Proyek sekuel Once Upon a Time in Hollywood kini resmi digarap. Berjudul The Adventures of Cliff Booth, film ini tetap ditulis oleh Quentin Tarantino, namun kursi sutradara ditempati oleh David Fincher. Brad Pitt kembali memerankan sang karakter utama, Cliff Booth.
Proses syuting telah dimulai dan sejumlah foto dari lokasi syuting mulai beredar di media sosial. Dalam potret tersebut, Brad Pitt pun terlihat tampil dengan gaya rambut berbeda dari yang ia tunjukkan di film sebelumnya.
Ia juga tampak berada di sebuah lokasi yang disulap menyerupai bioskop jadul. Hal ini menguatkan nuansa era klasik yang akan diusung film ini.
Secara visual, tak banyak yang berubah dari Cliff Booth, kecuali gaya rambutnya yang kini sedikit berbeda. Selera fashion-nya pun masih konsisten.
Meski motifnya berbeda dari yang dikenakan di poster Once Upon a Time in Hollywood, kemeja kuning yang dipakai kali ini tetap mencerminkan gaya kasual khas Cliff Booth yang ikonik.
Berlatar sekitar delapan tahun setelah peristiwa di film sebelumnya, The Adventures of Cliff Booth akan mengikuti sang stuntman dalam peran barunya sebagai fixer Hollywood yang turun tangan menyelesaikan berbagai masalah pelik di balik gemerlap industri hiburan.
Leonardo DiCaprio belum dikonfirmasi apakah akan kembali memerankan Rick Dalton. Namun yang pasti, The Adventures of Cliff Booth akan diramaikan oleh Elizabeth Debicki (Tenet), Carla Gugino (Watchmen), Scott Caan (Ocean's Eleven), dan Yahya Abdul-Mateen II (Aquaman and the Lost Kingdom).
Bagi yang belum menonton, Once Upon a Time in Hollywood berlatar tahun 1969 dan mengisahkan Rick Dalton, seorang bintang laga koboi yang kariernya mulai meredup dan tengah galau menentukan arah hidup.
Sementara Cliff Booth, stuntman setia Rick yang kini sulit mendapat pekerjaan, lebih banyak menghabiskan waktu sebagai supir sekaligus tukang reparasi rumah Rick.
Di sebelah rumah mereka, tinggal aktris muda Sharon Tate (Margot Robbie) yang tengah naik daun usai menikah dengan sutradara bernama Roman Polanski dan merayakan kesuksesan film terbarunya, The Wrecking Crew.
Masalah muncul saat Cliff mengantar seorang gadis pengendara tumpangan ke Peternakan Spahn, markas kelompok Manson Family yang kelak akan menjadi kultus paling mengerikan di Hollywood. Sebuah kebetulan tragis pun membawa mereka kembali ke pusat industri film ini.
Film garapan Quentin Tarantino ini dinobatkan sebagai salah satu film terbaik 2019 oleh National Board of Review dan American Film Institute. Selain itu, film ini juga memenangkan Golden Globe untuk kategori Best Picture – Comedy.
Di ajang Academy Awards ke-92, Once Upon a Time in Hollywood meraih sepuluh nominasi dan berhasil membawa pulang dua piala: Best Supporting Actor untuk Brad Pitt dan Best Production Design.
Seiring waktu, film ini semakin mendapat tempat di hati para penikmat sinema dan kerap disebut sebagai salah satu film terbaik di era 2010-an dan abad ke-21.
Bahkan Writers Guild of America menempatkan naskah film ini di posisi ke-22 dalam daftar skenario terbaik abad ini.
Tak heran jika Quentin Tarantino sendiri menyebut Once Upon a Time in Hollywood sebagai film favoritnya dari seluruh karya yang pernah ia buat.
Quentin Tarantino bisa dibilang punya kedekatan emosional dengan cerita dan karakter Once Upon a Time in Hollywood.
Soal alasan di balik keputusannya untuk tidak menyutradarai The Adventures of Cliff Booth, hal itu berkaitan dengan rencananya menjadikan film berikutnya sebagai karya terakhir dalam kariernya.
Dengan menyerahkan posisi sutradara kepada David Fincher, Quentin Tarantino memberi dirinya ruang untuk mempertimbangkan secara matang proyek penutup yang benar-benar sesuai dengan visinya.
Quentin Tarantino sendiri tak terburu-buru untuk menggarap film terakhirnya. Bahkan ia menyebut ingin menunggu hingga anak-anaknya tumbuh lebih besar sebelum kembali total mencurahkan waktu untuk sebuah proyek besar di layar lebar.
Tag
Baca Juga
-
Digarap Sam Raimi, Film Send Help Raih Rating 93% di Rotten Tomatoes
-
Tiga Pekan Beruntun, Film Once We Were Us Puncaki Box Office Korea Selatan
-
Maju Satu Pekan, Film Ready or Not 2: Here I Come Tayang 20 Maret 2026
-
35 Tahun Berlalu, Sam Raimi Sebut Sekuel Film Darkman Sedang Disiapkan
-
Chris Pratt Beber Pernah Edit Foto Dirinya Jadi Batman, Akui Tak Cocok
Artikel Terkait
-
Impresi Jujur Selepas Nonton Film Gak Nyangka
-
Nostalgia Patah Hati, Film Live-Action 5 Centimeters per Second Tayang Oktober
-
Bahas soal Karakter, Ini Alasan Glen Powell Mau Main Film The Running Man
-
Review Jujur Film Omniscient Reader: The Prophecy, Lagi Tayang di Bioskop
-
Kevin Julio Akui Curi Gaya Sutradara Indonesia demi Peran di Film Si Paling Aktor
Entertainment
-
Sinopsis Film Kupilih Jalur Langit, Ketika Pernikahan Tak Selalu Indah
-
Golden dari KPop Demon Hunters Jadi Lagu K-pop Pertama yang Menang Grammy Awards
-
Film Live Action Blue Lock Bagikan Visual Yuzu Aoki sebagai Gurimu Igarashi
-
Ready or Not 2: Here I Come Tayang Lebih Awal, Siap Rilis 27 Maret 2026
-
Olivia Dean Menang Best New Artist Grammy Awards 2026
Terkini
-
Atasi Kecanduan Gadget Anak Lewat Baca Nyaring dalam The Book of Read Aloud
-
Gen Z dan Asuransi: Perlu, Takut, atau Tak Paham?
-
Guru Honorer: Solusi Darurat yang Menjadi Masalah Permanen
-
Gabung Persija Jakarta, Mauro Zijlstra Berpeluang Main di AFF Cup 2026!
-
6 Zodiak yang Punya Aura Mahal Alami: Tetap Berkelas Meski Tampil Sederhana!