Nana After School menerima banyak dukungan karena mengungkapkan kisah di balik tato di seluruh tubuhnya dan membagikan perjalanan emosionalnya.
Pada bulan September tahun lalu, Nana menarik perhatian ketika dia tampil di konferensi pers film "Confession" dengan tato yang menutupi seluruh tubuhnya, memicu diskusi dan perdebatan tentang keaslian dan maknanya.
Di tengah berbagai spekulasi, sikap resmi agensinya menambah rasa penasaran dengan menyatakan bahwa karena privasi artis, mereka tidak dapat memberikan jawaban yang pasti. Nana kemudian mengklarifikasi bahwa tato tersebut adalah pilihan pribadinya dan tidak terkait dengan pekerjaannya.
BACA JUGA: Lama Dinanti, iKON Umumkan Bakal Rilis Single Album 'PANORAMA' di Bulan Agustus Ini
Tato Nana dipamerkan pada konferensi pers serial Netflix “Glitch”, menambah pesonanya yang chic dan berani sehingga menjadi bagian dari gaya khasnya. Namun, di acara YouTube “Jo Hyun Ah’s Thursday Night”, dia mengungkapkan bahwa dia saat ini sedang dalam proses menghapus tato di seluruh tubuhnya atas permintaan ibunya.
“Saya membuat tato saat saya mengalami masa sulit sebelumnya. Saya pikir itulah cara saya mengekspresikan emosi saya. Beberapa orang mungkin mengira saya berurusan dengan emosi dengan cara yang bodoh. Saya pikir tato adalah satu-satunya cara untuk mengekspresikan perasaan saya saat itu,” ungkap Nana seperti dikutip dari KBIZoom (15/8/2023).
Selanjutnya, Nana mengungkapkan bahwa saat ini kondisi mentalnya sudah berangsur membaik dan ia berniat akan menghapus tatonya.
BACA JUGA: Berminggu-minggu Billboard Hot 100, Lagu "Cupid" FIFTY FIFTY Samai Prestasi BTS
“Saya tidak kesulitan menghapus tato. Seiring berjalannya waktu, saya menjadi jauh lebih baik dan terlihat nyaman, dan saat itulah ibu saya memberi tahu saya tentang pendapatnya. Saya rasa dia berpikir bahwa membiarkan saya melakukan apa pun yang saya inginkan adalah keputusan yang tepat saat itu. Saya akan menghapus ini. Ibu saya dengan hati-hati bertanya pada saya dan berkata dia ingin melihat tubuh saya yang bersih,” tutur bintang drama "Kill It" tersebut.
Ia melanjutkan, “Saat saya menampilkan tato saya, saya berada di panggung publik. Itu menjadi isu saat itu. Banyak orang penasaran. Fansku pasti ingin tahu kenapa Nana memasang banyak tato di tubuhnya. Saya pikir akan tiba waktunya untuk berbicara tentang mengapa saya menato. Aku hanya tidak tahu, akan secepat ini.”
Sementara itu, Nana membintangi drama Korea terbaru berjudul "Mask Girl" yang akan tayang di Netflix pada 18 Agustus mendatang, dan berperan sebagai Kim Mo Mi.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Park Ji Hyun Jadi Idol K-Pop di Film Wild Sing, Intip Detail Karakternya
-
Dirasuki Roh Wanita Joseon, Ini Karakter Lim Ji Yeon dalam My Royal Nemesis
-
Minji NewJeans Muncul usai Lama Vakum, Pertanda Comeback? Ini Kata ADOR
-
K-Pop Mulai Tergeser? Musik Lokal Jadi Raja Baru di Asia Tenggara
-
Suka Phantom Lawyer? Ini 7 Drama Korea tentang Hantu yang Tak Kalah Seru
Artikel Terkait
-
Profil Han Ji Min, Dokter Hewan Nyentrik di Drama Korea Behind Your Touch
-
Sebelum 'Destined With You', Berikut 4 Drama Rowoon yang Wajib Kamu Saksikan!
-
Sinopsis Drama Korea Perfect Family, Kisah Keluarga Sempurna Park Ju Hyun
-
Spoiler Drama 'Not Others' Episode 9: Sooyoung dan Timnya Hadapi Masalah Serius?
-
Link Nonton Behind Your Touch Sub Indo HD Full Episode, Bukan Nodrakor Drakorindo Telegram Klik di Sini!
Entertainment
-
Bawa Identitas Neo! Taeyong NCT Perluas Genre Musik di Comeback Album WYLD
-
GTO Kembali! Takashi Sorimachi Jadi Eikichi Onizuka Lagi Setelah 28 Tahun
-
Park Ji Hyun Jadi Idol K-Pop di Film Wild Sing, Intip Detail Karakternya
-
Proyek Bangunan Ternyata Butuh Tumbal? Fakta Menarik di Film Tumbal Proyek
-
Berjudul The One Piece, Anime Versi Remake Akan Tayang 2027 di Netflix
Terkini
-
Tak Semua Cinta Bisa Diselamatkan: Tragedi Nara dan Jindo dalam Eye Shadow
-
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera Dipangkas, Teknologi Makin Cerdas
-
Dosa Lingkungan di Balik Label 'Ramah Bumi' yang Estetik
-
Memahami Dunia Anak Spesial: Review Novel Ikan Kecil yang Mengajarkan Empati Tanpa Menggurui
-
Gentrifikasi Piring: Saat Makan Murah Menjadi Barang Mewah