Film horor Indonesia Tumbal Proyek siap tayang di bioskop mulai 13 Mei 2026. Film garapan JeroPoint ini mengangkat urban legend soal proyek pembangunan yang dipercaya membutuhkan tumbal manusia agar berjalan lancar.
Dibintangi Kiesha Alvaro, Callista Arum, Karina Suwandi, hingga Eduwart Manalu, Tumbal Proyek bukan hanya menawarkan teror horor, tetapi juga drama keluarga dan misteri kematian di balik proyek pembangunan jembatan.
Menariknya, demi mendalami karakter Yuda yang bekerja di lingkungan proyek konstruksi, Kiesha Alvaro ternyata sampai melakukan riset langsung ke lapangan. Ia bahkan belajar berbagai pekerjaan dasar buruh proyek agar aktingnya terasa lebih realistis.
Melansir Podcast dalam Channel Youtube Raditya Dika, pada Kamis (07/05/2026), Kiesha mengaku dirinya mendatangi langsung proyek pembangunan dan meminta izin untuk melihat cara kerja para pekerja di lokasi.
“Kadang aku bilang aku lagi mau ada film nih, boleh tolong saya nonton aja saya enggak ganggu,” ungkapnya.
Tak hanya mengamati, Kiesha juga ikut mencoba langsung aktivitas pekerja konstruksi mulai dari mengaduk semen, memaku, hingga mencangkul.
“Karena nyobainnya kan bisa seharian. Ngaduk nyemen apa, nempel-nempelinnya gitu terus nyangkul apa kan, terus belajar maku apa segala macam itu ternyata capek,” katanya.
Selain belajar aktivitas proyek, Kiesha juga harus mendalami dialek Jawa Timuran dan mempelajari doa-doa Katolik untuk kebutuhan karakter Yuda dalam film tersebut.
Fakta menarik lainnya, Tumbal Proyek disebut tidak terlalu banyak menampilkan sosok hantu seperti film horor Indonesia pada umumnya. Film ini justru lebih fokus pada ketegangan psikologis, konflik manusia, dan unsur gore yang intens.
Urban legend tentang “tumbal proyek” sendiri memang sudah lama beredar di masyarakat Indonesia. Mitos tersebut kerap dikaitkan dengan pembangunan besar seperti jembatan, gedung, hingga jalan yang dipercaya membutuhkan korban agar proyek berjalan lancar.
Nuansa itulah yang kemudian menjadi dasar cerita utama Tumbal Proyek. Latar dunia konstruksi dengan alat berat, area proyek gelap, dan suasana pekerja bangunan menjadi pembeda dibanding film horor Indonesia kebanyakan.
Film ini juga menjadi proyek horor terbaru dari JeroPoint atau Faisal Reza, kreator yang dikenal lewat berbagai konten horor viral di media sosial.
Menariknya lagi, Kiesha Alvaro sempat bercanda bahwa Tumbal Proyek menjadi salah satu film horor pertamanya di mana karakternya tidak langsung berakhir tragis. Hal itu pun membuat penggemar makin penasaran dengan nasib Yuda di akhir cerita.
Baca Juga
-
PC Tanpa Ribet Kabel? Acer Aspire C24 AIO Tawarkan Desain Tipis dan Ringkas
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Harga Turun Rp1 Juta! Samsung Galaxy A57 Makin Worth It Dibeli Sekarang?
-
Met Gala 2026: Mengulik Sejarah dan Tema "Costume Art" Tahun Ini
Artikel Terkait
Entertainment
-
Berjudul The One Piece, Anime Versi Remake Akan Tayang 2027 di Netflix
-
Dirasuki Roh Wanita Joseon, Ini Karakter Lim Ji Yeon dalam My Royal Nemesis
-
Minji NewJeans Muncul usai Lama Vakum, Pertanda Comeback? Ini Kata ADOR
-
5 Drama Korea dari Byeon Woo-seok, Populer Ada Lovely Runner!
-
Spin-off Record of Lodoss War Jadi Proyek Perdana Studio White
Terkini
-
Jogja yang Romantis bagi Pelajar, tapi Terasa Pedih bagi Pekerja
-
Simfoni Kesederhanaan Didikan Mamak Nur dan Bapak Syahdan dalam Novel Pukat
-
Maaf Aku Lahir ke Bumi: Refleksi tentang Luka yang Tidak Pernah Bersuara
-
Murah Tapi Gak Murahan! 7 HP Samsung Terbaik 2 Jutaan
-
Satire di Balik Tawa: Membaca Indonesia Lewat Buku Esai Lupa Endonesa