Kim Jae Joong melakukan comeback drama pertamanya setelah 7 tahun ia vakum dari dunia akting. Lewat drama 'Bad Memory Eraser', ini menjadi proyek akting pertamanya setelah sekian lama.
Dalam drama ini Kim Jae Joong memerankan karakter Lee Goon, seorang atlet tenis cilik yang berbakat. Namun karena suatu kejadian ia merasa terpuruk dan mengalami hidup yang buruk.
Lee Goon mengalami pengalaman hidup yang pahit dan membentuk core memory yang buruk dan mempengaruhi kualitas hidupnya. Ia tumbuh dewasa sebagai seseorang yang menutup diri dan berpikir negatif.
Hal-hal apa saja yang membaut Lee Goon memiliki core memory yang buruk hingga berdampak ketika dewasa? Yuk simak 4 kenangan buruk Lee Goon yang berpengaruh dalam hidupnya saat ini.
1. Cedera ketika Bertanding
Ini merupakan hal awal yang membuat hidupnya berantakan. Lee Goon merupakan seorang atlet cilik yang berbakat. Ia adalah satu-satunya anak yang mampu membawa medali emas untuk Korea Selatan pada waktu itu.
Namun di akhir pertandingan lawannya justru melepaskan bet tenisnya hingga terlempar ke arah Lee Shin, adik Lee Goon. Sebagai kakak yang sangat menyayangi adiknya ia segera berusaha melindungi dengan tubuhnya.
Sayangnya pergelangan tangannya yang terkena dan menyebabkan ia cedera pergelangan tangan. Ini adalah awal keterpurukan bagi Lee Goon. Meski ia terluka, ia dinyatakan sebagai pemenang dalam pertandingan.
2. Ditinggalkan orang tuanya saat ia terpuruk
Lee Goon telah didaftarkan untuk mendapatkan pelatihan ahli di luar negeri. Padahal ia mengalami cedera dan tidak mungkin kembali berlatih dalam waktu dekat.
Orang tua Lee Goon kemudian mencoba menghubungi pihak pelatih, namun tidak bisa dibatalkan begitu saja. Sedangkan sejumlah uang yang sangat besar telah dibayarkan.
Dengan sangat terpaksa Lee Goon dititipkan pada neneknya dan adiknya, Lee Shin dibawa orang tuanya untuk berlatih ke luar negeri menggantikan kakaknya. Lee Goon merasa sangat patah hati karena sebenarnya ia tidak ingin ditinggalkan.
3. Kehilangan medali emasnya
Dengan penuh emosi yang tidak terbending, Lee Goon berlari mengejar taksi yang dinaiki oleh ayah, ibu, serta adiknya. Ia turut membawa barang-barangnya dan tentunya medali emas dari pertandingan terakhirnya.
Sayangnya, ia terjatuh karena kakinya terlalu lelah untuk mengejar laju kendaraan. Pada akhirnya medali emasnya terjatuh di aliran sungai. Satu-satunya kenangan berharga dari jerih payahnya jatuh, Lee Goon masuk ke sungai tanpa berpikir panjang. Pada akhirnya ia tetap kehilangan medali itu.
4. Ibu yang hanya menyayangi adiknya
Karena menjadi atlet adalah hal yang sibuk, inilah yang membuatnya berpikir bahwa ibunya hanya menomorsatukan adiknya. Ia juga membentuk pemikiran bahwa ia hanyalah sampah yang tidak berguna dalam keluarga.
Padahal semua anak di mata orang tua adalah sama bukan? Ini membuatnya sensitif bahkan untuk hal remeh seperti makanan. Ia menganggap dirinya diabaikan.
5. Hubungan yang memburuk dengan adiknya
Di adegan awal sangat ditunjukkan bahwa Lee Goon dan Lee Shin adalah saudara yang saling menyayangi dan tidak terpisahkan. Namun di masa kini keduanya tampak sebagai orang yang tidak dekat.
Hal ini terjadi karena pemikiran seolah-olah adiknya merebut posisi keberhasilannya di masa kecil. Saat ini Lee Shin merupakan petenis terkenal dan menjadi kebanggaan Korea Selatan.
Ingatan-ingatan yang buruk tersebut membuat core memory yang buruk juga bagi Lee Goon. Apakah melalui percobaan penghapusan kenangan buruk dapat mengobati segala luka batinnya dan tumbuh menajdi seseorang yang lebih baik?
Saksikan Drama Korea 'Bad Memory Eraser' tayang setiap Jumat-Sabtu pukul 21.40 KST.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Rilis Teaser Perdana, Drama Korea 'Crushology 101' Siap Tayang April 2025
-
Jadi Comeback Seo Kang Joon, Drama Undercover High School Raih Popularitas
-
Rating Merosost, Gong Hyo Jin Ungkap Pemikiran Ending When the Stars Gossip
-
Tayang April, Kim Hye Ja dapat Hadiah dari Surga di Drama Korea 'Heavenly Ever After'
-
Sidang Usai, Yoo Ah In Comeback Lewat Film 'The Match' dengan Lee Byung Hun
Artikel Terkait
-
Gegara Olimpiade, Rating Perdana Drama Korea 'Bad Memory Eraser' Meresahkan
-
Dianggap Jadi Scene Stealer di My Sweet Mobster, Moon Ji In Ucapkan Hal Ini
-
Sisa 2 Episode, 4 Hal Ini Harus Terungkap di Akhir Drama Miss Night and Day
-
3 Drama Korea Dibintangi Kim Mu Yeol yang Tayang 2024, Terbaru Queen Woo
-
4 Drama Korea yang Dibintangi Jung Hae In, Terbaru Ada Love Next Door
Entertainment
-
Kwon Eun Bin CLC Pensiun dari Dunia Hiburan Setelah 10 Tahun, Ini Alasannya
-
Rayakan 10 Tahun Tayang, Drakor Love in the Moonlight Siapkan Acara Spesial
-
Tolak Kritik, i-dle Usung Pesan Ketahanan dan Penerimaan Diri di Lagu Crow
-
D.O. EXO Konfirmasi Comeback Solo, Album Baru Dijadwalkan Rilis Agustus
-
Red Velvet Rayakan 12 Tahun Debut dengan Comeback Grup Lengkap dan Fan-Con
Terkini
-
Bosan Kerja Sendirian? WFC Journal Mengubah Meja Kopi Jadi Lingkaran Pertemanan
-
Capek Sedikit, Checkout Banyak: Emotional Spending Gen Z di Era Digital
-
Film Hokum: Menelisik Mitos yang Turun-temurun Hidup dalam Ingatan Kolektif
-
Karya Legendaris Idrus: Menelanjangi Luka Sejarah dan Trauma Zaman Jepang
-
Piala Dunia 2026: Duel Senegal Vs Prancis dan Sepenggal Kenangan Masa Remaja yang Mengecewakan