Kreator Dandadan, Yukinobu Tatsu, menyebut bahwa Momo Ayase ialah karakter favoritnya. Ia mengaku sering menggambar ulang hanya untuk memastikan penampilan Momo sesuai keinginannya. Kebiasaannya ini kadang sampai menghambat penyelesaian draf akhir manganya.
"Karakter favorit saya adalah Momo. Kalau saya merasa gambarnya belum cukup imut sesuai keinginan saya, saya akan menggambarnya ulang berkali-kali, bahkan sampai menghambat penyelesaian draf akhir," kata Yukinobu Tatsu, dikutip dari laman mangaplus.shueisha.co.jp pada Jumat (14/2/2025).
Yukinobu Tatsu bukan hanya membahas karakter Momo, tapi juga mengaitkannya dengan karakter Superman dari DC.
Yang benar-benar membuat mereka istimewa ialah bagaimana mereka bisa menginspirasi orang-orang di sekitar mereka.
"Momo itu seperti Superman. Superman memang menolong orang dengan kekuatannya, tapi menurut saya, itu bukan inti dari siapa dirinya. Saat dihadapkan pada kekerasan atau ketidakadilan, banyak orang biasa yang memilih berpaling. Tapi kehadiran Superman memberi mereka keberanian untuk melawan kejahatan," papar Yukinobu Tatsu.
"Dengan cara yang sama, tindakan dan kata-kata Momo juga menginspirasi orang-orang di sekitarnya, membuat mereka bangkit, seperti halnya Superman," tuturnya lebih lanjut.
Yukinobu Tatsu sendiri telah menulis dan menggambar manga Dandadan sejak 2021. Serial ini diterbitkan melalui Shonen Jump+ milik Shueisha dan kini menjadi salah satu judul utama mereka.
Hingga 4 Januari 2025, Dandadan telah memiliki total 18 volume. Saat ini, manga tersebut sedang dalam masa hiatus selama satu bulan dan dijadwalkan kembali pada 25 Februari.
Anime Dandadan (dilisensikan sebagai DAN DA DAN) pertama kali tayang Oktober lalu dan bisa disaksikan di Crunchyroll serta Netflix. Science Saru menangani animasinya dengan Fuga Yamashiro sebagai sutradara.
Kisahnya mengikuti Momo Ayase dan Ken Takakura alias Okarun, teman sekolahnya yang terobsesi dengan dunia alien.
Momo percaya pada hantu tapi menolak keberadaan alien, sementara Okarun justru yakin alien itu nyata namun tidak percaya pada hantu.
Untuk membuktikan keyakinan masing-masing, Momo pergi ke rumah sakit terbengkalai yang dikenal sebagai tempat penampakan UFO, sedangkan Okarun nekat masuk ke sebuah terowongan yang konon dihuni arwah gentayangan.
Namun, mereka justru mengalami kejadian supranatural yang sulit dijelaskan dengan akal sehat.
Lewat kejadian itu, Momo membangkitkan kekuatan tersembunyinya, sementara Okarun mendapat kekuatan dari kutukan untuk menghadapi bahaya yang mengancam.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Puluhan Tahun Jadi Sineas, Christopher Nolan Takut Garap Film Bergenre Ini
-
Salinan Film Fortitude Raib, Netflix Dinilai Lalai hingga Digugat $105 Juta
-
Film Spider-Man: Brand New Day Cetak Rekor Preview Tertinggi Sepanjang Masa
-
Makin Menegangkan! Film Fall 2: Deadpoint Siap Rilis pada September 2026
-
Awal Tak Mulus, Penonton Ransom Canyon Season 2 Turun 43% di Pekan Perdana
Artikel Terkait
-
4 Film Anime Romantis untuk Valentine, Dijamin Bikin Malammu Lebih Manis!
-
Rilis PV Baru, Anime Sword of the Demon Hunter Tayang Perdana 31 Maret 2025
-
Anime Blue Orchestra Season 2 Ungkap Visual Teaser, Tayang Musim Gugur 2025
-
Review Anime Overtake!, Mengungkap Rahasia Detail Teknis Balapan F4
-
Anime Your Forma Segera Tayang 2 April Mendatang, Intip PV Terbarunya
Entertainment
-
Puluhan Tahun Jadi Sineas, Christopher Nolan Takut Garap Film Bergenre Ini
-
High School Queen Konfirmasi Pemeran Utama, Premis Segar Jadi Daya Tarik?
-
Salinan Film Fortitude Raib, Netflix Dinilai Lalai hingga Digugat $105 Juta
-
Film Spider-Man: Brand New Day Cetak Rekor Preview Tertinggi Sepanjang Masa
-
8 Film Bertema Mitologi Yunani yang Wajib Kamu Tonton Selain The Odyssey
Terkini
-
Portofolio Digital Jadi Ijazah Baru, Senjata Gen Z Tembus Dunia Kerja?
-
Review Serafina Makes Waves: Buku Bergambar Penuh Tawa dan Pelajaran Hidup
-
4 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Teh, Cocok untuk relaksasi!
-
Budaya Menghakimi Era Digital: di Balik Layar, Dia Tetaplah Seorang Manusia
-
Cermin Politik Hari Ini: Ketika Fanatisme Memaklumi Etika yang Terabaikan