In the Name of God disebut resmi melanjutkan serial dokumenternya ke musim kedua.
Serial dokumenter yang mengulas dugaan ajaran dan agama sesat di Korea Selatan itu, dikonfirmasi akan memulai produksi di awal Desember 2023.
Kabar tersebut diberitakan oleh JTBC beberapa waktu lalu dengan turut menyebut musim kedua akan ditayangkan di tahun 2024.
Namun, dilansir oleh Korea JoongAng Daily, pihak tim produksi dan Netflix belum memberikan detail lanjut terkait tanggal perilisan In the Name of God: A Holy Betrayal season 2.
Selain itu, belum ada juga rencana eksplorasi terhadap pimpinan sekte sesat yang akan dibahas dalam musim kedua serial tersebut.
Sebelumnya, kabar kelanjutan In the Name of God 2 sempat disinggung oleh sang sutradara sekitar sembilan bulan lalu.
Cho Sung-hyun menuturkan keinginannya untuk melanjutkan dokumenter tersebut meski mendulang berbagai kontroversi sejak penayangan musim pertama.
Menurut hasil wawancara bersama radio MBC pada Maret kemarin, Cho Sung-hyun ingin melanjutkan serial dokumenter itu setelah melihat banyak orang keluar sekte usai menonton serial tersebut.
Pada musim pertama, In the Name of God: A Holy Betrayal mengulik empat sekte sesat terkemuka di Korea Selatan, mulai dari masalah pelecehan seksual yang dilakukan oleh petinggi JMS, ada juga kasus bunuh diri massal yang sekaligus menjadi bisnis perdagangan Five Oceans, kemudian pembunuhan yang dipimpin petinggi sekte Bay Garden, hingga pelecehan seksual yang dilakukan pimpinan Manmin Central Church.
Kasus pimpinan empat sekte itu turut menghadirkan potongan klip berita di televisi, serta sejumlah kesaksian para korban yang termuat dalam bentuk wawancara.
"Saya tahu terdapat kontroversi terkait konten seksual, tetapi yang terpenting adalah semua hal itu benar adanya. Sulit bagi kami dalam mengumpulkan kesaksian para korban karena ceritanya yang begitu traumatis," tutur Cho Sung-hyun.
Sang sutradara bahkan menyebut apa yang tertampil dalam serial hanya 1/10 dari kejadian yang benar-benar terjadi.
Tayang di Netflix, In the Name of God: A Holy Betrayal merupakan serial dokumenter yang menampilkan adegan dewasa, seperti kekerasan seksual, kekerasan terhadap anak-anak, hingga bunuh diri.
Baca Juga
-
Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award
-
5 Rekomendasi Film Baru Sambut Akhir Pekan, Ada Avengers Endgame: Encore!
-
Catat Tanggalnya! Taylor Swift Rilis Lagu Baru 'Patient Zero' Pekan Ini
-
Rilis Bulan Ini! The Intern Versi Korea Siap Tayang di Bioskop Indonesia
-
Buat Kaget! Park Shin-hye dan Choi Tae-joon Sambut Kelahiran Anak Kedua
Artikel Terkait
Entertainment
-
Kim Young Kwang dan Lee Ju Myoung Dipastikan Bintangi The Queen of Taming
-
Alya Sometimes Hides Her Feelings in Russian 2 Rilis PV Baru, Tayang 2027
-
Heboh Proyek Film 'Damako': Angkat Tragedi Bom Hiroshima hingga Mundurnya WOODZ dan Shim Eun Kyung
-
Profil Intak P1Harmony, Viral Berkat Cover Hip Song hingga Duet Bareng Rain
-
Sinopsis Don't Be Shy, Film Komedi Romantis India Diproduseri Alia Bhatt
Terkini
-
Review Novel Resign!: Saat Keluar dari Kantor Jadi Sebuah Taruhan
-
The Love Hypothesis: Cinta Tumbuh Karena Sering Bersama
-
Jangan Tunggu Burnout: Pentingnya Ambil Ruang Jeda Sebagai Kebiasaan Rutin
-
Bikin Makeup Flawless dan Tahan Lama: 5 Primer Serum Pengunci Kelembapan
-
Akun Cenblu Menjamur di X, tapi Kenapa Kontennya Justru Makin Tak Bermutu?