Pada Sabtu (12/8/2023) waktu setempat, LE SSERAFIM mengadakan konser tur solo pertama sejak debut mereka di Jamsil Indoor Gymnasium di Songpa-gu, Seoul, Korea Selatan.
Dalam tur konser yang bertajuk "2023 LE SSERAFIM TOUR FLAME RISES" tersebut, LE SSERAFIM membawakan berbagai lagu hit mereka, di antaranya “Impurities”, UNFORGIVEN”, “Fire in the belly”, dan masih banyak lagi.
Meskipun menampilkan aksi panggung yang spektakuler, beberapa penggemar mengungkapkan kekecewaan mereka dan menunjukkan bahwa ada penampilan di mana para anggota melakukan lip-sync.
Mengingat tiket konser sudah cukup mahal, (kategori VIP 198.000 won dan kategori umum 154.000 won), para penggemar marah karena harus menonton pertunjukan lip-sync setelah mengeluarkan banyak uang.
Video yang memperlihatkan lip-sync anggota LE SSERAFIM di konser solo pertama mereka menyebar di komunitas online dan langsung menjadi topik perbincangan.
Dikutip dari KBIZoom (13/8/2023), seorang penggemar mengeluh, “Saya tahu idola saat ini perlu melakukan tur dunia dengan cepat, tetapi mereka tidak boleh membuat orang yang membayar lebih dari 150.000 won menonton konser 2 jam 30 menit dengan 50% sesi mengobrol dan 50% menyanyi.”
Penggemar tersebut melanjutkan, “Karena grup tersebut belum merilis banyak lagu, mereka berbicara lebih banyak daripada tampil dan bernyanyi. Lalu apa bedanya dengan fan meeting?”
Selain itu, beberapa penggemar juga menyatakan penyesalannya, dengan mengatakan “Konser idol lain sering menampilkan penampilan individu atau penampilan cover dari para anggota, tetapi konser LE SSERAFIM tidak memilikinya.”
Di sisi lain, beberapa penggemar membela LE SSERAFIM, dengan mengatakan “Mereka hanya melakukan satu lip-sync stage sebagai waktu istirahat setelah menyanyikan banyak lagu secara live terus menerus. Lagu lainnya dinyanyikan secara live.”
Netizen juga menunjukkan reaksi yang berbeda terhadap penampilan lip-sync LE SSERAFIM. Beberapa berpendapat bahwa penggemar tidak perlu marah hanya karena lip-sync satu kali selama konser, tetapi beberapa menyatakan pendapat yang berbeda.
“Tapi mereka memiliki waktu istirahat selama konser, bukan?” komentar salah satu netizen.
“Jika mereka menganggapnya sebagai istirahat, mereka harus benar-benar beristirahat,” sahut netizen lainnya.
Sementara itu, LE SSERAFIM menggelar konser solo hari kedua mereka di Jamsil Indoor Gymnasium pada tanggal 13 Agustus. Setelah itu, girl gruop tersebut akan tampil di beberapa kota di Asia, yaitu Nagoya (23-24 Agustus), Tokyo (30-31 Agustus), Osaka (6-7 September), Hong Kong (30 September-1 Oktober), Jakarta (3 Oktober), dan Bangkok (7-8 Oktober).
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Di Balik Tren Stop the Wedding: Bukan Takut Nikah, Tapi Makin Sadar Risiko
-
Salah Kaprah Budaya Nrimo dan Hilangnya Kesadaran atas Hak Hidup Layak
-
Cuan Tanpa Drama: Mudahnya Investasi Bersama New BIONS by BNI Sekuritas
-
Orang Miskin Dituntut Tahu Diri, Orang Kaya Bebas Mengejar Ambisi
-
The Spies Who Loved Me: Uniknya Kisah Cinta di Balik Operasi Intelijen
Artikel Terkait
-
Tangis Penonton hingga 85.000 Lautan Cahaya Pecahkan Konser Dewa 19 di GBK
-
Konser Dewa 19 Hentak GBK, Topi Ahmad Dhani Sukses Bikin Salah Fokus
-
Dipaksa Tampil di Konser Jambore Dunia, Para Idol K-Pop Tidak Dibayar?
-
Siap Lebarkan Sayap, IVE Bakal Gelar World Tour Bertajuk 'Show What I Have'
-
Konser di Jakarta, Bring Me The Horizon Minta Disiapkan Jajanan Lokal
Entertainment
-
SPYAIR Resmi Rilis Album BEST OF ANIME: 16 Years of SPYAIR Anime
-
Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi
-
Anime Made in Abyss Umumkan Produksi Film Kedua dan Lima Pengisi Suara Baru
-
Penuh Nostalgia! Trio Bajaj Resmi Comeback di Para Pencari Tuhan Jilid 20
-
Tetsuya Chiba, Kreator Ashita no Joe, Meninggal Dunia pada Usia 87 Tahun
Terkini
-
I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi
-
Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat
-
Nyesel Baru Tahu! 3 Kelas Menulis Ini Ampuh Bikin Tulisan Makin Enak Dibaca
-
Di Balik Tren Stop the Wedding: Bukan Takut Nikah, Tapi Makin Sadar Risiko
-
Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?