil Digapai
-
Jadi Ladang Korupsi, Program MBG Sudah Sepatutnya Dihentikan?
-
Dibalik Maraknya Kasus Deepfake di Kampus: AI Bukan Lagi Sekadar Alat Bantu