Drama Korea "The Killing Vote" bisa menjadi salah satu tontonan menyegarkan yang bisa menemani waktu senggangmu. Jika kamu menyukai drama bertema hukum dan detektif dengan serangkaian penyelidikan kasus, drama ini merupakan tontonan yang cocok.
Meski hanya tayang satu episode dalam seminggu, namun "The Killing Vote" tetap layak untuk ditunggu setiap minggunya. Inilah 3 alasan mengapa drama ini wajib masuk dalam daftar tontonmu.
1. Premis cerita yang menarik
Secara garis besar, "The Killing Vote" mengisahkan tentang seorang pria bertopeng bernama Gaetal yang mengadakan voting untuk menghukum mati para penjahat. Targetnya adalah para penjahat yang lolos dari jeratan hukum sehingga menyebabkan ketidakadilan bagi korban.
Setiap hari pemilihan tiba, warga negara yang berusia minimal 18 tahun akan menerima pesan di ponsel mereka. Warga berhak setuju ataupun tidak setuju dengan pemilihan eksekusi tersebut.
Jika ada lebih dari 50% responden yang menyetujui hukuman mati terhadap penjahat yang ditargetkan, Gaetal akan benar-benar membunuh penjahat tersebut.
2. Kolaborasi aktor dan aktris ternama
Para pecinta drama Korea pasti tak asing dengan nama-nama seperti Park Hae Jin, Lim Ji Yeon, dan Park Sung Woong. Ketiga aktor tersebut telah membintangi sederet drama populer sehingga aktingnya tidak diragukan lagi.
Park Hae Jin berperan sebagai Kim Mu Chan, seorang ketua investigasi di kepolisian yang sangat ambisius terhadap kariernya.
Lim Ji Yeon berperan sebagai Joo Hyun, seorang polisi di divisi keamanan siber yang sering bertindak semaunya sendiri.
Sementara itu, Park Sung Woong berperan sebagai Kwon Seok Joo, seorang profesor yang menjadi narapidana setelah membunuh orang yang telah menghabisi nyawa putrinya.
Kolaborasi dan chemistry yang dihadirkan oleh ketiga aktor tersebut sering mengundang decak kagum karena kualitas aktingnya yang tidak main-main.
3. Membuka sudut pandang baru tentang hukum
Meskipun terkesan main hakim sendiri, motif Gaetal yang menghukum mati para penjahat sebenarnya masuk akal bagi sebagian besar orang. Oleh karena itu, selalu ada lebih dari 50 persen warga yang menyetujui agar para penjahat itu dihukum mati.
Para korban seolah mendapatkan perlindungan dari Gaetal. Hukum negara yang sering kali tidak adil dan merugikan korban seharusnya dibenahi sejak awal, agar tidak ada pihak ketiga yang "mengobrak-abrik" tatanan hukum.
Itulah 3 hal menarik yang membuat "The Killing Vote" wajib masuk daftar tontonmu. Drama ini tayang setiap hari Kamis pukul 21.00 waktu setempat.
Baca Juga
-
Dilema Jobseeker: Dituntut Berpengalaman, tetapi Tak Diberi Kesempatan
-
Menu Digital di Restoran: Efisiensi yang Menggeser Kenyamanan Pelanggan
-
Universitas Republik Indonesia dan Ironi Kesejahteraan Tenaga Pendidik
-
Rakyat Tidak Keberatan Membayar Pajak, Asal Negara Tahu Cara Mengelolanya
-
Ulasan A Bloody Lucky Day: Saat Keberuntungan Menjadi Awal Malapetaka
Artikel Terkait
-
5 Rekomendasi Drama Korea Mirip Destined With You, Kisah Romansa Terikat Takdir
-
Fakta Drama Hide: Lee Bo Young Berusaha Mengungkap Rahasia di Balik Kepergian Suaminya
-
Lee Jang Hyun Syok Melihat Kondisi Yoo Gil Chae di Teaser Baru My Dearest Part 2
-
Sinopsis My Demon, Drama Korea Terbaru yang Dibintangi Song Kang
-
4 Fakta Menarik Drama Korea Moon In The Day yang Tayang November Mendatang
Entertainment
-
First Look Serial My Brilliant Career, Tayang Agustus 2026 di Netflix
-
Tayang 9 Oktober, Avatar: Seven Havens Hadirkan Avatar Baru Penerus Korra
-
Adaptasi Perang Kargil, Operation Safed Sagar Tayang 7 Agustus di Netflix
-
Tayang 6 Agustus, Netflix Hadirkan My Life with the Walter Boys Season 3
-
Film La La Land Rayakan Anniversary 10 Tahun, Poster Terbaru Jadi Sorotan
Terkini
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Ulasan Novel Lara Rasa, Menata Ulang Masa Depan Sebelum Usia Tiga Puluh
-
Buku Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?: Teman Anak-Anak yang Kehilangan Ayah
-
Review Rebecca: Misteri Psikologis Klasik dengan Plot Twist Mengejutkan
-
Ketika Institusi Publik Menjadi Arena Eksperimen Kebijakan