Siapa yang nggak kenal Rio Dewanto? Aktor tampan satu ini berkarier di dunia hiburan sejak tahun 2008. Berbagai film keren telah ia bintangi, termasuk film action terbaru Visinema Pictures berjudul 13 Bom di Jakarta. Ia berhasil menarik atensi berkat perannya sebagai Arok di film tersebut.
Selain eksis di film layar lebar, Rio Dewanto juga tak sungkan bermain untuk serial YouTube dan layanan streaming lainnya. Ada CKCKCK (First Series), ini dia rekomendasi empat serial Rio yang sayang bila kamu lewatkan.
1. Filosopi Kopi the Series: Ben & Jody (2017)
Filosopi Kopi the Series: Ben & Jody tayang di Visinema Pictures sebanyak 5 episode. Serial ini berkisah tentang Ben (Chicco Jerikho) dan Jody (Rio Dewanto) yang kesulitan menemukan konsep kedai kopi yang pas.
Mereka pun memutuskan untuk refreshing sejenak untuk menemukan inspirasi. Siapa sangka kopi tubruk yang diseduh memberikan inspirasi bagi Ben untuk kedai kopinya.
2. Filosofi Kopi the Series (2019)
Kini tayang di Netflix, Filosopi Kopi the Series rilisan tahun 2019 menyajikan konflik yang berbeda lagi. Kali ini Ben dan Jody melakukan road tour keliling berbagai kota di Indonesia untuk memperkenalkan merek kopi mereka.
Tak cuma berdua, mereka menghadapi berbagai masalah bersama dengan tiga karyawan mereka, yaitu Aldi, Aga, dan Nana.
3. Sianida (2021)
Sianida terinspirasi dari kasus pembunuhan yang menimpa Wayan Mirna Salihin akibat meminum es kopi berisi racun sianida. Serial ini dibintangi Rio Dewanto sebagai David, pria yang dijodohkan dengan Amelia (Jihane Almira). Ia pun menjadi salah satu yang dicurigai menjadi dalang dari kematian Amelia. David juga diam-diam menjalin hubungan terlarang dengan Adinda (Michelle Joan).
Sementara itu, Jenny (Aghniny Haque), kekasih Amelia dituduh hingga dicebloskan ke dalam penjara karena dituduh sebagai pelaku.
4. CKCKCK (2024)
Bergenre komedi romantis, CKCKCK menyuguhkan enam cerita berbeda setiap episode. Sederet aktor papan atas tanah air membintangi series ini. Antara lain ada Rio Dewanto, Karina Salim, Dimas Anggara, Hannah Al Rasyid, Ben Joshua, dan Prisia Nasution.
Rio Dewanto dan Karina Salim dipasangkan dalam episode satu berjudul Contact Kagak. Bercerita tentang Elsa (Karina) yang menanti akan datangnya seorang prince charming. Hingga ia pun bertemu dengan Dito, personal trainer bak prince charming yang ternyata sedang Open BO. Akankah Elsa memperjuangkan perasaannya pada Dito?
Kembali mendapat peran berbeda, Rio Dewanto sebagai David menambah daftar cowok red flag namun mampu membuat seorang cewek tergila-gila pada pesonanya. CKCKCK Series telah tayang tiga episode di platform MAXstream.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
4 Grup Indonesia Ini Layak Terkenal seperti no na, Ada yang Kamu Tahu?
-
Alasan Serial 'Di Luar Nurul' Viral, Pemeran Utamanya Cocok Banget!
-
Perjalanan Karier Boy Group UN1TY, Kini Ganti Nama Jadi CHNCE
-
Fakta Menarik Serial 'Algojo', Arya Saloka Akting Jadi Pembunuh
-
3 Serial yang Dibintangi Arya Saloka, 'Algojo' Teranyar!
Artikel Terkait
-
4 Rekomendasi Series Hana Malasan, Didominasi Genre Kriminal
-
Saudaraan, Karina Salim Kaget Diminta Beradegan Mesra dengan Rio Dewanto
-
Series 'Ckckck' Rilis Official Trailer, Poster sampai Gelar Special Screening!
-
5 Rekomendasi Series Netflix Februari 2024, Ada Series Terbaru Raditya Dika
-
Luna Maya Sutradarai Series tentang Hubungan Toxic: Relate
Entertainment
-
Flirty dan Sensual! Katseye Jadi Pusat Perhatian di Lagu Hootie Frutti
-
Xdinary Heroes Batalkan Fan Meeting THE X-TOWN, Mengapa?
-
Sinopsis Coyote vs. Acme, Debut dengan Skor Tinggi dan Tuai Pujian Kritikus
-
Chiikawa The Movie Sukses Raup 6 Miliar Yen, Tayang di Indonesia 28 Agustus
-
Gunil Keluar dari Xdinary Heroes, Agensi: Akan Lanjut dengan 5 Anggota
Terkini
-
Dianggap Mitos hingga Diakui Pahlawan Nasional: Siapakah Ratu Kalinyamat?
-
5 Merek Sepatu Lokal dengan Visual Keren dan Harga Terjangkau
-
4 Clay Mask Ampuh Bersihkan Pori untuk Cegah Bruntusan pada Kulit Berminyak
-
Underemployment: Saat Keringat Sarjana Cuma Jadi Angka Formal
-
Desa Les Bekali Generasi Muda dengan Bahasa Inggris, Siap Mendunia?