Sederet artis internasional jadi target sasaran gerakan Blockout 2024 yang ramai di media sosial sebagai upaya mendukung kebebasan Palestina dari serangan brutal Israel sejak 7 Oktober 2023.
Aksi tersebut dimulai sejak para selebritas dunia menghadiri Met Gala 2024 dan memilih bungkam meski di saat yang bersamaan Israel menyerang Rafah, Palestina.
Para netizen di media sosial lantas mengecam tindakan tersebut dan menyerukan gerakan Blockout 2024, yakni aksi dukungan dengan memblokir media sosial selebritas dunia yang dinilai memiliki pengaruh besar tetapi memilih bungkam atas kondisi Palestina.
Gerakan tersebut dimulai oleh sejumlah pihak berpengaruh, seperti jurnalis asal Palestina bernama Bisan Owda. Ia merupakan salah satu jurnalis yang selalu memberikan kabar terbaru di Gaza sejak invansi Israel pada 7 Oktober 2023 lalu.
Ia bahkan menggunggah ulang deretan akun media sosial artis dunia yang belum angkat suara membela kondisi warga sipil Palestina.
"Mari blokir orang-orang yang kita buat terkenal dan kaya, mereka yang tinggal di dunia fantasi, telah menghancurkan lingkungan, masyarakat, harmoni, dan ekonomi yang bahkan tidak berusaha untuk mengedukasi diri mereka sendiri mengenai kita," tulis Bisan Owda di Instagram Story.
Deretan artis dunia tersebut di antaranya ada Zendaya, Millie Bobby Brown, Sydney Sweeney, Chris Hemsworth, Timothee Chalamet, Dwayne Johnson, Anya Taylor-Joy, Kevin Hart, Ryan Gosling, serta Gal Gadot.
Selanjutnya ada juga Justin Bieber, Taylor Swift, Beyonce, Rihanna, Drake, Selena Gomez, Shakira, BTS, BLACKPINK, Jennifer Lopez, Hailey Bieber, Ellen DeGeneres, Oprah, Logan Paul, Haylee Baylee, dan Farishta.
Lalu ada Miley Cyrus, Lady Gaga, Olivia Rodrigo, Jojo Siwa, Harry Styles, Lana del Rey, Jonas Brothers, Nabela, James Charles, Chris Olsen, Kylie Jenner, Kim Kardashian, Kendal Jenner, Kourtney Kardashian, dan Tom Brady.
Kendati demikian, masih belum ada dampak kuat dari aksi Blockout 2024 yang sudah berlangsung sejak beberapa hari belakang. Baik dari penurunan jumlah pengikut, hingga sikap para artis yang menjadi target sasaran.
Sementara itu, penduduk di Gaza terus mengalami kesengsaraan akibat serangan dari Israel yang menewaskan 34.904 orang dengan didominasi oleh perempuan dan anak-anak.
Israel bahkan baru saja melayangkan serangan di Rafah, bahkan ketika Hamas, perwakilan Israel, dan mediator tengah membahas isu gencatan senjata.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Catat Tanggalnya, JENNIE BLACKPINK akan Rilis Fallen Angel Pekan Ini!
-
Tak Terima, Ariana Grande Serang Trump Usai Gunakan Lagunya di TikTok
-
Sinopsis Insidious: Out of the Further, Kisah Baru Elise dengan Teror Seram
-
Baru Tayang, Spider-Man Brand New Day Jadi Film Terlaris ke-8 di Dunia!
-
Demi Piala Oscar 2027, Taiwan Tunjuk A Foggy Tale di Kategori Internasional
Artikel Terkait
-
5 Sumber Kekayaan Ivan Gunawan: Bisa Bangun Masjid di Uganda, Kini Siap Lanjut ke Palestina
-
Usai Met Gala, Muncul Gerakan Boikot Artis yang Tak Bersuara untuk Palestina, Siapa Saja yang Disebut?
-
Beda Dengan AS, Inggris Tolak Tangguhkan Penjualan Senjata Ke Israel
-
Keras! Erdogan Sindir Netanyahu: Hitler Bakal Iri Dengan Metode Genosida Israel
-
Lagi! 80 Jasad Ditemukan Di Lokasi Kuburan Massal Kompleks Al-Shifa Gaza
Entertainment
-
The Remarried Empress Umumkan Jadwal Tayang Perdana, Catat Tanggalnya!
-
Bukan Sekadar Cameo, Transformasi Agnez Mo di Reacher Season 4
-
Demi Putranya yang Autisme, Ibu ini Membuat Tato Keyboard di Tangannya
-
Tayang 10 September, Crew Girl Hadirkan Kisah Atlet Remaja Penuh Romansa
-
Segera Tayang di Netflix! 4 Fakta Wajib Tahu tentang Drakor Mousetrap yang Dibintangi Ryu Jun Yeol
Terkini
-
Disrupsi AI di Industri Kreatif: Ketika Keterampilan Teknis Saja Tak Lagi Cukup
-
Nggak Perlu Digosok! 4 Skincare Korea Berteknologi Busa Ajaib Ini Bikin Wajah Bersih Seketika
-
Krisis Usia 25: Lepas dari Jebakan Timeline Media Sosial dan Temukan Rute Sendiri
-
Membaca Perang Paregrek 1: Saat Konflik Kerajaan Majapahit Berubah Jadi Thriller Politik
-
Film Tunggu Aku Sukses Nanti dan Ukuran Kesuksesan yang Kapitalistik