Aktor Song Kang Ho dilaporkan dibayar dengan nominal yang fantastis untuk penampilannya dalam drama Korea 'Uncle Samsik'. Bayarannya diperkirakan lebih dari seperempat biaya produksi drama.
Mengutip dari KBIZoom (8/6/2024) seorang direktur casting, yang memiliki 10 tahun pengalaman bekerja dengan OTT global, membeberkan perkiraan bayaran Song Kang Ho.
“Saya mendengar Song Kang Ho, yang melakukan debut dramanya dengan ‘Paman Samsik’, menerima 700 juta won (sekitar Rp8,2 miliar) per episode,” ungkapnya.
Meskipun perusahaan produksi maupun Disney+ tetap bungkam mengenai besaran honor sang aktor, namun manajer dari beberapa aktor 'Uncle Samsik' lainnya mengatakan bahwa biaya penampilan Song Kang Ho per episode adalah 700 juta won.
Jumlah tersebut lebih rendah dari Lee Jung Jae yang dibayar sebesar 1,3 miliar won (sekitar Rp15,3 miliar), untuk setiap episode 'Squid Game 2'. Beberapa orang menganggap 700 juta won adalah hal yang wajar, mengingat Song Kang Ho adalah aktor veteran.
Seorang pejabat di industri film mengatakan, “Song Kang Ho mendapat bayaran 800 juta won (sekitar Rp9,4 miliar) untuk film ‘Parasite’, namun mengejutkan bahwa ia mendapat 700 juta won per episode untuk drama OTT global. Tampaknya tidak ada cara bagi modal lokal untuk melampaui platform OTT AS yang memiliki kekuatan finansial besar.”
Mengenai biaya penampilan Song Kang Ho, agensi Sublime menjelaskan bahwa sang aktor menandatangani kontrak dengan Slingshot Studio, perusahaan produksi 'Uncle Samsik', untuk sebuah drama 10 episode dan menyelesaikan syutingnya sebelum jumlah episode bertambah menjadi 16 setelah diedit.
Oleh Karena itu, ia memperoleh kurang dari 400 juta won (sekitar Rp4,7 miliar) untuk 16 episode.
Meski demikian, banyak orang yang menyayangkan bahwa drama 'Uncle Samsik' tidak begitu populer dibandingkan dengan drama lain yang tayang di waktu yang sama.
Pejabat di industri film juga mengatakan bahwa Disney+ mungkin harus meninjau seluruh bisnis Korea mereka, menyusul kegagalan drama 'Blood Free' yang dibintangi Han Hyo Joo dan Joo Ji Hoon.
Rendahnya minat terhadap drama 'Uncle Samsik' seharusnya menjadi bahan introspeksi karena mereka telah mengeluarkan biaya produksi yang tidak murah.
Drama 'Uncle Samsik' awalnya sangat dinantikan dan telah dirilis hingga 11 episode, namun gagal menarik perhatian karena penyutradaraannya yang tidak menarik, pengembangan yang lambat, dan narasi yang serakah.
Sementara itu, 'Uncle Samsik' mengambil latar awal tahun 1960-an dan menceritakan persahabatan dan ambisi antara dua pria, Sam Sik (Song Kang Ho) dan Kim San (Byun Yo Han).
Baca Juga
-
Di Balik Tren Stop the Wedding: Bukan Takut Nikah, Tapi Makin Sadar Risiko
-
Salah Kaprah Budaya Nrimo dan Hilangnya Kesadaran atas Hak Hidup Layak
-
Cuan Tanpa Drama: Mudahnya Investasi Bersama New BIONS by BNI Sekuritas
-
Orang Miskin Dituntut Tahu Diri, Orang Kaya Bebas Mengejar Ambisi
-
The Spies Who Loved Me: Uniknya Kisah Cinta di Balik Operasi Intelijen
Artikel Terkait
-
Berdasarkan Kisah Nyata, Chun Woo Hee Ungkap Alasan Bintangi 'Han Gong Ju'
-
Ingin Fokus Akting, Na In Woo Putuskan Mundur dari Acara '2 Days & Night' Season 4
-
Curhat Belum Dapat Bayaran dari SYL, Pengacara: Sebetulnya Malu juga Ngomong, Kami Lillahi Ta'ala
-
Sinopsis My Military Valentine, Dibintangi Kim Min Seok dan Nam Gyu Ri
-
Berapa Gaji Teuku Ryan saat Masih di BUMN? Pekerjaan Barunya usai Cerai Jadi Perbincangan Netizen
Entertainment
-
Connor Storrie Negosiasi Peran Antagonis di Film Ghost Rider MCU
-
Siap Uji Nyali? Ini 6 Film Horor Terbaik 2026 Buat Temani Malam Halloween
-
Sinopsis '4 Out: Mo Ichido, Play Ball', Film Jepang Dibintangi Aiba Masaki
-
Sinopsis Allen, Film Fiksi Ilmiah tentang Persahabatan Manusia dan Alien
-
Sinopsis Live in This Moment, Drama China Terbaru Tiffany Tang di WeTV
Terkini
-
Perjalanan Futsal dan Konser Musik di Grand Final AXIS Nation Cup 2026
-
Tanpa Upah, Haruskah Kita Biarkan Relawan Berjuang dengan Uang Sendiri?
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
4 Moisturizer Berbahan Honey Extract Berikan Efek Hidrasi agar Wajah Lembap
-
Tren Bahasa Gado-Gado ala Gen Z: Akankah Bahasa Indonesia Terasing di Negeri Sendiri?