Baru-baru ini, girl group asal Korea Selatan, FIFTY FIFTY telah merilis sebuah album kompilasi terbaru bertajuk The Beginning pada 22 September lalu.
Dilansir dari laporan Allkpop pada Sabtu (23/9), album kompilasi ini dirilis tanpa ada promosi dari distributor yakni Warner Music Korea, manajemen ATTRAKT, serta kepala komposer atau produser album Ahn Sung Gil (SIAHN).
Menanggapi kabar yang beredar, CEO ATTRAKT, Jun Hong Joon memberi pernyataan terkait perilisan album kompilasi di tengah-tengah kisruh FIFTY FIFTY dengan ATTRAKT.
"Versi ini adalah versi yang dikemas ulang untuk rilis AS. Perencanaan untuk versi ini dilakukan pada bulan Mei, dan kontrak ditandatangani dengan Warner Music Korea pada awal Juli," ungkap Jun Hong Joon.
Dalam pernyataan itu, Jung Hong Joon menuturkan pihaknya sudah terlanjur menandatangi kontrak dengan Warner Music Korea di awal bulan Juli lalu. Lalu, di awal Agustus pihaknya telah mengirimkan 156.000 kopi album tersebut untuk diperjualkan di pasar Amerika Serikat.
"Pada awal bulan Agustus, saya mengirimkan sekitar 156.000 kopi ke AS untuk didistribusikan, dan itulah album yang telah dirilis di platform streaming musik domestik hari ini," lanjutnya.
BACA JUGA: Rayakan 15 Tahun Debut, IU Sukses Gelar Fan Concert Dua Hari Berturut-turut
Melalui album terbaru itu, keempat anggota FIFTY FIFTY memanjakan penggemar dengan menghadirkan 11 lagu, di antaranya ada "Cupid (Twin Ver.)", "Cupid (ft. Sabrina Carpenter)", "Cupid (Twin Ver.) (Live Studio Ver. OT4)", "Lovin' Me (Live Studio Ver. OT4)", " "Tell Me (Live Studio Ver. OT4)", "Higher", "Log", dan "Cupid (Twin Ver.) - Sped Up Version".
Di kesempatan yang berbeda, kisruh antara FIFTY FIFTY dengan ATTRAKT baru saja memasuki babak baru. Gugatan kontrak hukum yang dilayangkan FIFTY FIFTY resmi ditolak oleh pengadilan setempat.
Pengadilan menolak pengajuan hukum tersebut karena menilai bahwa pihak FIFTY FIFTY tak mempunyai alasan cukup untuk melakukan pemutusan kontrak dengan ATTRAKT.
“Sulit untuk menyimpulkan bahwa hubungan saling percaya (kedua pihak) telah mencapai titik di mana tidak bisa kembali lagi tanpa mengetahui apakah permintaan dari para member telah dipenuhi oleh perusahaan atau tidak," ungkap Pengadilan Distrik Pusat Seoul, diberitakan Korea Hankyung pada Senin (28/8).
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Viral di Medsos, Lisa BLACKPINK Disebut Syuting Film di Bandung Barat
-
Cha Eun-woo Terseret Dugaan Penggelapan Pajak, Agensi Siap Ikuti Hukum
-
Sukses Besar, Kpop Demon Hunters Raih 2 Nominasi di Oscar 2026
-
Resmi Berakhir, Pengembangan Alice in Borderland Ditutup di Musim 3
-
Produser Bocorkan Kisah Bridgerton Musim 5 dan 6 Jelang Rilis Musim 4
Artikel Terkait
Entertainment
-
Dampak Skandal Pajak Cha Eun Woo, Brand Ini Mulai Ambil Jarak?
-
Sinopsis Bloody Flower, Pembunuh Berantai dengan Kemampuan Penyembuh
-
Daftar Harga Tiket Fan Meeting Hearts2Hearts Jakarta 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Diambil dari Kisah Nyata, Film The Big Fix Gaet Mark Wahlberg Jadi Pemain
-
Kronologi Meninggalnya Lula Lahfah: Kamar Terkunci hingga Temuan Surat
Terkini
-
4 Padu Padan Daily OOTD ala Go Youn Jung, Gaya Simpel tapi Classy!
-
Burung-Burung Rantau: Gagasan tentang Manusia Pasca-Indonesia
-
Saat Sekolah 'Pindah' ke Mall: Serunya Open House Mutiara Persada 2026
-
Antara Empati dan Superioritas: Mengembalikan Makna Volunteer yang Berdampak
-
4 Physical Sunscreen Vegan Terbaik untuk Kulit Sensitif dan Mudah Breakout