Lesti Kejora telah didapuk menjadi Duta Petani Milenial. Predikat Duta Petani Milenial ini diberikan langsung Kementerian Pertanian.
Bahkan serah terima sertifikatnya disampaikan langsung Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Bogor, Jawa Barat pada 22 September 2023. Namun, penunjukkan Lesti sebagai Duta Petani Milenial dinilai publik tidak pantas.
Warganet merasa Melody Laksani eks JKT 48 lebih pantas menjadi Duta Petani Milenial ketimbang sang pedangdut. Bukan tanpa alasan warganet berpendapat seperti ini sebab Melody memiliki latar belakang dan pengalaman di bidang pertanian.
Pemilik nama lengkap Melody Nurramdhani Laksani ini merupakan lulusan sarjana Pertanian Universitas Padjadjaran. Gelar tersebut tak hanya menempel di belakang namanya tetapi ia juga menerapkan ilmu pertanian yang didapat.
Melody diketahui memiliki lahan pertanian plasma di Cianjur. Ia juga turun langsung ke kebun untuk mengurus tanamannya.
Selain itu, Melody Laksani telah diangkat sebagai Japan-ASEAN Goodwill Ambassador on Food and Agriculture. Sehingga kemampuannya dalam bidang pertanian tidak perlu diragukan lagi.
Warganet lantas membandingkan apakah Lesti Kejora memiliki latar belakang dan pengalaman seperti Melody sampai diangkat jadi Duta Petani Milenial? Mereka mempertanyakan pula alasan Kementrian Pertanian memilih Lesti sebagai Duta Petani Milenial.
"No disrespect to Lesti, tapi kayaknya Melody lebih pas. Sarjana Agriteknologi, Duta Pangan PBB, fansnya banyak," komentar warganet Twitter.
"Mestinya @MelodyLaksani yang jadi Duta Petani Milenial, dia lulusan Pertanian UNPAD, jadi duta pangan Jepang-ASEAN, punya lahan pertanian plasma di Cianjur," ujar yang lain.
"Nah ini melody lebih pas & punya kontribusi nyata. @kementan apa cuma lihat dari followers Lesti?" tanggapan lainnya.
"Nah ini, backgroundnya jelas, pengalaman juga jelas. Yang satu itu apa ada background pendidikan dan pengalaman seperti Melody?" sahut warganet lain.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur
-
Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?
-
4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!
Artikel Terkait
Entertainment
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
-
Pertama! Film Korea Possible Love Bawa Pulang Piala Silver Lion di Venice
-
Buat Kaget! Hoshi SEVENTEEN Alami Cedera Lutut saat Ikuti Wajib Militer
-
Catat Tanggalnya! NCT Wish Siap Merilis Album Terbaru 'I SPY' Oktober Depan
-
Live-Action Look Back Sukses Bawa Pulang UNIMED Award dalam Gelaran Venice
Terkini
-
Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur
-
Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?
-
4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!
-
Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia