Kasus suster aniaya anak selebgram Emy Aghnia menyedot perhatian publik hingga kasus ini menjadi viral dan kini masih dalam penyelidikan kepolisian.
Adapun motif penganiayaan yang dilakukan pelaku berinisial IPS (27) adalah karena pelaku merasa kesal lantaran korban tidak mau diobati.
Keterangan motif pelaku aniaya anak selebgram Emy Aghnia itu diungkap oleh Polresta Malang Kota dalam konferensi pers yang dilakukan pada Sabtu (30/03/2024) dan disiarkan melalui unggahan resmi akun media sosial @polrestamalangkotaofficial.
"Jadi motif berdasarkan hasil penyelidikan dalam BAP, pengakuan dari pelaku motifnya adalah tersangka ini merasa jengkel dengan korban, akibat ketika itu korban ingin diobati karena bekas ada cakaran yang ada di tubuh korban, namun korban menolak tidak mau," kata Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Danang Yudanto dikutip pada Minggu (31/03/2023).
Selain itu menurut pihak kepolisian, ada beberapa faktor pendorong personal yang menyebabkan pelaku melakukan penganiayaan terhadap anak selebgram Emy Aghnia.
Pelaku mengaku jika saat itu sedang ada anggota keluarganya yang sedang sakit. Akan tetapi pihak kepolisian menegaskan bahwa alasan personal tersebut tidak bisa dijadikan alasan pembenar untuk pelaku melakukan penganiayaan tersebut.
Pelaku sendiri diketahui berstatus janda dan memiliki seorang anak berusia 2,5 tahun yang saat ini berada di kampung halamannya.
Sementara itu untuk kemungkinan pelaku melakukan kekerasan lebih dari satu kali masih dilakukan pendalaman oleh pihak kepolisian dengan menggunakan bukti rekaman CCTV.
"Dari CCTV masih kita lakukan pendalaman tentunya, kita akan analisa sampai berapa memori ataupun beberapa timeline yang bisa kita dapatkan dari CCTV tersebut, kita akan beritakan apakah ada bentuk kekerasan lain yang bisa kita identifikasi dari rekaman CCTV tersebut," lanjut Danang.
Untuk memeriksa apakah ada gangguan kejiwaan pada tersangka, Polresta Malang Kota bekerjasama dengan Polda Jatim akan mendatangkan saksi ahli yang nantinya akan dimintai keahliannya untuk bisa memprofiling baik itu tersangka pelaku ataupun korban.
Saat ini korban atau anak dari selebram Emy Aghnia masih dirawat di rumah sakit untuk dilakukan observasi lanjutan.
Sebelumnya kabar penganiayaan seorang anak yang dilalukan oleh pengasuhnya menjadi viral usai video penganiayaan sang anak beredar di media sosial. Belakangan diketahui jika korban adalah anak dari selebgram asal Malang, Emy Aghnia atau Emy Punjabi.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Kisah Desa Kemiren Banyuwangi Mendunia Berkat Komitmen Jaga Budaya Lokal
-
No Na Rilis Single Honk! Tampilkan Kearifan Lokal Indonesia, Ada Om Telolet Om!
-
5 Film dan Serial Netflix Agustus 2026, Komedi hingga Horor
-
Film Animasi Venom Resmi Dikembangkan, Digarap Sutradara Final Destination: Bloodlines
-
Maling Ayam Dikeroyok hingga Tewas, Mengapa Koruptor Tak Diperlakukan Sama?
Artikel Terkait
-
Babak Baru Kasus Penganiayaan Anak Aghnia Punjabi, Perusahaan Penyalur Pengasuh Anak Buka Suara
-
Bisa-bisanya Penganiaya Anak Aghnia Punjabi Lihat ke Kamera, Tambah Bikin Geram Netizen
-
Vincent Rompies Vakum dari Panggung Hiburan Saat Anak Kena Masalah, Dipuji Mirip Artis Korea
-
Berapa Gaji Pengasuh Anak Aghnia Punjabi? Tega Aniaya Anak Majikan, Padahal Sudah Dianggap Keluarga
-
Geram Lihat Anak Aghnia Punjabi Disiksa Pengasuh, Atta Halilintar: Manusia Jadi Iblis Itu Banyak
Entertainment
-
5 Rekomendasi Drama China Tayang Agustus 2026: Dari Romansa Modern hingga Costume Drama
-
Rilis PV Perdana, Millennium Family Diadaptasi Jadi Anime
-
Ariana Grande Umumkan akan Hiatus usai Tur Konser Eternal Sunshine Rampung
-
Berlatar London Abad ke-19, Film ke-46 Doraemon Tayang Musim Semi 2027
-
9 Karakter Anime dengan Kisah Masa Lalu Paling Kelam, Ada Akaza hingga Guts
Terkini
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Fenomena Kerja "Serabutan" di Era Modern: Cari Fleksibilitas atau Terpaksa?
-
Bukan Sekadar Visual, Ini Alasan Drama Korea Jadi Terapi 'Healing' Paling Favorit
-
Di Balik Ilusi Media Sosial dan Ekspektasi: Belajar Hadir dan Menerima Jalur Hidup yang Tak Linear
-
Ketika Perjuangan Terasa Disederhanakan dalam Kalimat "Enak, ya, Jadi Kamu"