Kwon Ji Yong atau yang lebih akrab disapa G-Dragon baru saja membagikan rencana detail mengenai yayasan yang baru saja ia dirikan untuk memerangi Narkoba.
Yayasan yang diberi nama ‘JUSPEACE Foundation’ tersebut diungkap G-Dragon melalui surat tulisan tangan yang ia rilis pada tanggal 21 Desember 2023 lalu.
Dilansir Allkpop pada Senin (25/12/2023), menurut laporan dari Galaxy Corporation dan AI Metaverse Company, nama yayasan ‘JUSPEACE Foundation’ diambil dari gabungan kata ‘Justice’ dan ‘Peace’.
Yayasan tersebut juga akan mengusung slogan ‘Guard the Peace & Love of Justice’ atau ‘Justice of Love’ yang juga merupakan kalimat penutup dari surat terbaru yang ditulis oleh G-Dragon.
Secara khusus G-Dragon akan mengucurkan biaya sebesar 300 juta won (sekitar Rp 3,5 miliar).
Melalui surat yang ia tulis pada tanggal 21 Desemeber 2023 lalu, G-Dragon menyampaikan bahwa donasi pertama yang akan diberikan kepada ‘JUSPEACE Foundation’ atas nama VIP (penggemar BIGBANG), dan aktivitas kampanye ‘Guardian of Daisy’ yang secara sukarela menggalang dana terkait kasus yang terjadi baru-baru ini.
Sementara itu, CEO Galaxy Corporation, Yong-ho Choi menyebutkan, “Yayasan ini didirikan atas keinginan kuat Kwon Ji Yong (G-Dragon) untuk menciptakan masyarakat yang bebas prasangka melalui musik yang ia rilis, dan sejumlah aktivitas yang akan dilaksanakan nantinya.”
Ia menambahkan, “Proyek pertama yayasan ini akan berfokus pada pemberantasan Narkoba dan aktivitas rehabilitasi bagi para muda-mudi yang telah kecanduan Narkoba.”
G-Dragon, yang menulis dalam suratnya mengenai peningkatan yang mengkhawatirkan dalam jumlah pelaku kejahatan narkoba di kalangan remaja dan kurangnya fasilitas perawatan yang memadai, berencana untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya narkoba melalui kampanye dan mendesak upaya berkelanjutan untuk pemberantasan narkoba.
Ia juga berkeinginan untuk menyebarkan kesadaran tentang masalah sosial kepada para penggemarnya dan memberikan harapan serta peluang bagi kaum muda.
Tujuan dari yayasan ini adalah untuk mendukung mereka yang menderita prasangka dan ketidakadilan, meningkatkan kesadaran dan solusi terhadap permasalahan sosial, dan memperjuangkan masyarakat yang adil di mana setiap orang diperlakukan setara.
Untuk mencapai hal ini, G-Dragon memilih ahli di bidang kesehatan medis, kebijakan dan administrasi publik, kesejahteraan, dan budaya untuk bergabung dengan komite penasihat. Setelah komite terbentuk, komite ini akan menentukan arah kegiatan kepentingan umum yayasan.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Up All Nite oleh Crush Feat. Sumin: Habiskan Waktu Berdua Sepanjang Malam
-
Commas oleh GIRLSET: Tak Tergoda Tawaran Paling Menggiurkan dalam Hal Cinta
-
Misterius! Haechan Temukan Sisi Diri yang Lain di Video Trailer Album Taste
-
byebye oleh Min Jiwoon: Pesan Perpisahan yang Tenang, Tetapi Tegas
-
Baditude oleh Soojin: Keyakinan untuk Maju Tanpa Terpengaruh Orang Lain
Artikel Terkait
-
Terkuak Alasan G-Dragon Tinggalkan YG Entertainment dan Pilih Pindah Agensi
-
Memprihatinkan, Sahabat Beberkan Kondisi Ammar Zoni di Penjara: Tidur Tak Pakai Baju
-
Tamparan Keras, Ammar Zoni Dijauhi Teman dan Kolega Bisnis gegara Narkoba 3 Kali
-
Siap Comeback Tahun Depan, G-Dragon BIGBANG Gabung Agensi Baru
-
G-Dragon BIGBANG Resmi Gabung Agensi Baru dan Umumkan Comeback Tahun 2024
Entertainment
-
Up All Nite oleh Crush Feat. Sumin: Habiskan Waktu Berdua Sepanjang Malam
-
Crayon Shin-chan Bawa Pulang Dua Piala Bergengsi ANN Awards 2025
-
Commas oleh GIRLSET: Tak Tergoda Tawaran Paling Menggiurkan dalam Hal Cinta
-
Misterius! Haechan Temukan Sisi Diri yang Lain di Video Trailer Album Taste
-
Sinopsis The Yakuza Bosss Beloved, Drama Ayaka Konno dan Shota Totsuka
Terkini
-
Nyala Jiwa Ibu Berjilbab Pink: Elegi Perjuangan di Negeri yang Tengah Lebur
-
Affan Kurniawan: Hidup Tertindas, Gugur Dilindas, dan Perjuangan Tak Kandas
-
Samsung Segera Kenalkan Galaxy S25 FE, Dibekali Prosesor Exynos 2400 dan CPU 10 Core
-
Eliano Reijnders Dikabarkan Mendekat, Persib Kian Disesaki Pemain Berlabel Timnas Indonesia
-
Kekerasan Aparat vs Janji Reformasi: Membaca Pesan di Balik Kematian Affan Kurniawan