Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) resmi mengeluarkan teguran tertulis dan sanksi administratif untuk acara sahur yang dipandu Raffi Ahmad, Saurans yang tayang di NET Tv.
Melalui informasi resminya di media sosial, KPI memutuskan memberikan sanksi administratif berupa teguran tertulis kepada program sahur tersebut.
Terdapat 2 episode yang dinilai melanggar ketentuan KPI, yakni pada tanggal 13-14 Maret 2024 mulai pukul 03.49 WIB ada klasifikasi R13, akan tetapi secara langsung malah menampilkan anak di bawah umur yang dalam hal ini adalah Rayyanza alias Cipung.
Mengutip dari surat edaran resmi pada website kpi.go.id, bahwa berdasarkan peraturan KPI Nomor 01/P/KPI/03/2012 tentang Pedoman Perilaku Penyiaran Pasal 14 Ayat (1), lembaga penyiaran wajib memberikan perlindungan dan pemberdayaan kepada anak dengan menyiarkan program siaran pada waktu yang tepat sesuai dengan penggolongan program siaran.
Lalu berdasarkan peraturan KPI Nomor 01/P/KPI/03/2012 tentang Pedoman Perilaku Penyiaran Pasal 14 Ayat (2), lembaga penyiaran wajib memperhatikan kepentingan anak dalam setiap aspek produksi siaran.
Selanjutnya berdasarkan peraturan KPI Nomor 02/P/KPI/03/2012 tentang Standar Program Siaran Pasal 15 Ayat (4), program siaran langsung yang melibatkan anak-anak dilarang disiarkan melewati pukul 21.30 waktu setempat.
Berdasarkan beberapa pertimbangan putusan tersebut, KPI memutuskan untuk memberikan sanksi administratif dan teguran tertulis program siaran Saurans Net Tv.
Sebelumnya Raffi Ahmad dan Nagita Slavina juga sempat diprotes usai diduga mengeksploitasi anak di bawah umur untuk ikut dalam program sahur yang dipandu pasangan suami istri tersebut. Akan tetapi Raffi buru-buru langsung mengklarifikasi tuduhan tersebut.
Menurutnya syuting acara sahur tersebut dilakukan di rumahnya, lalu Rayyanza yang tidak sengaja bangun itu mencari ibunya hingga ikut masuk dalam syuting acara tersbut.
Netizen ikut memberikan reaksi beragam melihat unggahan KPI yang memberikan sanksi tertulis pada program Saurans itu di kolom komentar.
"Mantap KPI, jangan biarkan orang tua mengeksploitasi anaknya yang masih kecil," komen akun @kep***
"Walaupun nggak ngapa-ngapain tapi muncul diframe kan, nah itu yang nggak boleh," sambung akun @pet***
"Pantesan sekarang udah nggak live saurans ternyata dapat teguran," komen akun @fri***
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Review Film Hokum, Minim Jumpscare tapi Bikin Tegang Sampai Akhir
-
Pencinta Sepak Bola Wajib Baca: Tips Beli Jersey Orisinal Piala Dunia 2026
-
Emosional! Mengintip Ruang Ganti Norwegia Menuju Piala Dunia 2026 Lewat Dokumenter Terbaru
-
Ulasan JBound Bogor: Wisata Edukasi untuk Anak Belajar Sambil Bermain
-
Film Aksi Komedi 24 Jump Street Resmi Digarap, Aksi Dua Polisi Kocak Schmidt dan Jenko Kembali
Artikel Terkait
-
Rayyanza Sekolah di PAUD Mahal, Harga Kaos Kakinya Bikin Syok: Bisa Buat Beli Baju Lebaran
-
Tak Hanya Harvey Moeis, Ini Sederet Artis Tajir yang Punya Bisnis Tambang: Ada Mantan Raffi Ahmad
-
Cerita Sule Jual Koleksi Mobil Sport, Lebih Pilih Tunggangi Toyota Innova: Rp300 Ribu Bisa Buat Dua Minggu...
-
Unboxing Isi Hampers Sultan Andara, Isinya Bikin Karyawan Betah
-
Kekayaan Capai Triliunan, Raffi Ahmad Beri Uang Bulanan Fantastis untuk Nagita Slavina
Entertainment
-
Han Ji Min dan Koo Kyo Hwan Berpeluang Jadi Pasangan di Film Typhoon
-
Red Velvet Dikabarkan Comeback Agustus 2026, Reuni Perdana Usai 2 Tahun
-
Namkoong Min Dituduh Jadi Dalang Penculikan Istri di Drama The Husband
-
PV Baru The Ghost in the Shell Ungkap Lagu Penutup oleh MILLENNIUM PARADE
-
Emosional! Mengintip Ruang Ganti Norwegia Menuju Piala Dunia 2026 Lewat Dokumenter Terbaru
Terkini
-
Review Film Hokum, Minim Jumpscare tapi Bikin Tegang Sampai Akhir
-
Viral Podcast Raditya Dika: Bongkar Rahasia Bertahan Hidup dari Gigitan Ular
-
Pencinta Sepak Bola Wajib Baca: Tips Beli Jersey Orisinal Piala Dunia 2026
-
Laptop Berat dan Susah Dibawa? Ini 5 Rekomendasi Paling Tipis dan Ringan!
-
BBM Naik, Kritik Diblokade: Mengapa Hubungan Kita dan Pemerintah Makin Toxic?