Pee Mak merupakan salah satu film populer yang dibintangi oleh Mario Maurer. Film bergenre horor komedi garapan sutradara Tong Banjong Pisanthanakun itu telah rilis pada tahun 2013.
Kini, film Pee Mak dapat disaksikan di Netflix. Tak hanya Pee Mak, ternyata Mario Maurer juga telah membintangi sejumlah film horor komedi Thailand. Penasaran film apa sajakah itu? Yuk, simak ulasannya berikut ini.
1. Rahtree Reborn (2009)
Rahtree Reborn berkisah tentang Buppah (Ploy Laila Boonyasak) yang berinkarnasi menjadi seorang gadis muda bernama Pla. Dia ditelantarkan oleh ibunya dan harus tinggal bersama ayah tirinya yang merupakan seorang tukang cukur.
Pla, sering dipukuli oleh ayah tirinya. Akibatnya, ia tumbuh menjadi anak bermasalah yang kerap diganggu oleh teman-temannya di sekolah.
Suatu hari, Pla mengambil pisau cukur ayah tirinya dan mulai menyerang orang-orang di sekolah. Setelah itu, ia pergi ke apartemen Buppah.
Kemudian, Pla dibunuh oleh seorang pria hingga menjadi gentayangan. Hantu Buppah pun terbangun kembali dan akan membalas dendam pada semua orang yang telah menyakitinya.
Lalu, hantu Buppah bertemu dengan muridnya Rung (Mario Murer). Rung jatuh cinta kepada gurunya itu tanpa mengetahui bahwa Buppah adalah hantu.
2. Pee Mak (2013)
Dalam film Pee Mak, Mario Maurer berperan sebagai Mak dan telah menikah dengan Nak (Mai Davika Hoorne). Suatu hari, Mak pergi berperang dan harus meninggalkan Nak yang sedang hamil. Lalu, Mak bertemu dengan empat prajurit yang kemudian menjadi sahabatnya.
Setelah perang berakhir, Mak mengundang keempat sahabatnya untuk mengunjungi Phra Khanong. Mereka pun bertemu dengan Nak yang berparas cantik.
Sementara itu, ada rumor yang menyatakan Nak adalah hantu. Keempat sahabatnya pun berupaya untuk memberi tahu Mak bahwa istrinya itu telah meninggal dunia.
3. Low Season (2020)
Low Season berkisah tentang Lin (Ploypailin Thangprapaporn), seorang gadis muda yang memiliki kepekaan khusus. Setelah putus dengan pacarnya, ia pergi sendirian ke resor terpencil di Utara. Kemudian, Lin bertemu dengan sekelompok orang aneh yang sedang berpesta.
Mereka datang untuk menyembuhkan luka selama periode musim semi. Lalu, Lin bergabung dengan Put, seorang penulis skenario muda yang menulis cerita horor hantu. Keduanya pun bersama-sama dalam petualangan, berlari untuk menjauh dari hantu dan mulai saling jatuh cinta.
Itulah tiga rekomendasi film Thailand bergenre horor komedi yang dibintangi Mario Maurer. Ada yang sudah pernah kamu saksikan?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
-
Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu
-
Sinopsis Drama Jepang 'Wheat, Butter, and Revenge', Dibintangi Ihara Rikka
-
Sinopsis Fragments of Truth, Drama China Terbaru Huang Jun Jie di Youku
-
Sinopsis The Early Spring, Drama Romantis Terbaru Jing Bo Ran dan Sun Qian
Artikel Terkait
-
Perak Angkat Besi Thailand di Olimpiade Jadi Pembuka Jalan Fakhri Husaini ke Eropa?
-
Segini Nilai Pasar Ronaldo Kwateh, Resmi Jadi Rekrutan Baru MU
-
Banyak Bintang di Skuad MU Bersama Ronaldo Kwateh, dari Eks Bintang Liverpool hingga Alumni Madura United
-
Media Thailand Bongkar Sisi Berbahaya Ronaldo Kwateh: Dia Bisa Bermain Sebagai....
-
Profil Muangthong United, Klub Baru Ronaldo Kwateh di Liga Thailand
Entertainment
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
-
Pertama! Film Korea Possible Love Bawa Pulang Piala Silver Lion di Venice
-
Buat Kaget! Hoshi SEVENTEEN Alami Cedera Lutut saat Ikuti Wajib Militer
-
Catat Tanggalnya! NCT Wish Siap Merilis Album Terbaru 'I SPY' Oktober Depan
-
Live-Action Look Back Sukses Bawa Pulang UNIMED Award dalam Gelaran Venice
Terkini
-
Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur
-
Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?
-
4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!
-
Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia