Drama Korea "Queen of Tears" telah mendulang popularitas yang tinggi setelah menayangkan dua episode. Menurut data Nielsen Korea, drama ini meraup rating 5,9 persen untuk episode pertama, dan 8,7 persen untuk episode kedua.
Selain alur ceritanya yang menarik dan tidak pasaran, kehadiran bintang papan atas Kim Ji Won dan Kim Soo Hyun juga mengundang antusiasme penonton untuk menyaksikan drama ini.
Secara khusus, karakter Kim Ji Won dalam "Queen of Tears" banyak menuai pujian. Kim Ji Won berperan sebagai Hong Hae In, seorang pewaris chaebol (konglomerat) yang memiliki aura karismatik.
Selain kemampuan aktingnya, selera fashion-nya yang elegan dan mewah juga menarik perhatian penonton. Hanya dalam dua episode, Kim Ji Won telah memukau penggemar dengan gayanya yang sempurna.
Banyak yang berspekulasi tentang inspirasi kehidupan nyata dari karakter Hong Hae In. Baru-baru ini, di media sosial, netizen banyak menebak-nebak sosok yang menginspirasi Hong Hae In.
Karakter Hong Hae In Disebut-sebut Mirip dengan Lee Boo Jin
Karakter Hong Hae In disebut-sebut memiliki kemiripan yang mencolok dengan pewaris Samsung Lee Boo Jin dalam hal gaya busana, bahkan kisah cinta dengan suaminya yang ala “Cinderella”.
Lahir pada tahun 1970, Lee Boo Jin menjabat sebagai Ketua dan CEO Hotel Shilla, jaringan hotel bergengsi dan pusat konvensi di Seoul. Dia adalah putri mendiang Ketua Grup Samsung, Lee Kun Hee.
Dia dijuluki sebagai “Lee Kun Hee Kecil” dan diakui sebagai pengusaha wanita yang luar biasa, tidak kalah dengan kakak laki-lakinya yang menjadi CEO Samsung Electronics saat ini, Lee Jae Yong.
Kontribusi signifikan Lee Boo Jin terhadap pengembangan jaringan hotel Shilla telah membawa kesuksesan luar biasa saat ini. Di luar kecerdasan bisnisnya, setiap kali dia tampil, “putri Samsung” ini tampil menonjol dengan selera fashion yang elegan dan berkelas, serta memancarkan aura kebangsawanan.
Outfit Mewah Hong Hae In sebagai Representasi Suasana Hati
Selera fashion Hong Hae In dalam “Queen Of Tears” berfungsi lebih dari sekadar memanjakan visual, melainkan sebagai media penyalur pesan yang kuat tentang pentingnya ekspresi diri dan kepercayaan diri.
Seperti diketahui, Hong Hae In mengekspresikan kepribadian dan emosinya melalui pakaiannya. Pakaian yang dipilihnya tidak hanya berkontribusi pada penceritaan, tetapi juga mencerminkan keadaan emosional karakter.
Dalam adegan menegangkan, Hong Hae In kerap tampil dengan busana yang cerah dan eye-catching. Sebaliknya, saat suasana hatinya sedang bagus, dia memilih pakaian yang lebih sederhana dan bersahaja.
Memanfaatkan fashion sebagai sarana untuk mengekspresikan emosi dan suasana hati telah menambah lapisan kedalaman baru pada karakter dan menonjolkan kreativitas tim produksi "Queen of Tears". Bagaimana menurutmu?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Generasi Tanpa Ruang Tumbuh: Tekanan Sistem yang Memaksa Anak Muda Berlari
-
Ulasan To the Moon: Mimpi Naik Kelas di Tengah Kerasnya Dunia Kerja
-
Dilema Memilih Jurusan Kuliah: Saat Minat Kalah oleh Prospek Kerja
-
Politik Simbol di Balik Klaim DNA India Prabowo, Narasi Baru Diplomasi?
-
Fenomena 'Asbun Gen Alpha': Membaca Ulang Batas Keluguan dan Etika Bertutur
Artikel Terkait
-
Sinopsis dan Daftar Pemeran Drama Different Princess, Sudah Tamat!
-
Ningning aespa Bawakan Lagu Count On Me untuk OST Drama Korea 'The Midnight Studio'
-
Alur Ceritanya Unik, Pemain 'Chicken Nugget' Mengaku Langsung Kepincut
-
4 Drama Liu Yuning dengan Unsur Persahabatan, Terbaru Eternal Brotherhood
-
Improvisasinya Keren, Adegan Mabuk Kim Soo Hyun Ternyata Nyontek Kim Ji Won
Entertainment
-
Sinopsis Blossoms of Power, Drama Terbaru Meng Zi Yi dan He Yu di WeTV
-
Film Okay! Madam 2 Tayang 12 Agustus, Kapal Pesiar Jadi Medan Aksi Baru
-
Manga Populer Darwin's Game Resmi Jadi Film Live Action, Tayang Maret 2027
-
Masalah Jadwal, Gaeul Dipastikan Absen dari Penampilan IVE di TIMA 2026
-
Lee Hyun Resmi Memperpanjang Kontrak, Setia 19 Tahun Bersama BIGHIT MUSIC
Terkini
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Tas Ajaib Ema
-
Generasi Tanpa Ruang Tumbuh: Tekanan Sistem yang Memaksa Anak Muda Berlari
-
Tren No Buy Challenge: Mampukah Gen Z Cegah Keinginan Belanja Impulsif?
-
Lagu "Tenang Saja (Ini Hanya Fase)" Idgitaf: Obat untuk Kamu yang Sering Kecewa dengan Ekspektasi