Netflix merilis daftar serial anime teratas yang paling banyak ditonton pada paruh pertama tahun 2025. Naruto: Shippuden menempati posisi pertama dengan 40 juta views.
Di posisi kedua terdapat karya Studio Ghibli, diikuti Detective Conan di posisi ketiga dengan 38 juta views. Pokemon berada tepat di bawahnya dengan jumlah penayangan hampir setara, sementara One Piece menempati posisi kelima dengan 28 juta views.
Data ini bersumber dari laporan Netflix bertajuk What We Watched in the First Half of 2025, dengan analisis tambahan dari Anime by the Numbers.
Naruto memulai serinya lewat manga yang ditulis dan diilustrasikan oleh Masashi Kishimoto. Ceritanya terbagi menjadi dua bagian. Part I berlatar saat Naruto masih pra-remaja (volume 1–27) dan Part II saat ia menginjak usia remaja (volume 28–72).
Naruto merupakan salah satu manga terlaris sepanjang masa, dengan 250 juta kopi beredar di seluruh dunia. Seri ini menjadi salah satu judul terlaris Viz Media, dengan terjemahan bahasa Inggrisnya beberapa kali masuk daftar buku terlaris USA Today dan The New York Times.
Naruto menuai pujian berkat pengembangan karakter, alur cerita, dan adegan aksinya. Manga ini sarat tema coming-of-age juga kerap menyelipkan referensi budaya pada mitologi Jepang dan ajaran Konfusianisme.
Berkat kesuksesan tersebut, Naruto lalu diadaptasi menjadi anime yang disutradarai oleh Hayato Date dan diproduksi oleh Pierrot serta Aniplex, tayang perdana pada 3 Oktober 2002 dan berakhir pada 8 Februari 2007 dengan total 220 episode.
Sebanyak 135 episode awal diadaptasi dari Part I manga, sementara 85 episode sisanya merupakan cerita orisinal yang tidak ada di manga. Desain karakter untuk adaptasi anime dikerjakan oleh Tetsuya Nishio atas permintaan langsung Kishimoto.
Serial anime kedua, Naruto: Shippuden, diproduksi Pierrot dan disutradarai Hayato Date. Sebagai sekuel, serial ini mengadaptasi Part II manga. Serial ini tayang perdana pada 15 Februari 2007 dan berakhir pada 23 Maret 2017.
Kisah Naruto dimulai dua belas tahun lalu ketika seekor rubah iblis raksasa menyerang Desa Konoha. Hokage saat itu mengorbankan nyawanya untuk menyegel makhluk tersebut ke dalam tubuh seorang bayi dan menyelamatkan desa.
Bayi itu tumbuh dengan nama Naruto Uzumaki. Ia sering dijauhi dan dirundung, hingga kerap membuat keonaran melalui berbagai aksi jahil.
Meski demikian, Naruto bertekad menjadi Hokage agar diakui oleh orang-orang di sekitarnya. Di Akademi Konoha, ia menjadi bagian dari Tim 7 bersama Sasuke Uchiha dan Sakura Haruno.
Di bawah kepemimpinan Kakashi Hatake, Tim 7 menjalani berbagai misi berbahaya yang memaksa para anggotanya untuk tumbuh dalam kekuatan dan rasa kebersamaan, meski memiliki banyak perbedaan.
Namun saat mereka semakin sering menghadapi bahaya dan kematian, masa lalu tragis masing-masing mulai mengancam untuk memisahkan mereka.
Naruto meraih berbagai penghargaan selama penayangannya, yakni Best Full-Length Animation Program Award di ajang UStv Awards ke-3 dan peringkat ke-38 untuk kategori Best Animated Show dalam daftar IGN’s Top 100 Animated Series.
Salah satu aspek yang menjadikan Naruto seperti sekarang adalah keberagaman karakter dengan kemampuan unik masing-masing, mulai dari mengendalikan bayangan hingga mengendalikan pikiran.
Meskipun fokus utama diberikan kepada tokoh-tokoh sentral, serial ini juga memastikan karakter pendukung memperoleh porsi perhatian yang layak.
Saat Masashi Kishimoto menciptakan sejumlah karakter, ia memastikan kepribadian masing-masing tercermin melalui kostum yang mereka kenakan.
Tak hanya itu, setiap karakter memiliki peran penting dalam cerita besar dan berasal dari klan tertentu. Beberapa klan mengandalkan teknik khasnya, sementara yang lain memiliki cadangan chakra yang sangat besar.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Intip Teaser Bad Lieutenant: Tokyo, Dibintangi Shun Oguri dan Lily James
-
Sang Putra Ikuti Jejaknya Berkarier Jadi Aktor, Begini Reaksi Mark Ruffalo
-
Picu Spekulasi, Tulisan Season 3 di Trailer Film Solo Leveling Kini Dihapus
-
Dibintangi Robert Pattinson, Film Primetime Soroti Skandal Sebuah Acara TV
-
Netflix Dikabarkan Batal Garap Squid Game Versi Amerika, Apa Alasannya?
Artikel Terkait
-
5 Fakta Demon Slayer: Infinity Castle, Film Anime Paling Ditunggu Tahun Ini
-
5 Film dan Series Terpopuler di Netflix Awal Agustus 2025, Wednesday Season 2 Trending
-
Siap-Siap! Anime Made In Abyss Bakal Hadir dalam Film Series Terbaru
-
6 Rekomendasi Film Thriller Detektif Original Netflix yang Wajib Ditonton
-
Netflix Umumkan 'Agents of Mystery' Siap Kembali dengan Musim Kedua
Entertainment
-
Trailer Utama Film Made in Abyss Part 1 Ungkap Lagu Tema dan Karakter Baru
-
Jeongyeon TWICE Keluar JYP Entertainment, Tulis Surat Hangat untuk Fans
-
Syahrini Kembali ke Dunia Musik, Rilis Lagu 'Kau yang Utama'
-
Sinopsis The Affair was Just the Beginning, Rahasia Kelam dari Pasutri Kaya
-
Anniversary ke-10 BLACKPINK Tuai Kekecewaan, Jisoo Tulis Permintaan Maaf
Terkini
-
Bedah Makna Video Musik 'Masih Ada Cahaya': Saat Kegelapan Bertemu Harapan
-
Sering Diabaikan, 4 Kebiasaan Sepele Ini Bikin Laptop Cepat Rusak!
-
Kontradiksi Era Digital: Mau Merdeka Finansial tapi Masih Pakai Paylater
-
Denyut Tradisi Bali dalam Bait-Bait 'Saiban' Karya Oka Rusmini
-
4 Acne Micellar Water Bebas Alkohol, Rawat Kulit Berjerawat Tanpa Iritasi