Bulan Maret mendatang, layanan streaming Netflix kembali merilis daftar series dan film yang akan tayang sepanjang bulan Maret 2024. Dari banyaknya tontonan baru yang akan tayang, ada 5 film Indonesia yang dapat pengguna Netflix nikmati.
Penasaran apa saja kelima film tersebut, berikut daftarnya!
1. Kultus Iblis (7 Maret)
Film pertama datang dari genre horor berjudul Kultus Iblis. Kultus Iblis merupakan film Indonesia yang disutradarai oleh Bobby Prasetyo dan diproduksi oleh Starvision Plus serta Focuslight Production.
Kultus Iblis menceritakan tentang anak sepasang anak kembar lelaki dan perempuan bernama Raka (Fadi Alaydrus) dan Naya (Yasamin Jasem) yang datang ke sebuah desa terpencil bernama Desa Rangu. Desa Rangu merupakan desa asal ayah mereka, Hamdan.
Keduanya datang ke desa tersebut untuk memecahkan misteri kematian janggal ayah mereka yang jasadnya hilang misterius. Awalnya, desa tersebut terlihat biasa-biasa saja. Namun, desa kecil tersebut ternyata menyimpan rahasia gelap yang sangat mengerikan.
Naya dan Raka tanpa sengaja harus terjerat dalam lingkaran kultus iblis yang berbahaya. Keduanya harus menghadapi teror dari makhluk mengerikan dan sekuat tenaga untuk keluar dari desa mengerikan tersebut.
2. 24 Jam Bersama Gaspar (14 Maret)
Selanjutnya, ada film berjudul 24 Jam Bersama Gaspar yang akan tayang 14 Maret mendatang. Film ini disutradarai oleh Yosep Anggi Noen dan menempatkan aktor Reza Rahadian sebagai pemeran utama dan fokus cerita.
Tak hanya itu, film ini turut dibintangi oleh sederet artis papan atas Indonesia, seperti, Laura Basuki, Shenina Cinnamon, Kristo Immanuel hingga aktris senior Dewi Irawan.
Film 24 Jam Bersama Gaspar merupakan adaptasi dari novel berjudul sama karya Sabda Armandio yang terbit pada tahun 2017 lalu. Film ini menceritakan tentang seorang detektif bernama Gaspar yang divonis mati dalam 24 jam.
Kemudian, Gaspar mendapat sebuah petunjuk yang menghubungkannya dengan misteri hilangnya sahabat masa kecilnya bernama Kirana. Petunjuk tersebut juga membawanya kepada Wan Ali, seseorang yang terlibat dalam sindikat perdagangan manusia.
Gaspar bersama lima orang lainnya lantas merancanakan perampokan sebuah toko emas di sisa waktu yang ia punya. Toko emas tersebut ternyata menyimpan kotak rahasia milik Wan Ali. Akankah aksi mereka berhasil?
3. Panduan Mempersiapkan Perpisahan (15 Maret)
Film selanjutnya berjudul Panduan Mempersiapkan Perpisahan yang mengusung genre drama romantis. Film ini dibintangi oleh Daffa Wardhana dan Lutesha sebagai pemeran utama.
Film ini merupakan adaptasi dari buku berjudul Eminus Dolere: Panduan Mempersiapkan Perpisahan karya Arman Dhani yang menceritakan tentang pertemuan, kebersamaan, dan perpisahan antara dua sejoli.
Bara (Daffa Wardhana) dan Demi (Lutesha) menjalani hubungan tanpa status selama bertahun-tahun. Meskipun bergitu, kehadiran Demi membuat hidup Bara lebih berwarna.
Sayangnya, Demi selalu datang dan pergi dalam kehidupan Bara saat Bara sudah terlanjur jatuh cinta padanya. Saat Demi pergi dari kehidupannya, Bara kembali mengalami suramnya ironi perpisahan yang berubah menjadi hitam dan putih.
