Dokter Richard Lee membela diri usai disindir Denny Sumargo soal kemunculkan anak Amy WNA Korea di konten YouTubenya. Seperti diketahui anak perempuan di bawah umur tersebut mengungkapkan terkait masalah rumah tangga orangtuanya, Aden Wong dan Amy.
Dokter Richard Lee yang tidak ingin nama baiknya hancur karena tudingan miring soal itu akhirnya klarifikasi. Dia menegaskan bahwa podcastnya dengan Aden Wong dan anak bukan mengisyaratkan dukungan terhadap perselingkuhan.
BACA JUGA: Lolly Pamer Kenakan 'Baju Dinas' Usai Dicoret dari Daftar Warisan Nikita Mirzani Auto Jadi Gunjingan
Pemilik klinik kecantikan terkenal ini mengaku kalau anak Aden Wong dan Amy justru yang menghubungi pihaknya lebih dulu.
"Sebelum podcast tersebut si anak meneleponku yang ada di Instagram, lalu disambungkan ke aku. Jadi bukan pakai nomor pribadiku tapi nomor asistenku," kata Dokter Richard dikutip pada Jumat (15/3/2024).
Dokter kecantikan tersebut semula juga menonak permintaan si anak. Namun, anak itu bersikeras ingin mengatakan sesuatu di podcastnya.
"Pada waktu itu aku ngomong dengan tegas, 'Aku nggak mau naikin karena itu kan anak di bawah umur dan aku nggak nyaman tentang itu. Silakan saja ayahnya yang klarifikasi kalau mau'. Tapi si anak bersikeras ingin menyampaikan sesuatu yang publik juga tahu keadaan yang sebenarnya yang dia rasakan," jelas Dokter Richard.
"Dia kayak dengan setulus hati pengin melakukan itu. Dan dia juga sampaikan di podcastku ataupun tidak di podcastku, dia akan tetap berbicara," sambungnya.
Setelah berpikir Dokter Richard memutuskan untuk menerima podcast dengan anak Aden Wong dan Amy. Dia merasa lebih baik si anak diberikan wadah untuk bersuaraa di podcastnya.
BACA JUGA: Anak Laki-laki Aden Wong Singgung Soal Ibu Baru, Amy BMJ Ikhlas Cuma Dipanggil 'Dia' Oleh Sang Putra
Sebab dia bisa menjamin untuk memberikan kenyamanan si anak berbicara dan meminimalisir penggiringan opini. Dia pun mengkonfirmasi lebih dulu penayangan wajah si anak di podcastnya ingin ditampilkan atau tidak.
"Dan aku di sana juga coba bertanya, 'Mau ditutup nggak wajahnya? Ada tekanan atau tidak?'. Aku berusaha semaksimal mungkin," katanya.
Apabila berakhir pro kontra, Dokter Richard Lee meminta maaf.
"Tapi kalau masih kurang juga aku minta maaf sama kalian semua juga. Dan kenyataannya setelah podcast itu, anaknya yang pertama dan kedua tadi juga membuat video lain di luar videoku," ujarnya.
Hanya saja Dokter Richard Lee di sini sebagai pemilik podcast ingin berperilaku adil untuk pihak Aden Wong, anak, dan Amy.
"Aku pikir ini berimbang ya karena waktu ibu Amy mau datang ke tempatku, bahkan mau bayar ke podcastku. Masa aku nggak memberikan ruangan yang sama? Sedangkan yang satunya lagi memohon untuk diberikan ruang. Aku ngerasa supaya adil, aku memberikan ruangan yang sama tapi bukan berarti aku mendukung perselingkuhan. Nggak seperti itu," tegasnya.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Tag
Baca Juga
-
Belajar dari Iblis dan Maling? Seni Menang di Buku Jadilah yang Terbalik!
-
Review Serial The Hawk: Ketika Ambisi dan Ego Berbenturan di Lapangan Golf
-
Review Juno: Kisah Kehamilan Remaja yang Hangat dan Penuh Pelajaran Hidup
-
Magic Cat Leave the Trees, Please: Puisi Indah untuk Menyelamatkan Bumi
-
Cegah Kusam! Ini 5 Night Cream Vitamin C untuk Kulit Tampak Cerah Merata
Artikel Terkait
Entertainment
-
Catat Tanggalnya! NCT 127 Bagikan Jadwal Teaser Album Terbaru 'BLINGY'
-
The Remarried Empress Rilis Poster Perdana, Tayang Musim Gugur Tahun Ini
-
Tayang 7 Agustus, The Last House Suguhkan Thriller Survival Penuh Misteri
-
Ungguli IU, Lee Min-ho Jadi Artis Korea Favorit Selama 13 Tahun Beruntun
-
Sinopsis Film Onslaught, Aksi Seorang Ibu Lawan Pasukan Super Mematikan
Terkini
-
Belajar dari Iblis dan Maling? Seni Menang di Buku Jadilah yang Terbalik!
-
Review Serial The Hawk: Ketika Ambisi dan Ego Berbenturan di Lapangan Golf
-
Review Juno: Kisah Kehamilan Remaja yang Hangat dan Penuh Pelajaran Hidup
-
Magic Cat Leave the Trees, Please: Puisi Indah untuk Menyelamatkan Bumi
-
Cegah Kusam! Ini 5 Night Cream Vitamin C untuk Kulit Tampak Cerah Merata