Pertama kali debut 25 Agustus 2016 dengan tajuk “Chewing Gum”, karier NCT Dream tidak langsung bersinar. Justru pada masa itu mereka banyak mendapat hujatan karena debut di usia yang masih sangat muda dan dianggap belum layak untuk debut.
Saat itu, usia Lee Mark sebagai member tertua adalah 17 tahun dan Park Jisung sebagai member termuda masih 14 tahun. Bahkan bisa dibilang mereka adalah boygroup termuda di K-pop generasi ke-3.
Sekarang ketujuh anggota itu sudah dewasa dan terus bertumbuh dengan merilis lagu-lagu hit seperti “Glitch Mode”, “Beatbox”, “Hot Sauce”, “Hello Future”, dan “ISTJ”.
NCT Dream disebut-sebut sebagai ikon pertumbuhan, kenapa ya? Padahal ada beberapa idol K-Pop yang debut di usia yang masih muda juga.
Itu karena NCT Dream punya kesan tersendiri dengan konsep lagu-lagu mereka yang dirasa sesuai dengan usianya. Ada lagu yang menggambarkan masa anak-anak, masa remaja, masa pubertas, dan masa dewasa.
Inilah lagu yang menggambarkan pertumbuhan dari NCT Dream. Yuk, simak!
1. Masa Anak-anak
Lagu yang menggambarkan masa anak-anak adalah lagu yang mengawali karier mereka dengan judul “Chewing Gum”. Dari judul saja udah terlihat betapa menggemaskannya lagu yang rilis pada 26 agustus 2016 ini. Penampilan ala anak sekolah dasar dengan lihainya memainkan hoverboard yang jadi ciri khas di lagu “Chewing Gum” membuat NCT Dream menjadi boygroup yang paling diperbincangkan pada saat itu.
Bernuansa ceria ditambah dengan konsep video klip yang colourful sesuai dengan usia mereka saat itu. Lagu ini mengisahkan anak cowok yang mulai tau apa itu cinta dan berusaha caper ke cewek yang disukai.
2. Masa Remaja
“My First and Last”, lagu ini punya suasana ceria dan tentang sekumpulan remaja yang berharap cinta pertama mereka bisa jadi cinta terakhir, seperti kisah cinta romeo dan juliet.
Lirik di dalamnya klise, dengan percaya dirinya ngaku dan bilang “di manapun diriku, dalam mimpipun oh bagiku hanya kamu”. Koreografi yang sangat bagus dengan menunjukan sinkronisasi dan kerja sama tim yang sangat apik membuat lagu ini selalu diingat dan jadi favorit di hati para fans.
3. Masa Pubertas
Masa pubertas ini ditandai dengan rilisnya lagu yang berjudul “GO”. Dalam lagu ini berisikan nasihat untuk pendengarnya. Dalam lirik lagu “GO” ada bagian-bagian di mana kita yang tanggung jawab dari apapun yang sudah kita pilih. Kita harus percaya diri dengan keputusan yang kita pilih dan jangan pernah menyesali apapun.
4. Masa Dewasa
Masa dewasa ini diawali dengan lagu yang berjudul “BOOM”. “BOOM” menceritakan tentang bagaimana para member NCT Dream tumbuh dan berkembang selama membangun kariernya.
Mereka harus berusaha keras untuk menjaga posisinya menjadi seorang idola. Seperti yang ada di penggalan liriknya “Aku tidak punya waktu untuk duduk bermain di sampingmu.” Terbanyang perasaan bahagia member NCT Dream melihat pencapaiannya sekarang.
Saat anak-anak seusianya mereka masih bebas bermain, mereka sudah harus bekerja keras dan mengorbankan masa mudanya untuk berjuang meraih mimpi.
Tidak ada usaha yang mengkhianati hasil. Kerja keras mereka selama ini terbayarkan. Anggota NCT Dream mempunyai banyak sekali penggemar dan lagu-lagu mereka pun didengar di mana-mana.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
7 Idol K-Pop Ini Punya Skill Mumpuni di Bidang Olahraga, Ada Jungkook BTS!
-
FIFTY FIFTY Akan Kembali Promosi, Keena Hadiri Billboard Music Awards 2023
-
Kekuatan Makna Lirik Lagu BTS bagi ARMY, Pesan Penting untuk Mencintai Diri Sendiri
-
7 Perbedaan Musik J-Pop dan K-Pop, Mana yang Lebih Disukai Penggemar?
-
Mantan Idol K-Pop yang Kini Aktif Jadi Aktris Dikabarkan Terjerat Kasus Narkoba
Entertainment
-
Record of Ragnarok Season 4 Resmi Diumumkan, Janjikan Duel Pedang Intens
-
Ambil Peran Ganda, Yoon Ji Sung Bintangi Musikal Portrait of a Boy
-
Song Hye Kyo Resmi Akhiri Kontrak dengan UAA Setelah 14 Tahun Bersama
-
Serial Anime RE:BEL ROBOTICA Resmi Diumumkan, Berlatar Shibuya Tahun 2050
-
Perdana Tayang, House of the Dragon S3 Raih 21,5 Juta Penonton dalam 3 Hari
Terkini
-
Djed Spence Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026: Muslim Pertama Timnas Inggris
-
Drama Once Upon a Small Town, Ketika Dokter Hewan Kota Harus Pindah ke Desa
-
Membaca Papua Lewat Memoria Passionis: Catatan Luka dari Timur Nusantara
-
Suatu Malam bersama Tiga Peronda Misterius
-
Makin Hari Makin Terbukti, Qatar dan Arab Saudi Lolos ke Piala Dunia 2026 dengan Cara Ilegal