
NewJeans ambil tindakan imbas permasalahan antara sang pimpinan label mereka, Min Hee-jin, dengan induk perusahaan, HYBE.
Menurut media Yonhap pada Sabtu (18/5), kelima member NewJeans telah mengajukan petisi untuk mencegah pemecatan Min Hee-jin sebagai CEO ADOR ke pengadilan pada Jumat (17/5).
Pengajuan petisi ini mencuat ke publik saat sidang pertama terkait gugatan Min Hee-jin atas HYBE.
Meski begitu, media menyebut tidak ada penjelasan lebih rinci terkait isi pengajuan tersebut. Namun, member NewJeans dan pihak orang tua selama ini diketahui telah menyerukan dukungan terhadap Min Hee-jin.
Di sisi lain, melalui sidang yang sama, Kim & Chang selaku perwakilan HYBE mengungkapkan bahwa Min Hee-jin telah menyudutkan para member NewJeans dan hanya tertarik pada uang yang didapatkan oleh girl group tersebut.
Pernyataan Min Hee-jin tersebut total berkebalikan dengan dirinya yang selama ini menganggap sebagai "ibu NewJeans".
"Dia menyebut kepada kenalannya bahwa susah untuk memperlakukan NewJeans sebagai artis, serta mengurus grup tersebut adalah pengalaman yang mengerikan," ungkap perwakilan hukum, diberitakan Korea Times.
"Dia ingin para anggota secara mental menurutinya, dan menginstruksikan mereka untuk memainkan peran pasif saja... Dia menggunakan NewJeans sebagai tameng untuk melindungi dirinya sendiri."
Pihak HYBE juga kembali menegaskan bahwa Min Hee-jin seringkali berkonsultasi kepada dukun terkait masalah perusahaan hingga informasi rahasia tentang HYBE.
HYBE menuding Min Hee-jin sempat menghubungi Naver dan Dunamu sebagai perusahaan teknologi dan fintech untuk mengusulkan akuisisi ADOR. Diketahui, Dunamu memiliki 5,6 persen saham di HYBE.
Persidangan digelar menyusul gugatan Min Hee-jin yang meminta agar HYBE sebagai pemilik 80 persen saham ADOR tidak menggunakan hak suaranya dalam rapat pemegang saham pada akhir bulan ini.
Rapat tersebut sendiri akan mengumpulkan para pemegang saham untuk membahas pergantian Min Hee-jin sebagai CEO ADOR.
Selain itu, rapat luar biasa itu juga untuk mengangkat pimpinan baru HYBE dan berdampak pada anggota dewan ADOR lainnya.
Min Hee-jin menuding upaya yang diambil HYBE untuk memecatnya merupakan bentuk pelanggaran kontrak pemegang saham di antara kedua belah pihak.
Upaya itu diambil pasca HYBE menemukan adanya pelanggaran kepercayaan yang dilakukan Min Hee-jin.
Pada 25 April lalu, HYBE mengklaim Min Hee-jin bersama para staf sedang berusaha untuk mengambil alih perusahaan dari HYBE dan membawa NewJeans bersamanya.
Namun, Min Hee-jin menyangkal segala tuduhan dan menyebut audit yang dilakukan HYBE padanya adalah bentuk pelanggaran internal.
Namun, pengadilan akan memutuskan perkara tersebut sebelum rapat pemegang saham digelar pada 31 Mei mendatang. Meski begitu, masih belum ada informasi resmi kapan keputusan akan diumumkan ke publik.
Baca Juga
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
-
5 Rekomendasi Film Baru dari Netflix untuk Rayakan Libur Lebaran 2025
-
Terus Melesat, Pabrik Gula Capai 500 Ribu Penonton dalam 2 Hari Penayangan
-
Resmi! Spider-Man: Brand New Day Rilis 2026, Siapa Saja yang akan Muncul?
-
Gelar Konferensi Pers, Drama Kim Soo-hyun 'Knock-Off' Terancam Tak Tayang
Artikel Terkait
-
Warganet Geram Lihat Warga di Jakbar Rela Antre untuk Tandatangani Petisi Dukung UU TNI Demi Sembako
-
RUU KUHAP Usulkan Larangan Liputan Langsung Sidang: Ancaman Bagi Kebebasan Pers!
-
Hasto Jadi Tersangka, Febri Diansyah Diperiksa KPK! Ada Apa dengan Kasus Harun Masiku?
-
Bantah Ada Unsur Politik, Jaksa Tegaskan Kasus Hasto Kristiyanto Murni Penegakkan Hukum
-
Wanita Ini Gugat Telkomsel ke Pengadilan, Ngaku Lelah Masalahnya Dicueki
Entertainment
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
-
4 Drama Korea Terbaru di Netflix April 2025, Dari Thriller hingga Romansa!
-
5 Rekomendasi Film Baru dari Netflix untuk Rayakan Libur Lebaran 2025
-
4 Film Adaptasi Novel Stephen King yang Bisa Kamu Tonton di Netflix
Terkini
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Ulasan Film 4PM, Ketika Premis Sederhana Dieksekusi dengan Membahana
-
AI Ghibli: Inovasi atau Ancaman Para Animator?