Baru-baru ini, Pengadilan Tinggi Seoul telah menolak banding yang diajukan oleh tiga member FIFTY FIFTY, yaitu Saena, Sio, dan Aran.
Sebelumnya, FIFTY FIFTY mengajukan permohonan untuk penangguhan kontrak eksklusif mereka dengan ATTRAKT. Namun, pada 28 Agustus, pengadilan menolak permintaan mereka karena dianggap tidak cukup bukti yang mendukung tuduhan mereka.
Setelah kalah di persidangan melawan agensi mereka sendiri, FIFTY FIFTY pun mengajukan banding yang kemudian ditolak oleh pengadilan.
Setelah penolakan tersebut, banyak yang bertanya-tanya apakah FIFTY FIFTY akan menyerah dan berhenti melanjutkan proses hukum.
Namun, sepertinya hal tersebut tidak akan terjadi. Melansir dari KBIZoom pada Rabu (25/10/2023), Barun Law, firma hukum yang mewakili FIFTY FIFTY, mengungkapkan posisi mereka mengenai penolakan pengadilan atas banding mereka.
Barun Law menyampaikan, “Keputusan dibuat ketika penyerahan pernyataan penjelasan kami ditunda. karena berbagai alasan, seperti perubahan departemen kehakiman dan pemberitahuan pemutusan kontrak dari agensi, selama proses persiapan konten untuk sidang banding, termasuk alasan banding.”
Barun Law juga menyatakan bahwa keputusan tersebut harus dinilai serupa dengan keputusan terkait masalah yang berkaitan dengan struktur pembayaran impor rekaman musik, rincian yang tidak dilaporkan dan item pembayaran di muka yang dilakukan oleh distributor musik untuk produksi FIFTY FIFTY.
Selain itu, pertanyaan apakah CEO terlibat dalam penggelapan dana juga harus ditentukan melalui persidangan menyeluruh dan pemeriksaan bukti dalam gugatan utama.
Oleh karena itu, pihak FIFTY FIFTY menyampaikan rencananya di masa depan terkait dengan perselisihan hukum yang masih akan berlanjut.
“Karena kedua belah pihak telah memberitahukan penghentian kontrak eksklusif, maka dianggap bahwa kontrak tersebut telah diakhiri untuk sementara waktu. Oleh karena itu, kami sedang mendiskusikan dan mempertimbangkan apakah akan melanjutkan gugatan utama,” ungkap Barun Law.
FIFTY FIFTY segera mengajukan banding setelah permohonan perintah mereka ditolak pada bulan Agustus lalu. Namun, salah satu member yaitu Keena memutuskan untuk mencabut gugatannya dan kembali ke ATTRAKT pada 16 Oktober lalu.
Kini, tampaknya tiga member yang tersisa masih akan mempertahankan tuduhannya dan melanjutkan proses hukum seperti yang disampaikan oleh perwakilan hukum mereka.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Ulasan Psychopath Diary: Ketika Psikopat Palsu Bertemu Pembunuh Asli
-
Lowongan Minta Paket Lengkap, Gaji Paket Hemat: Ada Apa dengan Pasar Kerja?
-
Katanya Swasembada Pangan, Mengapa Harga Bahan Pokok Kian Menjulang?
-
Korps Kadet RI di Sekolah: Perlukah Bela Negara Jadi Ekstrakurikuler?
-
I Hate Going to Work: Realita Dunia Kantor yang Dikemas dalam Komedi Satir
Artikel Terkait
-
Usai Diputus Kontrak, Kini Pengadilan Tolak Banding FIFTY FIFTY
-
Bagaimana Kekerasan Diungkit Kalau Nggak Ada Media Sosial seperti Sekarang Ini?
-
Kasus FIFTY FIFTY Masih Berlanjut, CEO Ahn Seong Il Diselidiki Polisi
-
FIFTY FIFTY Ajukan Syarat untuk Kembali ke ATTRAKT, Netizen: Gak Masuk Akal
-
Beberkan Masalah Hukum di Indonesia, Mahfud MD di Hadapan Milenial-Gen Z: Di Tempat Kita, Aparat Penegak Hukum Rusak
Entertainment
-
LIAR GAME Season 2 Resmi Diumumkan, Seiyuu Utama Bagikan Komentar Antusias
-
White Blast Tayang November, Mayat Misterius Picu Ketegangan di Stasiun
-
Kontroversi Film The Assassin(s) Meluas, Artis yang Memuji Ikut Diserang
-
Sinopsis The Silent Storm, Dracin Kriminal Thriller Dibintangi Jing Bo Ran
-
Sinopsis Merry Berry Love: Kisah Cinta di Kebun Stroberi, Tayang 7 Oktober
Terkini
-
Kulit Auto Calm! 5 Sunscreen Korea Tea Tree Penyelamat Kulit Sensitif
-
Mengintip Kunci The 5 AM Club pada Buku The Miracle Morning for Muslims
-
Gen Z dan Rasa Bersalah saat Rehat Sejenak: Jebakan Budaya Produktivitas?
-
Nonton Sambil Istigfar, 4 Drakor Ini Bikin Kamu Bingung Harus Dukung Siapa!
-
Bongkar Sel Mewah Tanpa Audit Forensik, Perobohan di Lapas Cibinong Blunder Hukum atau Kesengajaan?