Aktris Lee Yoo Bi yang saat ini tengah membintangi drama Korea “The Escape of the Seven” menceritakan bagaimana dia bisa bergabung dengan drama terbarunya tersebut.
“The Escape of the Seven” menceritakan kisah tujuh orang yang terlibat dalam hilangnya seorang gadis muda, yang pada akhirnya terjerat dalam jaringan kebohongan dan ambisi yang rumit.
Dalam wawancara dengan GQ Korea, Lee Yoo Bi menjelaskan bagaimana dirinya pertama kali bertemu dengan penulis dan sutradara drama “The Escape of the Seven”, yaitu penulis naskah Kim Soon Ok dan sutradara Joo Dong Min, yang sebelumnya bekerja sama dalam “The Last Empress” dan serial “The Penthouse”.
“Saya sangat menikmati menonton drama The Penthouse musim pertama dan kedua, dan kemudian saya menerima tawaran untuk membuat penampilan spesial di musim 3,” ungkap Lee Yoo Bi seperti dikutip dari Soompi (5/10/2023).
Sang aktris kemudian mengungkapkan bahwa setelah syuting penampilan spesial di “The Penthouse 3”, sutradara mengucapkan terima kasih dan berjanji untuk segera menghubunginya lagi.
“Setelah kami selesai syuting, sutradara Joo Dong Min berkata kepadaku, ‘Yoo Bi, terima kasih atas pekerjaan yang diselesaikan dengan baik. Saya pikir saya akan menghubungi Anda lain kali.’ Pada saat itu, saya pikir itu hanya pujian, tetapi dia menghubungi saya segera setelah ‘The Penthouse’ selesai,” tutur Lee Yoo Bi.
Dia melanjutkan, “Saya bertemu penulis Kim Soon Ok untuk pertama kalinya melalui ‘The Escape of the Seven.’ Dia orang yang sangat lucu dan lincah, dan dia juga cerdas.”
Ketika ditanya apakah dia mencoba untuk sepenuhnya berubah menjadi karakter yang dimainkannya ketika dia mengambil peran baru, Lee Yoo Bi menjawab, "Ketika saya berusia dua puluhan, impian saya adalah menjadi seorang aktris dengan warna unik saya sendiri."
Lee Yoo Bi menjelaskan bahwa dalam karya sebelumnya seperti "Twenty" dan "Pinocchio", dia mencoba memerankannya dengan caranya sendiri. Namun, seiring berjalannya waktu, dia mulai berpikir bahwa akan menyenangkan jika dilihat sebagai orang yang benar-benar berbeda.
“Saat aku memikirkan hal itu, aku menganggap karakter Han Mo Ne (dari “The Escape of the Seven”) merupakan orang yang sangat berbeda dariku. Dia adalah karakter yang saya tidak mengerti sama sekali. Jadi saya pikir ini adalah kesempatan bagus untuk mengubah diri saya sepenuhnya dan mencoba sesuatu yang belum pernah saya coba sebelumnya,” ujar Lee Yoo Bi.
Lee Yoo Bi sendiri mengaku siap menerima kebencian atas karakternya dalam “The Escape of the Seven. Dia berkomentar, “Saya ingin mendengar orang berkata, ‘Dia bukan lelucon.’ Jika saya mendengar orang berkata, ‘Dia adalah orang lain,’ bukankah itu berarti saya melakukan pekerjaan dengan baik?”
Sementara itu, “The Escape of the Seven” mengudara setiap Jumat dan Sabtu pukul 22.00 waktu setempat. Jangan sampai ketinggalan, ya!
Baca Juga
-
Miraculous Brothers: Thriller Fantasi dengan Jejak Misteri Lintas Waktu
-
Tone Deaf Bukan Sekadar Label: Politik Punya Andil Besar dalam Hidup Kita
-
Paradoks SDA Indonesia: Ketika Kekayaan Negeri Sendiri Menjadi Barang Mewah
-
Ongkos Sebuah Kegagalan: Mengapa Orang Dewasa Sulit Mencoba Hal Baru?
-
Ulasan Shadow Detective: Misteri Pembunuhan dengan Atmosfer Noir yang Kuat
Artikel Terkait
-
Segera Tayang, Drama Korea My Dearest Part 2 Rilis Poster Karakter Baru
-
5 Drama Korea Genre Makjang yang Bikin Emosi, Ada The Escape of the Seven
-
Potret Ong Seong Wu di Strong Girl Namsoon, Berperan Jadi Detektif Muda, Tampan dan Jujur
-
4 Drama Korea 2023 yang Pantang Kamu Lewatkan Kisahnya!
-
Teaser Drama Korea Doona!: Perjalanan Cinta Suzy dan Yang Se Jong
Entertainment
-
Sinopsis Insidious: Out of the Further, Kisah Baru Elise dengan Teror Seram
-
Rilis Bloody Paradise: ENHYPEN Temukan Surga di Tengah Kekacauan Dunia
-
Gun-il Bantah Keluar atas Kemauan Sendiri dari Xdinary Heroes dan Agensi
-
Moon Geun Young, Ko A Seong, dan Kim Si Ah Dipastikan Bintangi Film Yeto
-
Manga Survival Leviathan Dapat Adaptasi Live Action, Tayang Februari 2027
Terkini
-
Indonesia Masuk 6 Negara dengan Obesitas Rendah di Dunia, Apa Rahasianya?
-
Rektor Ditangkap KPK: Maba Korban Pemerasan Harus Diselamatkan?
-
Karhutla Kembali Kepung Kalimantan, Ini Dampaknya bagi Iklim
-
Tarif Parkir Rp60 Ribu Jakarta: Bukan soal Angka, tapi Kepercayaan
-
5 Centimeters Per Second: Ketika Cinta Pertama Bertemu dengan Kenyataan