Film How to Train Your Dragon akhirnya resmi kembali dalam bentuk remake live-action dari film animasi bertajuk sama yang sebelumnya telah dirilis pada 2010. Remake tersebut tetap menjadi hasil adaptasi novel How to Train Your Dragon (2003) karya Cressida Cowell.
Film animasi ini menghadirkan penampilan dari Mason Thames sebagai Hiccup sebagai pemeran utama. Gerard Butler, sebagai pengisi suara Stoick the Vast versi animasi, juga dikonfirmasi bergabung untuk memainkan peran yang sama dalam live-action tersebut.
Alur cerita dalam film ini mengambil kehidupan para penduduk di Pulau Berk, yakni sebuah desa yang menjadi tempat huni dari kaum Viking. Kawasan tersebut juga menjadi saksi bangsa Viking yang telah bermusuhan dengan naga sejak beberapa generasi lalu.
Konon, para penduduk di desa tersebut seringk ali diserang oleh naga yang kerap mencuri hewan ternak yang bahkan berhasil membahayakan keselamatan warga desa. Situasi tersebut alhasil membuat hampir semua orang Viking membenci naga dan sering pergi untuk memangsa hewan tersebut.
Sementara itu, Hiccup Horrendous Haddock III (Mason Thames) merupakan seorang remaja 15 tahun putra kepala suku Stoick the Vast (Gerard Butler), yang ingin mengikuti perburuan tersebut. Namun, ia dianggap terlalu lemah lantaran memiliki bentuk tubuh yang kecil.
Ia lalu menemukan sebuah ide untuk menciptakan alat khusus dalam menyerang naga. Alat itu lantas ia gunakan untuk menjatuhkan naga langka berjenis Night Fury, tetapi tidak ada satu orang pun yang percaya.
Hiccup lalu mencari Night Fury tersebut untuk benar-benar memburunya, tetapi hatinya tidak kuasa untuk membunuh sang naga. Di sisi lain, Night Fury itu tiba-tiba menjatuhkan Hiccup, namun remaja tersebut juga tidak diterkam oleh sang naga.
Berbagai peristiwa setelahnya lantas mempertemukan kembali Hiccup dengan Night Fury tersebut pada sebuah teluk. Namun, naga itu tidak bisa terbang karena senjata yang diarahkan Hiccup berhasil merobek sirip ekornya.
Hiccup pun pelan-pelan berteman dengan naga tersebut yang kemudian ia namai dengan Toothless. Ia pun membuatkan sebuah sirip prostetik yang dapat membantu Toothless untuk terbang bersama Hiccup di atas punggungnya.
Pertemanan keduanya ternyata merupakan awal mula dari perspektif Hiccup terhadap naga yang berubah. Anak kepala suku Viking itu mulai percaya bahwa naga-naga tersebut sebenarnya tidak hadir sebagai ancaman dan para umat manusia dapat menjalin pertemanan baik dengan mereka.
Hiccup dan Toothless pun banyak terlibat dalam berbagai petualangan yang berhasil membuat pertemanan mereka semakin erat sekaligus mengubah perspektif para penduduk pulau Berk, termasuk ayahnya sendiri.
How to Train Your Dragon sendiri kembali ditulis dan disutradarai oleh Dean DeBlois. Ia merupakan salah satu sutradara yang juga sempat mengerjakan film versi animasi. Film ini juga dipenuhi oleh berbagai nama-nama baru yang sebelumnya tidak pernah ikut menjadi pengisi suara versi asli.
Beberapa nama tersebut di antaranya ada Mason Thames, Nico Parker, Nick Frost, Julian Dennison, Bronwyn James, Ruth Codd, hingga Harry Trevaldwyn. Gerard Butler menjadi satu-satunya pengisi suara yang didapuk untuk kembali memerankan karakternya di versi live-action.
How to Train Your Dragon ini diproduksi dengan cerita dan adegan yang juga sama persis seperti versi animasi. Di sisi lain, sekuel dari How to Train Your Dragon ini telah dipastikan masuk untuk melakukan produksi dan dijadwalkan tayang di seluruh bioskop pada 11 Juni 2027.
How to Train Your Dragon tayang mulai 11 Juni 2025 di seluruh bioskop Indonesia.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Kejutkan Media! Tom Holland Isyaratkan Sudah Menikah dengan Zendaya
-
Tayang Tahun Depan! Pixar Kenalkan Gangster Kucing Jalanan di Film Gatto
-
Live Action Lilo & Stitch 2 Akan Digarap Langsung Kreator Asli
-
Melesat ke Posisi Top 10, Debut Teach You a Lesson Langsung Rajai Netflix
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
Artikel Terkait
-
Review Film The Winter Lake: Ketika Rahasia Mengapung ke Permukaan
-
Film Roman Dendam: Balas Dendam Luka Lama yang Menyingkap Konspirasi Besar
-
4 Rekomendasi Film Korea tentang Konflik Negara, Penuh Aksi dan Ketegangan!
-
Dibintangi Acha Septriasa dan Kevin Julio, Film Titip Bunda di Surga-Mu Mulai Syuting Hari Ini
-
Kamu Sudah Nonton? Ini 7 Film dengan Rating 100 Persen Versi Rotten Tomatoes
Entertainment
-
Mirip Harry Potter, Film Animasi Hexed Bawa Penonton ke Dunia Penyihir
-
Anime Sasaki and Peeps Season 2 Umumkan Tayang Oktober, Rilis Trailer Baru
-
RIIZE Ajak Kita Lebih Ekspresif dan Nikmati Momen di Lagu Do Your Dance
-
Resmi! Konser BTS 'Arirang' di Jakarta Ditambah Jadi 3 Hari, Cek Daftar Harga dan Jadwal Presalenya
-
Choi Woo Shik hingga Moon Ga Young Bintangi Drama Saeguk-Romance Whale Star
Terkini
-
Ronaldo Melempem dan Portugal Loyo, Thierry Henry Sebut Terlalu Egois
-
Piala Dunia 2026: Format dan Harapan Baru, Tim Underdog Bakal Beri Kejutan?
-
Xiaomi TV A Pro 32 2026 Rilis: Smart TV QLED Rp2 Jutaan dengan Warna Memukau dan Fitur Lengkap
-
Prediksi Lini dan Skor Uzbekistan vs Kolombia: Los Cafeteros Bidik 3 Poin
-
Pengkhianatan, Trauma, dan Luka Masa Kecil dalam The Silent Patient