Drama Korea “Study Group” diadaptasi berdasarkan webtoon dengan judul yang sama karya Shin Hyeong Wook dan Yoo Seung Yeon, menceritakan tentang kehidupan seorang siswa yang ingin pandai dalam pelajaran, namun nyatanya ia hanya pandai berkelahi. Ia pun membentuk kelompok belajar di sekolahnya dan menceritakan kisah sengit tentang ujian masuk perguruan tinggi.
Serial asli TVING ini telah mengonfirmasi jajaran pemainnya yang sebagian besar terdiri dari aktor dan aktris muda. Yuk intip siapa saja pemain drama "Study Group" seperti dikutip dari Soompi berikut ini.
1. Hwang Minhyun
Hwang Minhyun akan berperan sebagai Yoon Ga Min, seorang siswa SMA yang berpenampilan seperti siswa teladan dengan kacamata dan image yang rapi, namun sebenarnya dia berada di posisi terakhir dalam hal nilai dan hanya berbakat dalam berkelahi.
Terlepas dari semua itu, Yoon Ga Min berusaha rajin belajar agar bisa kuliah. Namun, ketika teman-teman kelompok belajarnya diintimidasi, Yoon Ga Min melepas kacamata dan jaket seragam sekolahnya dan menggunakan keterampilan bertarungnya.
2. Han Ji Eun
Han Ji Eun akan berperan sebagai Lee Han Kyeong, guru Yoon Ga Min, yang ingin melihat sekolah berubah menjadi lebih baik. Selama masa kuliahnya, Lee Han Kyeong mengajari Yoon Ga Min, dan ia akan bertemu kembali dengan Yoon Ga Min ketika ditunjuk sebagai guru sementara di sekolah Menengah Teknik Yusung tempat Yoon Ga Min bersekolah, dengan sebuah rahasia meskipun menerima nilai tertinggi pada ujian sertifikasi guru.
3. Cha Woo Min
Cha Woo Min akan berperan sebagai Pi Han Wool, salah satu siswa di Sekolah Menengah Teknik Yusung yang merupakan putra dari Pi Yeon Baek, salah satu kepala Geng Pemimpin Putih. Cha Woo Min berhasil memukau pemirsa melalui drama sekolah “Weak Hero Class 1”, sehingga pemirsa menantikan transformasi Cha Woo Min selanjutnya.
Selain ketiga pemain di atas, beberapa aktor telah dikonfirmasi sebagai siswa anggota kelompok belajar. Lee Jong Hyun akan berperan sebagai siswa nomor 2 di sekolah dan anggota pertama kelompok belajar, Kim Se Hyun.
Selanjutnya, bintang “Duty After School” Shin Soo Hyun akan berperan sebagai Lee Ji Woo, yang kelemahannya diketahui oleh kelompok iljin (penindas sekolah) karena adik kembarnya yang memberontak. Yoon Sang Jung akan berperan sebagai teman dekat Lee Ji Woo, Choi Hee Won, dan Gong Do Yu akan berperan sebagai Lee Jun, yang memproklamirkan diri sebagai penanggung jawab kedua di kelompok belajar.
Sementara itu, drama “Study Group” akan digarap oleh sutradara Lee Jang Hoon dari “Miracle: Letters to the President” dan “Be With You”. Nantikan terus informasi selanjutnya, ya!
Baca Juga
-
Kesenjangan Harga dan Gaji: Mengapa Makanan di Mal Makin Tak Terjangkau?
-
Ulasan Drama Korea Evilive: Menelusuri Sisi Gelap Seorang Pengacara
-
Escapism di Layar: Mengapa Konten Flexing Laku Keras di Media Sosial?
-
Ketimpangan Jejak Karbon: Emisi Orang Kaya di Balik Kampanye Go Green
-
The Killing Vote: Potret Kegagalan Hukum yang Melahirkan Vigilantisme
Artikel Terkait
-
Go Yoon Jung Dikonfirmasi akan Bintangi Spin-Off Drama 'Hospital Playlist'
-
Drama Korea 'Hong Rang' Konfirmasi Jajaran Pemainnya, Ada Jo Bo Ah
-
6 Aktor Dikonfirmasi Bergabung dengan Hwang Min Hyun di Drama Study Group
-
Spoiler The Kidnapping Day Episode 3: Yoon Kye Sang dan YuNa Dikejar Polisi
-
Drama 'Moving' Tamat, Para Pemain Bagikan Pesan Menyentuh pada Pemirsa
Entertainment
-
Rayakan Musim Panas dan Kebebasan Diri, BB Girls Rilis Lagu Body Wave
-
Demon Slayer dan Exit 8 Masuk Nominasi Critics Choice Super Awards 2026
-
Cocoon Siap Tayang Global, Anime Perang Garapan Eks Animator Studio Ghibli
-
Wonwoo SEVENTEEN Abadikan Cinta Tulus di Lagu Spring, Summer, Fall, Winter
-
Lampaui Colony, HOPE Jadi Film Tercepat Raih 1 Juta Penonton di 2026
Terkini
-
Review Series A Good Girl's Guide to Murder, Misteri Hilangnya Siswi Populer
-
Ibadah Menjadi WNI: Mengapa Menertawakan Keadaan Jadi Tameng Terakhir Kita?
-
Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F
-
Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital