Meski Jenna Ortega selalu digaet sebagai bintang dari beberapa proyek terbaru Tim Burton seperti Wednesday dan Beetlejuice Beetlejuice, bukan berarti dirinya berhasil mendapat semua peran yang ia audisi bersama sutradara ternama tersebut.
Dalam sebuah sesi wawancara bersama Michael Keaton, lawan mainnya di Beetlejuice Beetlejuice, Jenna Ortega mengenang pengalamannya saat gagal mendapat peran dalam film live action Dumbo tahun 2019.
"Saya ingat waktu audisi untuk Dumbo. Saya benar-benar ikut audisi untuk Dumbo. Saat itu saya masih sekitar 14 tahun, dan rasanya sangat antusias. Saya tidak percaya Tim Burton sedang membuat film lagi karena sudah cukup lama ia tidak mengerjakan proyek baru. Saya berpikir, 'Wah, ini pasti kesempatan yang luar biasa'," kata Jenna Ortega, dikutip dari MovieWeb pada Senin (16/9/2024).
"Waktu itu, saya sudah cukup terbiasa dengan penolakan. Seperti yang sering dikatakan kepada para aktor, jangan terlalu merasa kecewa. Tapi saya ingat setelah audisi Dumbo, selama berminggu-minggu saya merasa sangat sedih, dan sempat berpikir, 'Bagaimana kalau saya tak pernah punya kesempatan untuk bekerja dengan dia lagi?'" sambungnya.
Jenna Ortega kini menyandang status sebagai salah satu aktris muda paling bersinar di perfilman modern. Ia menjadi salah satu bintang dalam kembalinya Tim Burton ke sorotan Hollywood lewat Beetlejuice Beetlejuice, sekuel komedi horor klasik tahun 1989 yang sudah tayang di bioskop-bioskop tanah air.
Film Beetlejuice Beetlejuice berfokus pada tiga generasi keluarga Deetz yang harus kembali ke Winter River setelah sebuah tragedi menimpa mereka. Putrinya Lydia Deetz (Winona Ryder) bernama Astrid (Jenna Ortega), secara tak sengaja menemukan model kota misterius di loteng rumah mereka.
Temuannya ini membuka portal menuju dunia Akhirat yang memicu berbagai masalah baik di dunia nyata maupun di alam lain. Nama Beetlejuice disebut tiga kali dan membuat hantu jahil tersebut kembali ke dunia untuk menimbulkan kekacauan lebih besar.
Aktris kelahiran September 2002 juga akan kembali comeback sebagai Wednesday Addams di serial Wednesday season kedua. Proyek mendatang lainnya, yaitu Death of a Unicorn dan Klara and the Sun.
Nama Jenna Ortega sendiri mulai dikenal ketika tampil dalam film horor Insidious: Chapter 2. Perannya di film tersebut menjadi penanda awal bahwa ia memiliki potensi besar di genre ini.
Keterlibatannya dalam beberapa film horor ternama belakangan ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu kandidat untuk menjadi scream queen di era perfilman modern.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Bradley Cooper Sutradarai Film 'Is This Thing On?', Intip Teaser Perdananya
-
Digemari Penonton, Serial The Waterfront Sayangnya Tak Lanjut ke Season 2
-
Update Terbaru, Proyek Film Gears of War Kini Masuk Tahap Penulisan Naskah
-
Intip First Look A Man on the Inside Season 2, Tayang November 2025
-
Dwayne Johnson Ngaku Sempat Takut Ambil Peran di Film The Smashing Machine
Artikel Terkait
-
Perjalanan Bermusik Gitaris Legendaris, Jimi Hendrix Bakal Difilmkan
-
Review Film Transformers One, Kali Ini Robotnya Jadi Lebih Humanis
-
Ulasan Film Officer Black Belt, Dinanti tapi Gagal Memenuhi Ekspektasi
-
3 Film Korea Mendatang yang Suguhkan Beragam Genre Memukau, Ada Favoritmu?
-
Ulasan Film Neulbom: The Curse, Ungkap Kisah Misteri Rumah Berhantu
Entertainment
-
Up All Nite oleh Crush Feat. Sumin: Habiskan Waktu Berdua Sepanjang Malam
-
Crayon Shin-chan Bawa Pulang Dua Piala Bergengsi ANN Awards 2025
-
Commas oleh GIRLSET: Tak Tergoda Tawaran Paling Menggiurkan dalam Hal Cinta
-
Misterius! Haechan Temukan Sisi Diri yang Lain di Video Trailer Album Taste
-
Sinopsis The Yakuza Bosss Beloved, Drama Ayaka Konno dan Shota Totsuka
Terkini
-
Nyala Jiwa Ibu Berjilbab Pink: Elegi Perjuangan di Negeri yang Tengah Lebur
-
Affan Kurniawan: Hidup Tertindas, Gugur Dilindas, dan Perjuangan Tak Kandas
-
Samsung Segera Kenalkan Galaxy S25 FE, Dibekali Prosesor Exynos 2400 dan CPU 10 Core
-
Eliano Reijnders Dikabarkan Mendekat, Persib Kian Disesaki Pemain Berlabel Timnas Indonesia
-
Kekerasan Aparat vs Janji Reformasi: Membaca Pesan di Balik Kematian Affan Kurniawan