Dalam film terbaru yang akan segera tayang, sutradara Pat Boonnitipat dan Studio GDH, mempersembahkan "How to Make Millions Before Grandma Dies", film yang akan mengajak penonton untuk menjelajahi dunia keluarga penuh intrik. Kerennya, film ini merupakan debut Billkin Puthipong sebagai pemeran utama dalam dunia perfilman Thailand.
Dalam film ini, kisahnya mengikuti perjalanan seorang pria yang mengambil keputusan drastis untuk meninggalkan pekerjaan kantornya demi merawat neneknya yang sedang sakit kanker. Namun, di balik kedermawanannya itu, tersembunyi niat kurang mulia: ingin mendapatkan warisan besar dari sang nenek setelah neneknya meninggal dunia. Rupanya, sang nenek memiliki tabungan berjumlah jutaan ‘baht’ yang nggak diketahui banyak orang.
Premis unik ini tampaknya semakin menarik karena dipenuhi dengan berbagai konflik dan intrik keluarga. Bagaimana pria tersebut berusaha untuk mencapai tujuannya tanpa diketahui oleh keluarganya? Bagaimana perasaannya dalam proses tersebut? Dan bagaimana interaksi antara karakter-karakter lain dalam keluarga yang terlibat? Ah, semua itu akan terjawab hanya dengan menontonnya.
Dari kisah fiksi yang tampak mendekati realistis, tentang dinamika keluarga di tengah situasi sulit. Sudah seharusnya kalian memasukkan “How to Make Millions Before Grandma Dies" dalam list tonton.
Pat Boonnitipat, yang sebelumnya sukses dengan "Bad Genius the Series", seolah-olah memperlihatkan kembali kepiawaiannya. Rasa-rasanya kalau nggak nonton karya terbarunya itu kayak ada yang kurang, ya. Dan nggak perlu nunggu waktu lama-lama, karena "How to Make Millions Before Grandma Dies" telah dijadwalkan tayang di bioskop CGV dan Cinepolis Indonesia mulai tanggal 15 Mei 2024. Yeay!
Begitulah. Dari debut pemain utama yang mengundang rasa penasaran hingga kisah yang telah diuraikan, tapi masih menyimpan sejumlah detail rahasia, semua itu menunjukkan bahwa film ini memiliki potensi untuk menjadi tontonan yang menghibur.
Penting untuk nggak melewatkan kesempatan menonton film ini saat tayang di bioskop. Pengalaman nonton di layar yang lebih luas akan memperkuat intensitas dari setiap adegan yang ditampilkan, sehingga memperkaya pengalaman sinematik kalian. Dengan demikian, pastikan untuk nggak melewatkan momen menarik ini dan tetap berada di kursi bioskop untuk menyaksikan setiap detail filmnya.
Baca Juga
-
Review Lingsir Wengi: Tembang Jawa, Mitos, dan Teror di Motel Tua Malioboro
-
Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar
-
Review Film Siti Si Vampir: Satir Kelas Sosial yang Kurang Menggigit?
-
Review Paralyzed by Hope: The Maria Bamford Story, Tawa dan Luka Mental
-
Review The Disciple: A Wu-Tang Fable dan Ironi Album Eksklusif Wu-Tang Clan
Artikel Terkait
-
Haru Biru Kisah Nenek dan Cucu yang Terpisah Takdir dalam Film Korea 'Canola'
-
Intip Deretan Film yang Tayang di Big Movies Platinum Pekan Ini
-
Ulasan Film Baby Reindeer, Kisah Seorang Komedian yang Diteror Obsesi dari Pengagum Stres
-
4 Rekomendasi Film Thriller tentang Stalker dan Teror yang Mengerikan
-
Mengintip Kengerian Alam Gaib dalam Film Malam Pencabut Nyawa
Entertainment
-
Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!
-
Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia
-
Sinopsis Coming to Myself, Dracin Jing Tian dan Zhang Xin Cheng di WeTV
-
Tayang 4 November, Intip Sinopsis Drakor Fantasi The Remarried Empress
-
Kejutkan Penggemar, tvN Angkat Suara Atas Isu Perilisan Signal 2 Tahun Ini
Terkini
-
5 HP Android dengan Kamera Bagus untuk Kamu yang Mau Mulai Ngonten
-
Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei
-
Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru
-
Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z
-
Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua