Perselisihan FIFTY FIFTY dan ATTRAKT kembali menjadi sorotan publik setelah keluarga dari personel FIFTY FIFTY beberkan konflik lain yang belum pernah terungkap.
Melalui siaran terbaru dari program investigasi SBS "Unanswered Questions" yang tayang pada 19 Agustus lalu, pihak keluarga FIFTY FIFTY ceritakan masa pahit yang dialami oleh para member akibat tekanan yang diberikan oleh sang CEO.
"Mereka mengalami kejang beberapa kali karena gangguan panik. Ada suatu waktu ketika para personel pingsan di rumah sakit dan terbangun dengan respirator oksigen," ungkap keluarga FIFTY FIFTY, dilansir dari Allkpop.
Selain itu, mereka turut memberi pernyataan terkait pihak agensi yang dengan sengaja menaruh banyak kamera CCTV untuk mengawasi para personel FIFTY FIFTY secara ketat.
"Pengawasan dan kontrol di asrama mereka terlalu ketat, membuat para personel merasa sangat tertekan," lanjutnya.
Dalam pernyataan lain, pihak keluarga menyebut bahwa para personel terpaksa menahan diri atas tekanan yang diberikan agensi demi karier menyanyi yang tengah mereka rintis.
"Untuk memperjelas, jika bukan karena karier menyanyi, mereka tidak akan menanggungnya. Mereka tidak memiliki niat untuk kembali ke sana. Seburuk itulah emosi para personel," katanya lagi.
Di lain kesempatan, pengacara dari ATTRAKT menyebut bahwa pihak mereka telah melakukan investasi besar-besaran untuk mendukung kesuksesan FIFTY FIFTY sekaligus menuduh adanya kekuatan lain yang berusaha mencuri FIFTY FIFTY dari mereka.
BACA JUGA: Gaun Resepsi Bella Bonita Dicibir Kampungan, MUA Beri Pembelaan: Sesuai dengan Request
Namun, The Givers yang dituduh sebagai pihak eksternal tersebut segera membantah tuduhan yang dilayangkan pada mereka dengan tegas.
"Ini adalah perselisihan antara agensi dan artis mereka, tetapi kami tidak mengerti kenapa mereka ingin mengalihkan pandangan publik ke pihak lain. Menggunakan kata-kata provokatif, seperti kekuatan eksternal, gaslighting, dan mencuri," tutur The Givers.
Permasalahan FIFTY FIFTY dan ATTRAKT pertama kali muncul ke permukaan di saat grup tersebut tengah mencapai kepopulerannya setelah debut selama enam bulan. Berawal dari masalah kontrak eksklusif dengan ATTRAKT, kini perselisihan tersebut merembet pada kasus di balik layar industri K-pop yang dialami oleh para personel FIFTY FIFTY.
Meski masih terbilang grup baru, FIFTY FIFTY berhasil menorehkan prestasi berkat lagu debut "Cupid" yang membuat grup tersebut sukses memuncaki tangga lagu bergengsi di AS. Bahkan, salah satunya adalah dengan menduduki posisi dalam Billboard Main Single Chart Hot 100 selama empat minggu berturut-turut.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Hoppers Debut Box Office Pekan Ini, Salip The Bride yang Mulai Merugi
-
Heesung Umumkan Keluar dari ENHYPEN, Siap Berkarier Jadi Solois
-
Jennie BLACKPINK Picu Kritik Netizen saat Dikerumuni di Paris
-
Monsters Inc 3 Siap Digarap, Hadirkan Ketakutan Monster dan Anak Manusia
-
One Night in Manchester, Konser Harry Styles Tayang di Netflix pada 9 Maret
Artikel Terkait
Entertainment
-
Hoppers Debut Box Office Pekan Ini, Salip The Bride yang Mulai Merugi
-
EL CAPITXN Geram Dihubungi Fans soal Heeseung Keluar dari ENHYPEN
-
Anime Monster Eater Light Rilis Info Lagu Ending
-
Tinggalkan BPM, Taemin SHINee Resmi Jadi Bagian dari Agensi G-Dragon
-
Lee Yoo Mi dan Kim Nam Gil Diincar Main Drama Sci-Fi Berjudul Nightmare
Terkini
-
Lebaran Sebentar Lagi! dr. Tirta Bagikan Tips agar THR Tak Boncos
-
Makin Bijak di Bulan Ramadan: Bedah Kitab Luqman al Hakim yang Namanya Diabadikan di Al Quran
-
Memutus Rantai Toxic di Novel Hi Berlin 1998 Karya Wahyuni Albiy
-
Tiba Sebelum Berangkat: Menjahit Luka Sejarah Kaum Bissu di Wajo
-
Sering Dianggap Sepele, 6 Barang Ini Sebaiknya Tidak Dibawa saat Mudik