Gak cuman karya luar negeri aja yang hasilnya bagus-bagus, karya lokal Indonesia juga gak kalah bagusnya! Apalagi dalam dunia gambar khususnya perkomikan, hasil gambar karya anak bangsa patut diacungi jempol.
Berikut ini ada beberapa rekomendasi webtoon lokal yang wajib kalian baca, mulai dari genre romantis, horror, komedi, hingga slice of life. Simak terus, ya!
1. Bad Word Baby
Kisah romantis anak muda antara tsundere gf dan usil bf, nih!
Bad Word Baby karya El Nareswara ini menceritakan tentang si cewek galak dan si cowok bucin yang gaya pacarannya bisa bikin para pembaca iri kegemasan!
Nara adalah tipikal cewek yang pemarah, suka ngomong kasar, dan bar-bar. Sementara itu, ibunya Naren paling anti banget sama kata-kata kasar. Bagaimana kelanjutan kisah asmara Nara dan Naren, ya?
2. DjiNN
Genre komedi dan horror bercampur menjadi satu!
Ini kisah Tomy yang mendapatkan warisan besar berupa hotel seharga tiga triliun, tapi ternyata pelanggan hotelnya hantu semua!
Tomy pun harus bekerja menjadi pegawai di hotel tersebut dan berurusan dengan para tamu hotel hantu. Kalian bisa baca kisah seram sekaligus ngakak ini di komik DjiNN karya Aland B., dan DRD, ya!
3. Moon Flower
Terlihat friendly di luar, tapi siapa sangka di dalamnya tersimpan banyak misteri?
Moon Flower karya ifuaira00 mengisahkan sosok Naomi Syamsyah, siswi berprestasi yang terlihat lembut dan supel, tapi ternyata ia lupa dengan masa lalunya sendiri.
Sampai suatu ketika Naomi bertemu dengan Ridho, semuanya mulai berubah karena sepertinya Ridho mengetahui tentang apa yang terjadi dengan masa lalu Naomi.
4. Pak Guru Inyong: Pendidikan Khusus
Sekuel dari komik berjudul Pak Guru Inyong karya Anggoro Ihank ini menceritakan lanjutan kisah kehidupan seorang guru yakni Pak Guru Inyong yang sebelumnya adalah seorang guru honorer.
Di komik Pak Guru Inyong: Pendidikan Khusus, ia sudah naik menjadi seorang PNS. Dipindahtugaskan ke sekolah yang berisikan murid-murid istimewa, Pak Inyong tetap mengabdi dengan setulus hati meski ia merasa kesulitan. Bagaimana keseharian Pak Inyong dalam menghadapi para siswanya, ya?
5. Stand Up, Mr. President!
Stand up komedian jadi presiden?!
Bayangin, deh, kalau sebuah negara dipimpin oleh seorang komedian. Gimana jadinya, ya? Apa negaranya bakalan ngelawak terus?
Daripada penasaran, kalian bisa langsung mengikuti kisah si Khai Obhad bersama ajudannya yaitu Nika Yukita dalam mengemban tugas negara melalui komik Stand Up, Mr. President! karya Rutheal dan Lidowey ini.
Itulah dia lima rekomendasi webtoon lokal yang gak boleh kalian lewati, dijamin kalian pasti suka!
Baca Juga
-
6 Rekomendasi Drama Korea Historical Romance, Dijamin Bikin Mewek!
-
5 Rekomendasi Drama Korea dengan Couple Freak, Bikin Ngakak Terus!
-
4 Film Pendek The Simpsons yang Bisa Ditonton Semua di Disney+ Hotstar
-
6 Serial Pendek Mickey Mouse yang Bisa Ditonton, Cuma 12 Menit!
-
3 Webtoon Baru yang Rilis September 2023, Termasuk Iseop's Romance!
Artikel Terkait
-
Gemasnya Cinta Monyet dalam 4 Film Mandarin tentang Romansa Masa SMA Ini!
-
3 Rekomendasi Manga Terbaik untuk Penggemar Anime Oshi no Ko
-
4 Rekomendasi Drama Korea yang Angkat Kisah Vampir, Tidak Selalu Seram!
-
Populer Lewat Mask Girl, Inilah 3 Rekomendasi Film Korea yang Dibintangi Ahn Jae Hong
-
Bombastis! Shopee Live Sarwendah Bersama Brand Lokal Tally Berhasil Pecah Rekor Tingkatkan Omzet 75 Kali Lipat
Entertainment
-
Perjalanan Hidup 'Si Leher Beton' Dibongkar dalam Serial Dokumenter TYSON
-
Hadir 15 Oktober, Kate Wyler Hadapi Krisis Politik di The Diplomat Season 4
-
Sinopsis Dive Into You: Cinta Lintas Waktu, Tayang 26 September
-
Anime The Fable Season 2 Tayang Januari 2027, Yamaoka Arc Resmi Diadaptasi
-
Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV
Terkini
-
Anti-Kusam Seharian! 4 Chemical Sunscreen Brightening Bikin Wajah Glowing
-
Why You Should Read Children's Books: Pengingat untuk Orang Dewasa
-
Ulasan Drama Dinner Mate: Menemukan Ruang Pulih setelah Patah Hati
-
Di Balik Kecanggihan AI: Ada Tagihan Listrik dan Air Bumi yang Membengkak
-
Rakyat Harus Beradab, Mengapa Penguasa Bebas Berkata Kasar di Ruang Publik?