Film yang sudah tayang pada 13 September lalu, ‘Speak No Evil’ adalah sebuah roller coaster emosi yang menegangkan dari awal hingga akhir. Rasanya menyenangkan mengikuti kisah ‘Speak No Evil’ yang berhasil bikin geregetan, penasaran, bahkan deg-degan dalam satu waktu.
Merupakan remake dari film Denmark berjudul serupa yang rilis pada 2022 lalu, ‘Speak No Evil’ versi 2022 ini menggaet James Watkins sebagai sutradara dan James McAvoy sebagai pemeran utama. Sebelum ke ulasanya, ini gambaran cerita ‘Speak No Evil’.
Ben (Scoot McNairy) dan istrinya, Louise (Mackenzie Davis) yang sedang berlibur ke Tuscany bersama anak mereka tanpa sengaja bertemu dengan keluarga kecil Paddy (James McAvoy) dan Ciara (Aisling Franciosi) yang juga tengah berlibur.
Merasa cocok, keluarga Paddy mengundang Ben untuk menghabiskan akhir pekan di rumah mereka yang ada di pedesaan.
Awalnya, liburan itu menyenangkan dan penuh kehangatan. Namun, lambat laun menjadi mimpi buruk yang mengerikan saat keluarga Ben mencium keanehan dari keluarga Paddy.
Ulasan Film ‘Speak No Evil’
Awalnya, saya menonton film ini karena rekomendasi dari teman. Lalu tak lama, saya melihat bahwa salah seorang review film favorit saya juga menyebutkan bahwa ‘Speak No Evil’ adalah film thriller menyenangkan yang sayang untuk dilewatkan.
Berangkat dari premis yang sederhana, ‘Speak No Evil’ pada awalnya terasa heartwarming melihat kebahagian dua keluarga yang saling bersenang-senang.
Mungkin alurnya memang slow burn, tapi suasana yang dibangun sukses bikin kita yang nonton ikut deg-degan. Bukan tipikal horor thriller yang bikin kaget dengan jumpscare yang bertebaran, tapi asumsi kita perihal apa yang bakal terjadi selanjutnya ini bikin kita ikut khawatir.
Meskipun latarnya kebanyakan siang, menurut saya, ‘Speak No Evil’ berhasil menciptakan atmosfer yang mencekam dan tak nyaman bagi penonton.
Pada pertengahan film, dimana saya sudah mulai menebak-nebak jalan cerita dari film ini, saya mulai mengerti arah dari judul ‘Speak No Evil’ sendiri. Twistnya sendiri menurut saya tidak terlalu meledak, namun masih bisa dinikmati.
Satu lagi yang selalu bikin geretan adalah sikap dari protagonis yang selalu merasa tidak enakan mengatakan sesuatu. Rasa sungkan ini kadang bikin kita yang nonton gemas dan kesal sendiri.
Berkali-kali ditunjukkan momen aneh dari keluarga Paddy yang harusnya bikin Ben dan keluarganya waspada, namun mereka tetap denial kerap bikin aku hampir mengumpati mereka. Bahkan tidak sekali dua kali.
Di sisi lain, aktor James MCAvoy memainkan Paddy dengan sangat apik. Transformasi dari Paddy yang menyenangkan dan hangat ke sosok yang psikopat mengerikan ini patut diacungi jempol. Nggak cuma itu, karakter lain juga punya akting yang solid dan sama kuatnya.
Overall dari saya adalah 8/10, ‘Speak No Evil’ adalah pengalaman horor yang menayangkan yang asik untuk diikuti. Jika kalian sudah menonton versi originalnya, ‘Speak No Evil’ versi 2024 ini adalah obat menyenangkan dari versi sebelumnya. Happy Watching!
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Ulasan Drama Korea Salon de Holmes: Ketika Ibu-Ibu Kompleks Jadi Detektif Dadakan
-
Fakta Peran Moon Ka Young di Drama 'Law and the City', Jadi Pengacara Muda
-
Di Balik Layar Drama Korea Good Boy: Para Cast Ceritakan Pengalaman Seru Selama Syuting
-
First Impression Good Boy: Aksi Seru, Visual Keren, dan Cerita Bikin Nagih
-
Jadwal Tayang Drama Korea 'Good Boy', Comeback Terbaru Park Bo Gum dan Kim So Hyun
Artikel Terkait
Entertainment
-
Tingkatkan Kualitas, Bleach TYBW Tunda Dua Episode Terakhir pada Oktober
-
A Wild Last Boss Appeared! Season 2 Ungkap Karakter Baru dan Jadwal Tayang
-
Kembalinya Heiji Hattori dan Kasus Uang Palsu Warnai Spesial 30 Tahun Detective Conan
-
Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'
-
Sinopsis Drama Jepang 'Wheat, Butter, and Revenge', Dibintangi Ihara Rikka
Terkini
-
Sepiring Nasi Goreng di Pinggir Jalan
-
Cari Wangi Vanilla yang Gak Bikin Pusing? Coba 5 Rekomendasi Body Mist Ini!
-
Pepatah Lama Kini Dibantah Gen Z, Benarkah Nasihatnya Tak Lagi Relevan?
-
5 Pesan Moral Bisa Dipelajari dari Karakter Je Moon-jae di Drakor Mousetrap
-
Komodifikasi Paras di Kampus: Ketika Estetika Menggerus Marwah Mahasiswa