Kisah percintaan antara Lolly dan Vadel sering dibanding-bandingkan dengan kisah percintaan sang ibunda, yakni Nikita Mirzani dan Rizky Irmansyah. Banyak warganet yang mengatakan bahwa ibu dan anak ini saling tidak ingin mengalah menunjukkan rasa cinta mereka kepada masing-masing pasangan.
Percintaan Lolly dan Vadel sendiri tidak direstui oleh Nikita Mirzani. Nikita Mirzani seringkali menyebut Vadel dengan sebutan ‘Kang Semir’ dan menganggap Vadel serta keluarga hanya membawa pengaruh buruk terhadap Lolly.
Beberapa waktu yang lalu, media sosial Twitter atau X dihebohkan dengan beredarnya sebuah video viral yang diduga mirip dengan sosok Lolly serta Vadel yang tengah melakukan hal tidak senonoh. Menanggapi hal ini, Lolly pun menegaskan bahwa yang ada di video itu bukanlah dirinya dan Vadel.
Salah satu teman Lolly, yakni Cindy Claudia, melalui unggahan di story Instagramnya menuliskan bahwa video yang beredar di media sosial tersebut tidaklah benar. Ia menegaskan video tersebut merupakan hasil editan.
“Neither of them are whor*s. Tolong dimengerti tidak ada video Lolly dan Vadel berhubungan. Semua merupakan editan dan fitnah. Please be smart dalam memakai sosial media. Jangan karena bisa menulis apa saja semua ditulis,” ujar Cindy Claudi dikutip pada Kamis (2/5/2024).
Unggahan terbaru dari akun Instagram @lambe__danu pada Kamis (02/05/2024) juga menunjukkan bahwa hubungan di antara Lolly dan Vadel masih baik-baik saja. Melalui video singkat tersebut, keduanya tampak tengah duduk bersisian di salah satu tempat makan.
Vadel tampak mengenakan hoodie putih tulang, sedangkan Lolly memakai kaos putih dan celana hitam panjang.
“Masih harmonis, kalo percintaan mamanya kandas,” ujar keterangan yang ada pada bagian caption unggahan tersebut.
Seperti diketahui, hubungan asmara dari ibunda Lolly, yakni Nikita Mirzani dan Rizky Irmansyah memang sudah kandas. Nikita Mirzani mengungkapkan kepada publik tentang kandasnya hubungan mereka di media sosial beberapa waktu yang lalu.
Warganet pun ramai memberikan tanggapan mereka mengenai unggahan ini. Kebanyakan warganet memang membandingkan kisah cinta antara ibu dan anak ini.
“Masih salut sama anaknya, udah lama pacaran tapi masih tetap harmonis gak kayak emaknya pacaran hitungan bulan langsung perang dunia ketiga,” ujar seorang netizen dengan nama akun @n***.
“Kalo dipikir siapa juga yang gak males tinggal sama emak yang kejiwaannya kek gitu, apalagi kalo jiwa anaknya mirip-mirip juga, jadi gak bisa disatukan,” ujar netizen lainnya dengan nama akun @c***.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ulasan Toko Jajanan Ajaib Zenitendo 5: Masalah Baru Datang, Nyonya Beniko Kelabakan!
-
4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!
-
Mengenang Keigo Higashino, 5 Film Adapatasi Ini Suguhkan Premis Unik
-
Putuskan Hengkang dari JYP Entertainment, Jeongyeon: TWICE Pusat Hidup Saya
-
Realita Pejalan Kaki: Fasilitas Tak Mumpuni hingga Stigma Miring Orang Lain
Artikel Terkait
-
Gegara Faktor Ini, Indra Priawan Suami Nikita Willy Beberkan Alasannya Ingin Nikah Muda
-
Lolly Langgeng dengan Vadel Badjideh, Nikita Mirzani Diledek Kalah dari Anak Sendiri
-
Rizky Irmansyah Disebut Posesif, Nikita Mirzani Ngaku Dilarang Bergaul dan Syuting
-
Ngaku Dikasari Rizky Irmansyah di Tempat Umum, Cerita Nikita Mirzani Diragukan
-
Nikita Mirzani Ngaku Dipukul Rizky Irmansyah Berulang Kali, Terakhir April Lalu
Entertainment
-
Intens Tapi Groovy, NCT 127 Ungkap Pesan dan Energi Positif di Album BLINGY
-
Sukses Besar! Tim Produksi Ungkap Keinginan Buat Sekuel The Breakfast Club
-
Anime Glasses with a Chance of Delinquent Siap Tayang Tahun 2027
-
Susul Jeongyeon, Chaeyoung TWICE Umumkan Hengkang dari JYP Entertainment
-
Our Sticky Love: Saat Gangster Berhati Lembut Selamatkan Cinta Pertamanya
Terkini
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong