Fuji blak-blakan tentang reaksi dan tanggapannya ketika banyak netizen yang menyebutnya 'magrib'. Beberapa netizen mengasosiasikan kata 'magrib' ini merujuk pada penampilan fisik seseorang yang dinilai memiliki warna kulit agak gelap.
Menanggapi hal ini, Fuji tidak ambil pusing dan mencoba mengabaikan pendapat netizen. Ia menyampaikan hal ini pada salah satu episode konten di YouTube Rachel Vennya.
Bersama Rachel Vennya dan Erika Carlina, Fuji curhat dalam episode ketiga konten video Rachel Vennya yang berjudul 'SleepovEEERRR Ep 3 Nangis-nangisan Bareng Fuji' yang tayang pada Kamis (23/05/2024) kemarin.
Awalnya, Rachel Vennya bertanya tentang makna 'magrib' kepada Fuji dan Erika Carlina.
"Magrib itu apa sih maksudnya?" tanya Rachel Vennya.
Erika Carlina pun menanggapi bahwa kata 'magrib' itu biasa disebut netizen pada orang yang memiliki kulit gelap.
"Gue magrib, kulitnya gelap," jawab Erika Carlina.
Fuji pun memberikan tanggapannya tentang komentar para netizen yang sering mengomentari penampilan fisiknya. Dirinya mengaku pernah mendengarkan dan mengikuti semua perkataan netizen.
"Kayak aku tuh kepengennya ngikutin apa yang kata netizen gitu loh. Aku kayak, oh mungkin biar gue lancar-lancar pekerjaannya gue harus mengikut apa yang kata mereka gitu loh, jadi kayak harus cantik, harus putih, harus ini itu," ujar Fuji.
Namun akhirnya, Fuji menyadari bahwa ia harus mementingkan kesehatannya sendiri dan memilih untuk tidak lagi mendengarkan perkataan netizen.
"Tapi habis itu ya udah aku lebih mentingin untuk kesehatan akulah, aku infus ya infus ada tapi infusnya mungkin kalau ditambahin kolagen ya mungkin sesekali gak papa ya, tapi tuh dulu yang kayak rutin gitu loh," ujarnya.
Fuji berhenti melakukan infus kolagen atau sejenisnya hanya untuk memenuhi ekspektasi netizen tentang penampilannya.
"Aku stop. Tapi bukan infus whitening gitu, jadi ada infus booster aku tambahin buat whiteningnya, kan itu bisa ditambahin guys, kalo infus tuh bisa suka-suka kalianlah mau kalian modif," ungkapnya kemudian.
Adik ipar dari Vanessa Angel ini juga mengatakan jika dirinya mau, dia bisa melakukan suntik kromosom, tetapi ia memilih untuk tidak melakukannya.
"Dan kalo misalnya aku pun mau yang bisa aku suntik kromosom nih udah bukan yang whitening lagi, kromosom ya kromosom aja aku, berapa di waktunya, tiga bulan juga aku paling putih," ujar Fuji lebih lanjut.
Erika Carlina yang mendengar tentang hal ini pun mengatakan bahwa semua warna kulit itu sama saja. Fuji mengamini pernyataan ini dan menambahkan bahwa yang terpenting adalah kebersihan kulit itu sendiri.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ikuti Perjalanan Hampa Kehilangan Kenangan di Novel 'Polisi Kenangan'
-
3 Novel Legendaris Karya Penulis Indonesia, Ada Gadis Kretek hingga Lupus
-
Geram! Ayu Ting Ting Semprot Netizen yang Hujat Bilqis Nyanyi Lagu Korea
-
Haji Faisal Akui Sempat Syok dengan Konten Atta Halilintar yang Disebut Netizen Sentil Fuji
-
Outfit Bandara Seowon UNIS Jadi Sorotan, K-netz Perdebatkan Usia Debut
Artikel Terkait
-
Fuji Diejek Jelek TikToker Malaysia, Psikolog Lita Gading Pasang Badan: yang Penting Populer
-
Verrell Bramasta Pernah Blak-blakan Suka Tipe Wanita Chindo, Fuji Tak Masuk Kriteria?
-
Review Film Pabrik Gula: Teror dengan Kombinasi Kocak yang Seru Banget!
-
Fuji Blak-blakan soal Pendapatan TikTok: Tak Diambil, Untuk Iseng Dibagikan ke Orang Lain
-
Beda Sikap Thariq Halilintar dan Verrell Bramasta saat Fuji Ziarah Makam Vanessa Angel
Entertainment
-
Tayang Mei, Bae Doo Na Alami Cinta Tak Terkendali dalam Film Korea Virus
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
-
4 Drama Korea Terbaru di Netflix April 2025, Dari Thriller hingga Romansa!
-
5 Rekomendasi Film Baru dari Netflix untuk Rayakan Libur Lebaran 2025
Terkini
-
Tragedi di Pesta Pernikahan dalam Novel Something Read, Something Dead
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Ulasan Film 4PM, Ketika Premis Sederhana Dieksekusi dengan Membahana