Siapa yang tidak kenal Hyunjin Stray Kids? Penggemar K-pop alias K-popers, terutama STAY (nama fandom Stray Kids) tentu tidak asing lagi dengan main dancer yang satu ini!
Selain senang menari, rupanya Hyunjin juga memiliki hobi lain yang tidak kalah produktif, yakni membaca buku. Ada beberapa buku yang ia rekomendasikan kepada para penggemar. Penasaran buku apa saja?
Berikut empat rekomendasi buku dari Hyunjin Stray Kids yang bisa kamu baca, sudah tersedia versi terjemahan bahasa Indonesia! Yuk, baca buku yang sama dengan biasmu!
1. The Vegetarian
Novel The Vegetarian karya Han Kang berkisah tentang Yeong-hye, seorang perempuan Korea Selatan yang secara tiba-tiba memutuskan berhenti makan daging setelah mengalami mimpi buruk penuh kekerasan.
Keputusan ini memicu penolakan keras, kemarahan, dan alienasi dari suami serta keluarganya yang menganggapnya melawan norma sosial dan mengalami gangguan jiwa.
Cocok dibaca oleh:
- Pencinta Sastra Realisme Magis dan Surealisme: Kisahnya penuh metafora, simbolisme, dan transformasi manusia menjadi tanaman.
- Peminat Isu Kesehatan Mental: Buku ini menggambarkan depresi, trauma, alienasi, dan kehancuran psikologis secara intens.
2. I Want to Die but I Want to Eat Tteokpokki
I Want to Die but I Want to Eat Tteokbokki adalah sebuah buku esai memoar dan pengembangan diri (self-improvement) karya penulis asal Korea Selatan, Baek Se-hee.
Buku terlaris (bestseller) ini secara jujur merekam perjalanan sang penulis dalam menghadapi distimia (depresi ringan jangka panjang) dan gangguan kecemasan yang ia alami selama bertahun-tahun.
Cocok dibaca oleh:
- Orang yang Sering Merasa Cemas dan Insecure: Cocok untuk Anda yang terlalu memikirkan penilaian orang lain, takut ditolak, atau sering membandingkan diri.
- Pencinta Buku Berformat Diary atau Memoar: Formatnya yang berupa transkrip obrolan nyata dengan psikiater membuatnya terasa sangat intim, seperti membaca buku harian seseorang.
3. Gagal Menjadi Manusia
Gagal Menjadi Manusia (Ningen Shikkaku / No Longer Human) adalah novel klasik karya penulis Jepang, Osamu Dazai.
Buku ini menceritakan kisah hidup b Yz, seorang pria yang merasa terasing dari masyarakat, takut pada manusia, dan memakai topeng kelucuan untuk menutupi rasa hampa serta kehancuran mentalnya.
Cocok dibaca oleh:
- Pencinta Sastra Klasik: Orang yang menyukai novel sastra Jepang modern pasca-Perang Dunia II.
- Peminat Isu Psikologi: Pembaca yang tertarik menjelajahi konflik batin, depresi, dan kecemasan sosial.
4. Almond
Almond adalah novel fiksi remaja asal Korea Selatan karya penulis Sohn Won-pyung. Novel ini menceritakan kisah hidup seorang remaja laki-laki bernama Seon Yoon-jae.
Ia terlahir dengan kondisi otak langka bernama Alexithymia, membuat dirinya tidak bisa merasakan atau mengekspresikan emosi seperti rasa takut, sedih, marah, atau cinta.
Cocok dibaca oleh:
- Peminat Isu Kesehatan Mental dan Psikologi: Kisahnya berfokus pada kehidupan Yunjae, seorang remaja yang mengidap alexithymia (ketidakmampuan mengenali dan mengekspresikan emosi akibat ukuran amigdala otak yang kecil).
- Penyuka Alur Cepat dan Ringan: Buku ini ditulis dengan bab-bab yang pendek, bahasa yang lugas, tidak bertele-tele, serta mudah dicerna oleh pembaca kasual maupun pemula.
Baca Juga
-
3 Buku Parenting Rekomendasi Nikita Willy, Sukses Didik Anak Tumbuh Optimal
-
Bukan Sekadar Novel Geng Motor, Novel Areksa Ajarkan Arti Pengorbanan
-
Dapat Komentar Jahat soal Debut 'HyoRiSoo', Begini Reaksi Menohok Yuri SNSD
-
Haechan NCT Pamer Parfum Favorit dari Brand Lokal, Ini 7 Alternatif Lainnya
-
Skin Barrier Rusak? Perbaiki dengan 5 Pilihan Moisturizer Ini!
Artikel Terkait
-
Chill Abis! Stray Kids Bawa Ambisi Tanpa Batas di Lagu Terbaru, This & That
-
5 Rekomendasi Novel Keigo Higashino Terbaik, Sang Masterpiece Misteri Jepang
-
Momen Berharga Hari Anak: 7 Rekomendasi Buku yang Bantu Anak Pahami Dunia Lewat Emosi
-
J.Y. Park, TWICE, dan Stray Kids Resmi Gabung Voting Member Grammy Awards
-
5 Buku Klasik dengan Plot Paling 'Sakit' yang Pernah Ditulis, Berani Baca?
Ulasan
-
Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health
-
Review Skenario Sang Jenderal: Kupas Kasus Sensitif yang Mengguncang Publik
-
Review Terbelah Jadi Dua dan Alasan Kita Senang Menyiksa Diri Lewat Lagu
-
Review Film Hope, Teror Makhluk Misterius di Desa Terpencil
-
Ulasan Film Agensi Rumah Tangga: Angkat Isu Sosial Lewat Tawa Menyegarkan
Terkini
-
Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve
-
Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!
-
4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit
-
Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!
-
Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang