Prilly Latuconsina baru-baru ini membintangi sebuah film layar lebar terbaru berjudul Ketika Berhenti di Sini yang tayang di seluruh bioskop Tanah Air sejak 27 Juli 2023.
Film yang disutradarai oleh Umay Shahab berikut belakangan tengah jadi buah bibir masyarakat dan sukses disaksikan oleh lebih dari 260.000 penonton per 29 Juli 2023.
Banyak penonton yang merasa terharu setelah menyaksikan film berikut, hal tersebut dikarenakan film Ketika Berhenti di Sini mengangkat sebuah isu kehilangan mendalam yang dialami oleh tokoh Dita (Prilly Latuconsina).
BACA JUGA: Peka Banget! Momen Vincent Perlakukan Wanita Ini Sukses Bikin Baper
Melalui sinopsisnya, diceritakan Dita kehilangan seseorang yang paling berarti dalam hidupnya, Ed (Bryan Domani), yang meninggal akibat sebuah kecelakaan.
Dita merasakan penyesalan yang begitu mendalam, terlebih sebelumnya ia selalu menuntut Ed untuk melakukan hal-hal yang selaras dengan keinginannya.
Setelah kematian Ed, hidup Dita tidak lagi terasa sama. Ia jatuh dalam keterpurukan hingga akhirnya ia mendapatkan kacamata 'LOOK' dengan teknologi Augmented Reality (AR) yang bisa menghadirkan sosok Ed seperti wujud nyata.
Dengan sinopsis singkatnya yang terasa menguras emosi, melalui akun Instagram pribadi @prillylatuconsina96, Prilly mengungkapkan bahwa film Ketika Berhenti di Sini dipersembahkan untuk mendiang Opa dan Tantenya.
Prilly diketahui kehilangan Opanya ketika ia sedang melakukan proses syuting pembuatan film Ketika Berhenti di Sini. Hal tersebut sesuai dengan apa yang gadis itu tulis dalam postingan di Instagramnya.
BACA JUGA: Sinopsis Drama Korea My Lovely Liar Episode 1, Pertemuan di Balkon Apartemen
"Saat proses pembuatan film Ketika Berhenti di Sini, aku kehilangan Opaku, dia adalah inspirasiku," ungkapnya.
Prilly juga mengatakan bahwa ia sempat menyesal karena terlalu sibuk sehingga tidak sempat menjenguk Opanya yang kala itu sempat terjatuh sakit.
"Seminggu sebelum meninggal aku cuman sempat video call, gak sempat jenguk karena sibuk kerja."
Tidak hanya itu, Prilly juga merasa sesal karena ia belum sempat mengucap sayang kepada Opanya.
"Nyesel sekali rasanya belum sempat bilang 'aku sayang dan bangga sekali sama Opa!''" tulis Prilly dalam postingannya di Instagram.
Setelah kehilangan Opa, Prilly juga diketahui kembali kehilangan sang Tante yang meninggal satu minggu setelah lebaran. Beruntungnya ia sempat mengatakan bahwa ia sangat menyayangi Tantenya.
Melalui film Ketika Berhenti di Sini, Prilly berharap dapat memberikan pelajaran untuk belajar ikhlas dan tidak terus menerus menyalahkan diri sendiri.
Di akhir penutup kalimat postingan, Prilly mempersembahkan Film Ketika Berhenti di Sini untuk orang-orang yang ia sayang, khususnya Opa dan sang Tante.
"Opa, Tante, film ini aku persembahkan untuk kalian. Lewat film ini aku mau menunjukkan betapa aku sayang sama kalian. Maafin aku, ya."
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
6 Rekomendasi Tempat Wisata Viral di Bandung, Cocok untuk Liburan Keluarga
-
Air Terjun Simempar, Wisata Alam Indah di Tengah Hutan Deli Serdang
-
Lau Mentar Canyon, Wisata Alam Gratis dengan View Air Terjun yang Menawan
-
Air Terjun Tarunggang, Pesona Wisata Alam di Deli Serdang
-
Pemandian Alam Banyu Biru, Spot Terbaik untuk Berenang di Kolam Alami
Artikel Terkait
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
-
Ulasan Film 4PM, Ketika Premis Sederhana Dieksekusi dengan Membahana
-
Apa Itu Manten Tebu? Tradisi yang Diangkat dalam Film Pabrik Gula
-
Nonton Film Jumbo dengan DANA Kaget Gratis Hari Ini, Simak Tutorialnya
-
5 Rekomendasi Film Baru dari Netflix untuk Rayakan Libur Lebaran 2025
Entertainment
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
-
4 Drama Korea Terbaru di Netflix April 2025, Dari Thriller hingga Romansa!
-
5 Rekomendasi Film Baru dari Netflix untuk Rayakan Libur Lebaran 2025
-
4 Film Adaptasi Novel Stephen King yang Bisa Kamu Tonton di Netflix
Terkini
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Ulasan Film 4PM, Ketika Premis Sederhana Dieksekusi dengan Membahana
-
AI Ghibli: Inovasi atau Ancaman Para Animator?