Film ketiga waralaba Monsters Inc resmi melalui proses pengembangan. Kendati demikian, masih belum diketahui apakah akan digarap ke dalam bentuk sekuel untuk melanjutkan film aslinya pada 2001 atau prekuel seperti pada 2013.
Hal tersebut disampaikan dari laporan Wall Street Journal yang membahas mengenai Pixar, bersamaan dengan perilisan film terbaru studio tersebut, Hoppers.
Hingga saat ini, seperti dilansir dari Variety pada Jumat (6/3/2026), Pixar belum resmi mengumumkan nama untuk sutradara bahkan detail plot untuk kisah Mike dan Sulley tersebut.
Waralaba ini awalnyab telah mendapatkan kesuksesan melalui Monsters, Inc. (2001) dengan menerima keuntungan hingga US$528,7 juta dari bujet US$115 juta.
Kemudian kesuksesan yang lebih besar didapat lewat prekuel Monsters University (2013) yang mendapatkan US$743,5 juta secara global dari bujet produksi yang menelan US$200 juta. Setelah itu, Pixar juga sempat menggarap serial sekuel berjudul Monsters at Work yang rilis 2021 di Disney+.
Monsters Inc berkisah mengenai kehidupan dari dua monster, James P. "Sulley" Sullivan (Goodman) yang berbulu dan sahabatnya yang bermata satu, Mike Wazowski (Crystal), yang menjadi pekerja untuk pabrik penghasil energi yang diberi nama Monsters, Inc..
Perusahaan tersebut terkenal berhasil menghasilkan daya energi di dunia monster yang didapatkan melalui upaya menakut-nakuti anak-anak manusia. Namun dalam dunia monster, diyakini bahwa anak-anak itu beracun.
Hingga suatu kali, seorang gadis kecil manusia bernama Boo (Gibbs), menyelinap dalam pabrik tersebut. Mike dan Sulley pun berusaha mengembalikan sang anak ke rumah sambil menutupi kasus tersebut.
Selain film ketiga waralaba Monsters Inc., Pixar kini juga sibuk untuk menyiapkan rangkaian sekuel lainnya. Toy Story 5 akan rilis Juni mendatang, The Incredibles 3 arahan Peter Sohn pada 2028, dan sekuel Coco yang disebut tayang pada 2029.
Di sisi lain, sutradara Turning Red Domee Shi disebut tengah memproduksi film musikal pertama sepanjang sejarah studio Pixar.
Film terbaru Hoppers juga membuka debutnya dengan US$3,2 juta saat sesi penayangan pratinjau.
Film tentang petualangan hewan ini disebut mendapatkan pendapatan antara US$35 hingga US$40 juta sepanjang 4.000 bioskop yang terjadi pada pekan pembukaannya.
Baca Juga
-
Sukses Besar! Sutradara Mengaku Sudah Siapkan Naskah Sekuel Film Hope
-
Review Insidious Out of the Further, Bumbu Baru yang Buat Penonton Bingung
-
Salip Moving, Made in Korea Jadi Drama Korea Termahal dengan Bujet Rp911 M
-
Sibuk World Tour, BTS Diincar Jadi Line-up Coachella 2027!
-
5 Pilihan Film Bioskop Pekan Ini, Temukan Tontonan Seru Akhir Pekanmu di Sini!
Artikel Terkait
Entertainment
-
Sinopsis Drama Jepang 'Wheat, Butter, and Revenge', Dibintangi Ihara Rikka
-
Unabomber Tayang 25 September di Netflix, Bawa Kisah Kelam Ted Kaczynski
-
Tayang 20 September, RuPaul Pimpin Komedi Drag Kacau di Stop! That! Train!
-
Sinopsis Fragments of Truth, Drama China Terbaru Huang Jun Jie di Youku
-
Rilis PV Baru, Anime PSYREN Hadirkan Misteri Bertema Kekuatan Psikis
Terkini
-
Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Belajar dari The Early Spring: Jangan Meremehkan Orang yang Sedang Berjuang
-
Review The Potato Lab: Kisah Cinta di Balik Laboratorium Kentang
-
Lika-liku Menjadi Tukang Ojek Online: Catatan Harian Bang Ojol