Gaun resepsi yang dikenakan Bella Bonita dalam pesta ngunduh mantu sesi kedua di Ngawi banjir cibiran. Banyak yang mengatakan kalau gaun resepsi tersebut dinilai kampungan.
Make up artist (MUA) Khadijah Azzahra yang membuat gaun resepsi Bella Bonita memberi pembelaan atas cibiran tersebut. MUA asal Malang ini mengatakan meskipun dicibir gaunnya kampungan tetapi Bella Bonita mengaku puas.
BACA JUGA: Nursyah Sebut Indah Permatasari Bukan Anaknya Lagi, Gegara Belum Restui Arie Kriting?
"Katanya kampungan, padahal ini perjuangan jahit 10 hari tapi yang penting Mbak Bella puas," tulis Khadijah Azzahra dalam unggahan video TikToknya pada Senin (21/8/2023).
Khadijah Azzahra pun menceritakan proses pembuatan gaun resepsi Bella Bonita ini hanya konsultasi secara online saja.
"Mbak Bella dan Khadijah itu konsultasinya lewat online aja loh," ucapnya.
Istri Denny Caknan itu mengirimkan referensi model gaun pengantin yang diinginkan ke sang MUA. Bella meminta gaun resepsi pernikahannya memiliki kesan ramping di badan tetapi tetap seksi.
"Dan ini adalah referensi yang dikirim sama mbak Bella. Mbak Bella pengennya tuh slim tapi berekor dan sedikit seksi di bagian depan, dengan cutting-an di bagian kaki," kata Khadijah.
Setelah mendapatkan referensi kemudian Khadijah Azzahra mewujudkan konsep gaun resepsi keinginan Bella Bonita lewat sketsa.
"Ini desainnya sesuai dengan request mbak Bella," ujarnya.
Ketika mencari kain untuk gaun resepsi itu, ia berkonsultasi dengan Bella melalui chat WhatsApp. Belbon sapaan akrab istri Denny Caknan tersebut memilih kain dengan payet penuh dengan warna nude pink.
Proses menjahit dan memayet gaun resepsi Bella Bonita hanya 15 hari saja.
"Gaun itu cuma 15 hari, jadi 10 hari jahit, 5 hari payet. Meskipun ini waktu fitting payetnya belum jadi tapi udah kelihatan bling-bling banget. Bisa bling-bling banget ya iyalah karena kainnya premium guys," kata Khadijah Azzahra.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur
-
Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?
-
4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!
Artikel Terkait
Entertainment
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
-
Pertama! Film Korea Possible Love Bawa Pulang Piala Silver Lion di Venice
-
Buat Kaget! Hoshi SEVENTEEN Alami Cedera Lutut saat Ikuti Wajib Militer
-
Catat Tanggalnya! NCT Wish Siap Merilis Album Terbaru 'I SPY' Oktober Depan
-
Live-Action Look Back Sukses Bawa Pulang UNIMED Award dalam Gelaran Venice
Terkini
-
Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur
-
Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?
-
4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!
-
Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia