"Unlocked" adalah film thriller Korea Selatan yang dirilis pada tahun 2023, disutradarai oleh Kim Tae-joon dan dibintangi oleh Chun Woo-hee, Im Si-wan, dan Kim Hee-won.
Film ini diadaptasi dari novel Jepang berjudul Sumaho Otoshita dake nanoni karya Akira Shiga.
Mengangkat tema teknologi dan privasi, Unlocked berhasil menciptakan ketegangan yang relevan dengan kehidupan modern, di mana ketergantungan pada ponsel pintar menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian.
Cerita bermula ketika Na-mi (Chun Woo-hee), seorang pekerja biasa di perusahaan pemasaran, kehilangan ponselnya.
Ponsel tersebut ditemukan oleh Jun-yeong (Im Si-wan), seorang hacker psikopat yang mulai memanipulasi hidup Na-mi melalui akses ke data pribadinya.
Premis ini sangat relevan di era digital, di mana isu privasi dan keamanan data sering menjadi perhatian utama.
Film ini dengan cerdik membangun ketegangan secara perlahan.
Penonton dibawa ke dalam situasi yang semakin menyesakkan ketika Na-mi menyadari bahwa hidupnya sedang diawasi.
Penggunaan sudut pandang Jun-yeong menambah dimensi seram karena penonton melihat bagaimana ia memanfaatkan teknologi untuk memanipulasi korbannya.
Chun Woo-hee memberikan penampilan yang kuat sebagai Na-mi.
Ia berhasil menggambarkan seorang wanita biasa yang terjebak dalam situasi luar biasa.
Transformasinya dari seseorang yang naif dan tidak curiga berubah menjadi korban yang cemas dan berjuang untuk melawan terasa sangat meyakinkan.
Im Si-wan, yang dikenal dengan peran-peran simpatik di masa lalu, tampil luar biasa sebagai Jun-yeong, antagonis utama.
Wajahnya yang polos dan karakternya yang tenang justru membuat kejahatannya terasa lebih mengerikan.
Si-wan membuktikan kemampuannya dalam membawakan karakter psikopat dengan intensitas yang membuat bulu kuduk merinding.
Salah satu kekuatan film ini adalah kritik sosialnya terhadap ketergantungan manusia pada teknologi, khususnya ponsel pintar.
Unlocked menyoroti bagaimana informasi pribadi yang tersimpan di ponsel dapat dengan mudah disalahgunakan jika jatuh ke tangan yang salah, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya menjaga keamanan digital.
Sinematografi dalam Unlocked mendukung nuansa mencekam dengan penggunaan warna gelap dan pencahayaan yang minim.
Pengambilan gambar close-up pada layar ponsel menciptakan rasa invasi privasi yang nyata, memperkuat kesan bahwa teknologi telah menjadi bagian dari tubuh kita.
"Unlocked" adalah film thriller yang relevan, menegangkan, dan memberikan komentar sosial yang tajam tentang keamanan digital dan bahayanya ketergantungan pada teknologi.
Film ini cocok untuk penonton yang mencari hiburan penuh ketegangan sekaligus menginginkan refleksi mendalam tentang bagaimana teknologi memengaruhi kehidupan kita.
Meski tidak sempurna, Unlocked berhasil meninggalkan kesan kuat dan rasa waspada akan bahaya teknologi di era modern.
Baca Juga
-
Novel Saman: Pendobrakan Tabu Sosial di Tengah Politik Indonesia
-
Membedah Sisi Gelap Keadilan Manusia di Ulasan Novel The Hellbound
-
Novel Pukul Setengah Lima, Mencari Pintu Keluar dari Realitas Kehidupan
-
Ulasan Buku Empowered Me, Menjadi Ibu Berdaya Tanpa Kehilangan Identitas
-
Ulasan Novel The Bride Test, Ketulusan Mencintai dalam Ketidaksempurnaan
Artikel Terkait
Entertainment
-
Work oleh no na: Semangat Kerja Keras dan Rayakan Pencapaian Diri
-
Keren! Emma Stone Jadi Wanita Termuda yang Berhasil Raih 7 Nominasi Oscar
-
Lula Lahfah Sempat Curhat Soal Kesehatan ke Keanu Agl Sebelum Meninggal
-
5 Rekomendasi Film Sambut Akhir Pekan, Sebelum Dijemput Nenek
-
Termurah Rp 1,1 Juta, Ini Harga Tiket Fanmeeting Hearts2Hearts di Jakarta
Terkini
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
Rilis di Tiongkok, Vivo Y500i Ditenagai Baterai 7200 mAh dan Isi Cepat 44W
-
Kulit Kering? 5 Rekomendasi Body Butter Shea Butter Terbaik Mulai Rp 20 Ribuan
-
Novel Le Petit Prince: Potret Kehidupan Dewasa dari Kacamata Pangeran Cilik
-
Bela Lula Lahfah, Reza Arap Tanggapi Tudingan 'Teman Mantan Istri Diembat' dengan Emosional