4. Mohon Doa Restu (20 Maret)
Film Indonesia selanjutnya yang akan tayang di Netflix berjudul Mohon Doa Restu yang dibintang oleh Jefri Nichol dan Syifa Hadju sebagai pemeran utamanya. Film ini mengusung genre komedi romantis yang disutradarai oleh Ody C. Harahap.
Film Mohon Doa Restu mengikuti kisah Mel (Syifa Hadju) dan Satya (Jefri Nichol) yang merupakan sahabat sejak kecil. Ketika dewasa, mereka bertemu kembali dan saling jatuh cinta.
Keduanya yakin untuk menghabiskan masa tua bersama lewat pernikahan impian mereka. Namun, mimpi indah itu menjadi hal buruk ketika ibu Mel dan Satya, Widi (Cut Mini) dan Ira (Sarah Sechan) mulai menggangu rencana pernikahan keduanya.
Satya berusaha bertahan, sayangnya Mel mendadak ragu. Akankah rencana pernikahan Mel dan Satya berjalan lancar?
5. Budi Pekerti (21 Maret)
Terakhir, ada film berjudul Budi Pekerti yang dibintangi oleh Sha Ine Febriyanti, Dwi Sasono, Angga Yunanda, hingga Prilly Latuconsina.
Film ini menceritakan tentang Bu Prani (Sha Ine Febriyanti) yang berprofesi sebagai guru BK mendapati video perselisihannya di sebuah pasar viral di media sosial. Suami dan kedua anak Bu Prani yang tidak bersalah juga terseret dalam kasus ini.
Setiap hari, ketikan jahat netizen tiada hentinya merundung keluarga mereka. Bahkan Bu Prani terancam dipecat dan kehilangan pekerjaannya sebagai guru BK. Bagaimana keluarga kecil tersebut menghadapi situasi sulit tersebut?
Itulah kelima film Indonesia yang bakal tayang di Netflix selama bulan Maret mendatang. Selamat menonton!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
The Trauma Code: Heroes on Call, Drama Medis Terbaik di Awal Tahun 2025
-
Aktor Kim Seon Ho Comeback Drama Baru Berjudul The Tyrant, Ini Sinopsisnya!
-
3 Drakor Baru Tayang di Netflix Bulan Juni 2024, Drama Politik-Skandal Remaja
-
4 Drama Korea Tayang Bulan Juni 2024, Beragam Genre dan Cerita Baru
-
Ada 4 Drama Korea Tayang di Netflix Mei 2024, Ini Sinopsis dan Daftar Pemainnya!
Artikel Terkait
-
Review The Recruit, Aksi Spionase Menegangkan dengan Sentuhan Humor Segar
-
5 Rekomendasi Film Baru dari Netflix untuk Rayakan Libur Lebaran 2025
-
4 Film Adaptasi Novel Stephen King yang Bisa Kamu Tonton di Netflix
-
'Weak Hero Class 2' Tayang April, Kelanjutan Kisah Yeon Si Eun di SMA Baru!
-
Sinopsis Setetes Embun Cinta Niyala, Film Lebaran Tayang di Netflix
Entertainment
-
5 Rekomendasi Film Baru dari Netflix untuk Rayakan Libur Lebaran 2025
-
4 Film Adaptasi Novel Stephen King yang Bisa Kamu Tonton di Netflix
-
Terus Melesat, Pabrik Gula Capai 500 Ribu Penonton dalam 2 Hari Penayangan
-
Anime Solo Leveling: Teori di Balik Sung Jin-Woo Mampu Mengerti Bahasa Monster
-
3 Rekomendasi Film tentang Kakak Beradik yang Mengharukan, Bikin Nangis!
Terkini
-
6 Rekomendasi Tempat Wisata Viral di Bandung, Cocok untuk Liburan Keluarga
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
Hadapi Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 Wajib Raih Minimal 1 Poin
-
Review The Recruit, Aksi Spionase Menegangkan dengan Sentuhan Humor Segar
-
Menelisik Kiprah Ki Hadjar Dewantara dalam Pendidikan dan Politik Indonesia