Bagaimana jika ada film yang menggabungkan aksi penuh adrenalin dengan bumbu komedi khas ala Jackie Chan? Hidden Strike adalah jawabannya.
Film produksi patungan Tiongkok-AS ini disutradarai oleh Scott Waugh dan dibintangi oleh Jackie Chan serta John Cena.
Selain kedua bintang utama ini, film ini juga menampilkan Pilou Asbæk, Chunrui Ma, Zhenwei Wang, dan Jun Gong.
Sinopsis Film Hidden Strike
Luo (Chan) adalah kepala tim pasukan khusus dari Tiongkok yang ditugaskan untuk mengevakuasi kru kilang minyak di tengah gurun Timur Tengah. Sekelompok teroris berencana menculik kru penting untuk mengambil cadangan minyak di kilang tersebut.
Sementara itu, Chris (Cena) adalah mantan militer AS yang kini membantu sebuah desa terisolir yang kekurangan air. Chris menerima tawaran adiknya untuk membantu kelompok teroris dengan imbalan uang yang cukup besar.
Namun, rencana berjalan tidak sesuai harapan ketika pimpinan teroris, Owen (Asbæk), memiliki agenda tersembunyi. Chris akhirnya membelot dan bentrok dengan Luo, sebelum mereka akhirnya bekerja sama untuk menggagalkan rencana teroris.
Ulasan Film Hidden Strike
Film ini membawa kita kembali ke masa film-film aksi Chan yang penuh dengan tema kriminal seperti pencurian, pemerasan, obat terlarang, hingga senjata nuklir.
Hidden Strike tetap mengusung pendekatan cerita dan visual yang sama, dengan dominasi komedi, plot dan aksi-aksi absurd, celotehan spontan, hingga perkelahian khas Jackie Chan.
Namun, bagi penonton masa kini yang terbiasa dengan gemerlap film superhero, film ini mungkin terasa kuno dengan efek visual yang terkesan murah.
Ditambah lagi, naskahnya dipenuhi lubang plot yang sama banyaknya dengan dinding dan pintu yang bolong diterjang peluru dan ledakan.
Hidden Strike merupakan film aksi medioker dengan dua bintang besar dan CGI yang kurang memuaskan. Tidak ada poin menarik selain penampilan dua bintangnya.
Jackie Chan yang sudah uzur ternyata masih mampu menampilkan aksi perkelahian dengan ciri khasnya. Setidaknya, film ini bisa menjadi pelepas rindu bagi para penggemar lama Chan.
Namun, sangat disayangkan jika Chan masih harus bermain dalam film-film aksi kelas B seperti ini. Chan seharusnya bisa mengeksplorasi peran yang lebih matang dan berpotensi meraih penghargaan, seperti yang ia lakukan di The Foreigner.
Semua penggemar dan pelaku film di dunia pasti mengharapkan hal tersebut.
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Ulasan Film Ditto, Kisah Cinta Remaja di Tahun Berbeda
-
Ulasan Film We Have a Ghost, Kisah Hantu Misterius Penunggu Rumah
-
Ulasan Film Jin Qorin: Kisah Horor Jin Pendamping Manusia
-
Ulasan Film Diponegoro 1830, Akhir Kisah Penangkapan Pangeran Diponegoro
-
Ulasan Film Dungeons & Dragons Honor Among Thieves, Aksi Mencuri Relik
Artikel Terkait
Entertainment
-
6 Film Resident Evil Tayang di Netflix September 2026, Ini Daftarnya
-
Andrew Kalaweit Soroti Karhutla Kalimantan: Hutan Tak Terbakar Sendiri
-
Alyssa Daguise Kena Body Shaming, Beri Respons Menohok kepada Netizen!
-
Gak Sabar! 5 Hal yang Bikin Film Laut Bercerita Sangat Dinanti Tayangnya
-
Manga Boruto Hiatus 1 Bulan, Chapter 37 Kembali pada September 2026
Terkini
-
Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya
-
Pesona Alam di Bawah Bayang-Bayang Ekskavator: 4 Wisata Indonesia yang Terdampak Tambang
-
4 Body Serum Efek Tone Up Bikin Kulit Lebih Cerah, Harga Murah Rp30 Ribuan
-
Tertipu Gaya Film Perang Serius, Tropic Thunder Ternyata Satir Komedi Paling Pecah
-
Tragedi 5 Laga Tanpa Kemenangan: Saat Kehadiran Lionel Messi Tak Lagi Menakutkan di MLS