Pendapatan film Abigail berhasil ungguli dua film vampir produksi Universal Pictures lainnya, yakni Renfield dan The Last Voyage of the Demeter. Menyadur laporan dari Collider pada Jumat (3/5/2024), film Abigail kini telah menghasilkan sekitar $28,5 juta atau Rp463,8 miliar di seluruh dunia dalam pekan ketiga penayangannya.
Pada tahun sebelumnya, Renfield mendapat pendapatan sebesar $26,4 juta, sementara The Last Voyage of the Demeter meraup $21,7 juta, kedua angka tersebut berada di bawah total pendapatan Abigail saat ini.
Abigail bercerita tentang sekelompok kriminal yang menculik seorang penari balet muda, tanpa mengetahui bahwa anak yang diculiknya adalah seorang vampir yang haus darah.
Disutradarai oleh Matt Bettinelli-Olpin dan Tyler Gillett, film ini menampilkan sejumlah bintang, termasuk Melissa Barrera, Dan Stevens, Alisha Weir, William Catlett, Kathryn Newton, Kevin Durand, Giancarlo Esposito, dan Angus Cloud.
Perlu diketahui bahwa film The Last Voyage of the Demeter dan Renfield dianggap sebagai film rilisan Universal yang gagal di box office. Biaya produksi The Last Voyage of the Demeter adalah $45 juta, sementara Renfield mencapai $65 juta.
Kedua film tersebut mengalami kerugian besar karena pendapatannya tidak mencukupi untuk menutup biaya produksinya yang tinggi.
Abigail memang melampaui pendapatan kedua film tersebut, namun pencapaiannya sebenarnya tidak terlalu mengesankan mengingat standar kesuksesan kedua film tersebut sudah rendah.
Bisa dikatakan perolehan Abigail selama penayangannya ini masih di bawah harapan. Sebelum rilis, film ini diprediksi akan menghasilkan antara $12 juta hingga $15 juta, mungkin bahkan menjadi nomor satu di akhir pekan pembukaannya.
Namun saat pekan perdananya, Abigail hanya mampu menghasilkan $10,2 juta dan gagal menempati posisi teratas box office.
Kendati demikian, film ini mendapat sambutan positif dari para kritikus dengan perolehan skor 84% di Rotten Tomatoes. Hal ini diharapkan bisa membantu Abigail bertahan di bioskop untuk beberapa pekan ke depan, bahkan setelah dirilis secara digital.
Namun, Universal tampaknya akan mengurangi fokusnya pada genre drakula dan vampir dalam waktu dekat dan memilih memperbarui monster klasik mereka. Hal ini akan dimulai dengan perilisan Wolf Man pada tahun depan.
Baca Juga
-
Bangkit dari Kematian, 4 Karakter Anime Ini Jadi Sosok yang Tak Tertandingi
-
5 Rekomendasi Anime tentang Karakter Biasa yang Mendadak Jadi Sekuat Dewa
-
Suka Nonton The Life List? Ini 5 Film dengan Vibes Serupa yang Heartwarming
-
The Apothecary Diaries: 9 Kasus Paling Ikonik yang Pernah Dipecahkan Maomao
-
Ulang Tahun ke-60, Ini 7 Film Terbaik yang Diperankan Robert Downey Jr.
Artikel Terkait
-
Deretan Fakta Menarik Film Pabrik Gula, Awalnya Tuai Kontroversi Kini Raup Banyak Penonton
-
Pengabdi Setan Origins: Batara, Darminah, dan Asal Mula Teror
-
Review Film Exorcism Chronicles - The Beginning: Visual Ajaib tapi Cerita Kacau?
-
Makin Menua, Potret Jackie Chan di Film Karate Kid: Legends Tuai Sorotan
-
Sinopsis Film 'Virus', Bae Doona Terjangkit Virus yang Bikin Jatuh Cinta
Entertainment
-
Pengabdi Setan Origins: Batara, Darminah, dan Asal Mula Teror
-
Bangkit dari Kematian, 4 Karakter Anime Ini Jadi Sosok yang Tak Tertandingi
-
Sinopsis Film 'Virus', Bae Doona Terjangkit Virus yang Bikin Jatuh Cinta
-
5 Rekomendasi Anime tentang Karakter Biasa yang Mendadak Jadi Sekuat Dewa
-
Film Tron: Ares - Saat Dunia Digital Bersanding dengan Dunia Nyata
Terkini
-
Review Film Exorcism Chronicles - The Beginning: Visual Ajaib tapi Cerita Kacau?
-
Review Anime Yuru Camp, Menjelajahi Keindahan Alam Jepang
-
Timnas Indonesia Disokong Mentalitas 'Anti Banting', Siap Jaya di Piala Asia U-17?
-
Menang 0-1 Atas Korea Selatan, Jadi Modal Penting Bagi Timnas Indonesia U-17
-
Review Pulse: Series Medis Netflix yang Tegang, Seksi, dan Penuh Letupan